Tolong Jangan Lupakan Aku

Tolong Jangan Lupakan Aku
Rumah Sakit


__ADS_3


Saat kau merasa ada banyak orang baik di sekitarmu, mereka yang selalu ada di posisi terburuk mu, mereka yang selalu memberi semangat dan motivasi saat kau terjatuh, mengangkat kau dari kegagalan, mereka adalah orang yang rela dan selalu mau berkorban untukmu, seakan selalu mampu merasakan sakit yang kau rasa, duka yang kau alami, mereka adalah pahlawan dalam hidupmu, yang menyayangimu dengan cara mereka, yang selalu ada yang kau butuh mereka, jika ada di posisi tersebut, yakni kelilingi oleh orang yang tulus menyayangimu dan rela berkorban untukmu makan kamulah orang yang paling beruntung di dunia.


Salah satu terburuk dalam hidup manusia adalah jika kita sakit, kita merasakan sakit yang teramat sangat tapi dari sakit kita dapat belajar dan dapat mengambil hikmah dari sakit.


Saat seseorang atau kita sendiri yang kasih kita dapat mengetahui mana orang yang tulus menyayangi kita tanpa syarat dan embel-embel apapun, mana orang-orang yang hanya berkedok baik di dalam topeng palsu mereka, jika ada orang yang tulus pada kita dan menganggap kita saudaranya atau temannya, maka saat kita sakit adalah dia adalah orang yang paling khawatir akan keselamatan kita, dan sebaliknya saat kita saat sakit, maka kedok teman atau saudara yang 'palsu' akan terbuka dengan sendirinya, mereka tak akan pernah ada untuk kita, mereka tak peduli dengan kita, mereka tak sedikitpun khawatir akan terjadi apa-apa pada kita, mereka tak peka, mereka bukan saudara atau teman yang baik, mereka hanya sekedar memanfaatkan kita, mereka tak ada saat kita susah, mereka hanya ada saat kita bahagia, mereka tak tulus dan ikhlas berteman atau bersahabat dengan kita.


"Kau selalu menemani Aku?!" Aldo merasa tak enak hati karena hanya Salsa saja yang terus ada untuk menjaganya.


Aldo sudah sakit selama tiga hari lebih, dia belum boleh di perbolehkan pulang karena fisik dan tenaganya belul sepenuhnya full


Aldo di diagnosa dokter sakit maag akut, lambungnya sudah cukup parah, dia memang sering telat makan, di tambah beberapa hari terakhir fikirnya terlalu over, tentang kasus Papa dan Mamanya dengan masa lalunya, tentang pekerjaannya, dan ada masalh yang lebih besar lagi, menguras emosi dan fikirannya, yaitu masalah kehidupannnya dengan Anak-anaknya, dan keinginannya untuk menikah lagi.


Maagnya begitu parah sehingga ada luka di lambungnya, dan dokter menyarankan untuk tetap di rumah sakit sampai lukanya sering, baeu boleh pulang sampai semua bisa agak mengering.


"Mama yang menyuruhku...ma'af.. maksudku...Mama mu yang menyuruhku untuk menjagamu" Salsa memang salah bicara tapi dia tak terlihat malu, dalam fikirannya dia hanya ingin berbuat baik pada siapapun. Saat Mama meminta tolong pada Salsa agar menjaga Aldo sebenarnya dia sudah menolak tapi Mama masih bersikeras memohon pada Salsa, meskipun Salsa tahu jika semua hanya trik Papa dan Mama untuk menjodohkannya dengan Aldo.


"Kalau Mama nggak nyuruh kamu, pasti kamu nggak mau" Aldo faham dia terlalu membuat sakit hati Salsa, kini sikap Salsa dingin padanya, memang tiap hari Salsa yang merawat Aldo tapi tak ada kata-kata manis atau sekedar bercanda, dia bersikap baik memberikan apa yang Aldo minta dan butuhkan tapi semua di lakukan dengan bersikap acuh tak acuh pada Aldo.


"Mama harus menjaga si kembar Fatah dan Farah, mereka masih sangat kecil tak baik jika harus mengajak mereka ke rumah sakit" Salsa bicara tanpa sedikit pun melihat Aldo..


Aldo sudah benar-benar mencintai Salsa dengan apa adanya, dia sudah dapat meraskan kasih sayang yang tulus dan kebaikan hati salsa yang seperti lautan samudra, dia sungguh telah membuka hatinya, dan menginginkan hatinya untuk di isi orang yang sangat baik baginya dan masa depan Anak-anaknya.

__ADS_1


Aldo berfikir ingin menikah dengan Salsa membangun rumah tangga yang bahagia, punya Anak yang banyak. Karena tak suka sendirian, dia yang hidup tanpa punya saudara sejak kecil, dia merasa hidupnya biasa saja tanpa memiliki saudara, jadi dia ingin menikah dengan Salsa dan punya banyak Anak tidak seperti dirinya yang selalu kesepian.


Tapi ketika angan dan harapan itu begitu tinggi ia hayalkan, malah semua tak berjalan sesuai kenyataan. Salsa memang merawat dan menjaga Aldo yang sedang sakit tapi wajahnya dingin, cuek, seperti melakukan semua dengan terpaksa.


"Pulanglah. ..Aku bisa sendiri. Aku bisa meminta bantuan perawat jika ada hal-hal yang tak bisa ku lakukan seorang diri" sebenarnya Aldo bahagia saat Salsa selalu ada di sampingnya untuk merawat dan memenuhi kebutuhannya tapi karena dia melihat Salsa bersikap jutek dan tak sedikit terpaksa dia merasa tak enak hati


Aldo orang kaya, bisnis banyak ada di mana, punya hotel dan banyak apartement, meski ada satu restorant yang habis kebakaran itu tak akan mempengaruhi akan semua kekayaannya.


Saat orang kaya sakit semua fasilitas mewah sangat mudah dia dapat, ada bel yang menghubungkan kamar pasien dengan para perawat, mereka yang selalu dengan sigap, setia dan sabar menunggu dua puluh empat jam sehari dengan sistem gantian, kamar ber AC,Tv, lemari es, kamar mandi pribadi, makanan yang enak-enak, ada jam snack, ventilasi udara yang sangat bagus, semua bisa di dapat jika orang kaya, dan menyewah kamar VVIP, VIP, Aldo dapat merasakan semua fasilitas itu. Beda jika kelas rakyat kecil, kereh, tak ada uang cash untuk membayar tebusan obat, mereka akan mendapat kamar biasa, kamar mandi bersama, jika ada pasien sakit memerlukan bantuan, maka perlakuan berbeda akan mereka terimah seakan dari segi harta dan penampilan memastikan segalanya.


"Ma'af Aku jika sikapku membuatmu tak enak" Salsa merasa sedikit bersalah, seharusnya dia bisa menunjukkan sikap yang baik-baik saja. Aldo sedang sakit dalam masa pemulihan dia tahu jika Aldo tak boleh banyak fikiran, harus banyak minum air putih dan istirahat agar kesehatannya semakin membaik.


Saat seseorang merasakan mual, tak enak badan sebaiknya langsung periksa sebelum terlambat. Aldo sangat cuek dengan kesehatannya jika sudah sakit, baru kini dia merasakan akibatnya.


Farah dan Fatah memang tak pernah di bawah Mama atau Papa saat mengunjungi Aldo, selam a di rumah sakit mereka hanya dapat memandang wajah Aldo dari layar hp, hanya itu yang sedikit mampu menghilangkan kerinduan mereka yang dalam akan sosok Ayah mereka


Tiap kali melakukan vidio call mereka akan menangis, jiwa kritis mereka seakan ingin berkata 'cepat lah pulang Ayah, kami rindu padamu, kami hanya punya kamu Ayah' perasaan itu yang muncul dalam hati Salsa jika melihat wajah lugu mereka, melihat Ayah yang mereka cintai harus sakit dan di rawat jauh dari mereka.


Terlintas wajah polos dua makhluk tak berosa itu Salsa merubah sikapnya, dia ingin merawat Aldo dengan baik, agar bisa pulang ke rumah, agar kedua Anak-anaknya bahagia.


"Makan..lah kau kan tak sakit" Aldo sedikit tersenyum menggoda Salsa.


"Aku sholat dulu" Salsa balik tersenyum, meski dengan sangat terpaksa.

__ADS_1


Salsa selalu sholat dan mengaji tepat waktu, dia tak pernah bolong sholatnya, mengaji sudah jadi bagian dari istiqomah hidup nya, dia berusaha untuk selalu membaca Al-qur'an setiap hari.


Al-qur'an adalah petunjuk bagi manusia yang masih hidup dan nanti akan jadi lentera yang bercahaya saat orang tersebut di alam kubur.


Mari selalu berusaha untuk istiqomah melakukan kebaikan, karena semua akan kembali lagi pada kita, amal buruk berakibat buruk pada kita, begitupun amal baik berdampak baik pula pada kita, kita harus pandai dalam menentukan arah hidup kita.


Kesempatan hidup hanya sekali dia tak akan kembali, jika seorang sudah meninggal maka kesempatan berbuat amal baik yang banyak tak akan terjadi, jangan sampai kita menyesal jika waktu itu telah tiba.


Tak ada satupun makhluk yang tau kapan dia akan mati, umur, jabatan, harta tak dapat di jadikan patokan waktu itu tiba, dia bisa datang kapan saja, di mana saja, dalam kondisi apa saja.


Banyak ulama' yang memberi nasihag jika Seorang mati itu dalam keadaan apa yang di menjadi kesenangannya, apa yang jadi ke istiqomah'an nya, maka mari berusaha selalu istiqomah dalam banyak ibadah dan kebaikan, karena jika waktu kematian itu datang kita meninggal dalam keadaa n khusnul khotimah.


Tak dapat di pungkiri nasihat ulama' itu sangat benar, banyak orang yang meninggal sewaktu-waktu saat berjudi, berzina, mabuk-mabukan, karena semasa hidup mereka suka melakukan itu dan selalu istiqomah menjalankan semua kebiasaan buruknya itu,..Naudzubillah min dzalik, semoga jika Allah SWT memanggil kita nanti, kita bisa terus keadaan istiqomah dalam kebaikan.


Meski Aldo sakit dia tak pernah lupa melakukan kewajibannya sebagai muslim yang baik, dia tetap sholat meski kadang terpaksa dia lakukan dengan duduk, dia memang belum pulih sepenuhnya, untuk berdiri lama perutnya masih sering terasa perih, tapi sakit itu tak pernah menghalangi dia untuk tetap taat malah dia lebih khusyu' dan berdoa lebih banyak


Do'a orang yang sakit adalah salah satu do'a yang paling mustajab, do'a yang langsung di dengar oleh Allah, saat kalian sakit maka berdo'alah yang banyak insya Allah SWT akan mengabulkan seluruh hajat kalian.


Sakit itu dapat menjadi penghapus dosa-dosa, entah dosa yang sengaja di lakukan atau dosa yang tak sengaja terjadi.


Ber do'alah bawa Allah SWT dalam setiap langkah dan pilihan hidupmu, apapun yang terjadi dalam hidupmu jika Allah SWT ada di situ, maka insya Allah berkah akan selalu menyertaimu.


__ADS_1


__ADS_2