Tolong Jangan Lupakan Aku

Tolong Jangan Lupakan Aku
Tinggal Satu Atap


__ADS_3

Sesampai di Jakarta, Putri langsung di bawa ke rumah Aldo.


"Al ini beneran rumahmu?" tanya Putri melihat rumah bak istana yang megah. Sungguh, ia tak menyangka rumah Aldo sebesar ini.


"Iya, ayo masuk. Jangan bengong di situ. Nanti kesurupan loh." Ucap Aldo. Ia segera menggandeng tangan Putri. Setelah sampai di dalam rumah, semua pelayan memberikan hormat kepada mereka. Aldo hanya senyum sekilas dan melewati mereka begitu saja. Sesampai di ruang tamu, ia segera duduk bersama Putri.


"Bi, tolong segera siapkan makan siang untukkami." Ucap Aldo kepada Bi Ijah, salah satu pelayannya. Sebenarnya sih namanya Siti Khadijah tapi panggilan akrabnya Ijah jadi bi Ijah.


"Baik, tuan." Bi Ijah segera pergi ke dapur untuk mempersiapkan makan siang.


"Bi Imah, mulai hari ini Putri akan tinggal di sini jadi tolong siapkan kamar di samping saya. Oh ya kemaren mang udin sudah ambil semua baju dan perlengkapan Putri kan. Sekarang barang barang itu di taruh di mana?" tanya Aldo


"Mang Udin menaruhnya di ruang tamu, tuan." jawab Bi Imah sambil menunduk


"Baiklah bawa semua barang itu ke tempat kamar sebelah saya dan siapkan kamar itu sebagus mungkin."


"Baik, tuan." Bi Imahpun segera pergi ke ruang tamu untuk mengambil barang barang Putri dan membawannya ke kamar atas di samping kamar Aldo.


"Al?" Panggil Putri yang sedari tadi hanya diam saja.


"Iya, sayang." Jawab Aldo sambil melihat wajah Putri.


"Kog manggil sayang sih?"


"Kamu kan pacarku. Jadi wajar dong, aku manggil kamu dengan ucapan sayang."


"Terserah kamu deh. Aku kebelet pipis nih." Ucap Putri yang sudah tak tahan karena rasanya sudah ada di ujung tanduk.


"Kamu pipis di kamarku aja ya soalnya kamar kamu masih di persiapkan."


"Terserah deh yang penting aku bisa pipis."

__ADS_1


"Iya sudah ayo." Aldo memegang tangan Putri dan membawanya ke kamar. Sesampai di kamar, Putri segera pergi ke kamar mandi sedangkan dirinya menunggu di kasur.


"Sudah?" tanya Aldo, Putri hanya tersenyum lalu menganggukkan kepala.


Tok...Tok...Tok.......ada seseorang yang mengetok pintunya dari luar.


"Biar aku aja yang buka." Ucap Putri sambil membuka pintunya.


"Maaf non ganggu, saya cuma mau bilang masakannya sudah siap."


"Baiklah bi, nanti saya dan Aldo akan segera turun." Bi Ijah pun segera turun ke bawah dan Putri langsung mengunci pintunya lagi.


"Al katanya bi Ijah masakannya sudah siap." Ucap Putri yang berdiri di hadapan Aldo yang lagi duduk di kasur. Aldo pun menarik tangan Putri hingga ia jatuh ke dalam pelukannya. "Aku kangen kamu, sayang." Ucap Aldo


"Aku juga Al." Putri membalas pelukan Aldo, jujur kini ia benar benar sudah mencintai orang yang kini sedang memeluknya.


"Al, makan yuk. Laper nih."


"Oke." Aldo melepaskan pelukannya dan merekapun


"Sayang, suapin aku dong." Aldo merajuk


"Kog kamu jadi manja gini sih Al?" tanya Putri


"Kan aku manja ke pacarku sendiri bukan ke pacarnya orang." Jawab Aldo.


"Iya sudah deh, berhubung aku lagi seneng jadi aku mau deh nyuapin kamu." Ucap Putri, iapun segera menyuapi Aldo dengan penuh cinta tentunya. Setelah itu gantian Aldo yang menyuapi Putri. Begitupun seterusnya hingga tak terasa mereka sudah habis 3 piring.


"Banyak juga ya kita makannya." Ucap Putri senang.


"Kamu yang lebih banyak. Aku sekali suapan, kamu lima kali suapan." Ucap Aldo dengan tersenyum.

__ADS_1


"Aku kan laper, wajar dong."


"Iya iya. Kita mandi yuk, setelah itu kita jalan jalan. Kamu pasti bosen kan di sini."


"Kita mau jalan jalan kemana?"


"Maunya kamu kemana?" tanya balik Aldo


"Entahlah aku juga bingung."


"Gimana kalau kita ke taman kota aja."


"Ngapain?"


"Ya gak ada.  Kita duduk aja di sana sambil liat orang yang lalu lalang." ucap Aldo santai.


"Iya sudah deh. Aku ke kamar dulu ya kayaknya kamarku sudah siap tu."


"Oke, aku juga mau ke kamarku, mau mandi. Setengah jam lagi, kita harus sudah selesai ya. Tapi inget kamu harus mandi beneran dan jangan lupa keramas ya terus dandan yang cantik lalu jangan lupa pakek parfum." Ucap Aldo.


"Kamu ribet amat sih. Kita kan cuma mau ke taman kota doang."


"Emang kamu gak mau ya tampil cantik dan harum di depan pacarmu sendiri."


"Iya mau."


"Iya sudah kalau gitu kamu harus nurut."


"Oke deh."


"Iya sudah, sampai ketemu setengah jam lagi ya."

__ADS_1


"Sip"


Merekapun pergi ke kamar mereka masing masing.....


__ADS_2