
Tak terasa ini adalah empat puluh hari wafatnya Putri, istri yang begitu dicintai Aldo, acara digelar dengan mendundang KH.Munzir ulama' kiyai terkenal yang diundang dalam proses pemakaman Putri dulu, kini dalam acara tahlil empat puluh harian Putri Aldo sudah ingin mengundangnya lagi agar memberi petuah dan nasehat baginya, keluarganya dan seluruh undangan yang hadir dalam tahlilan untuk mendo'akan Putri
Kedekatan KH.Munzir terjadi tanpa sengaja sebenarnya yang meminta beliau ceramah saat proses pemakaman putri adalah Papanya putri, tapi papanya putri pun tak tahu tentang kealiman beliau, hanya sekedar mengundang tapi setelah beliau memberi ceramah seakan keluarga Aldo menjadi lebih religius, adem mendengar ceramah sang kyai tersebut, ditengah duka yang dalam sang kyai datang memberi ilmu tentang arti kesabaran, dan balasan pahala bagi Putri.
"Kita semua kehilangan seorang wanita yang sangat sabar, Aku baru mengetahui cerita Almh.nak Putri dari suaminya Ananda Aldo, dia bercerita sebelum meninggal Almh.Nak Putri pernah sakit kanker, anda semua tau?? Saat Allah memberi suatu penyakit tidak lain disana ada pahala dan penggugur dosa, Aku yakin Almh.Nak Putri sabar dan ikhlas menerinma rasa sakit itu, dan itu bisa jadi penggugur dosa-dosa Almh.Nak Putru dan semoga menjadi pemberat timbangan kebaikannya, mari sama-sama mendo'akan Almh.Nak Putri semoga khusnul khotimah, dilapangkan kuburnya, diterima segala amal baiknya, diampuni segala dosanya, ditempatkan di tempat yang terbaik oleh Allah swt, dan untuk keluarga diberi keiklhasan, kesabaran, kekutan, ada dua Anak kecil yang membutuhkan tanggung jawab besar, semoga semua selalu dalam lindungan Allah, hidup yang berkah dan manfaat, selalu sehat, bahagia, selamat di dunia hingga nanti di akhirat... Al-fatikha"
__ADS_1
Kerinduan itu kini semakin nyata, mengurus kedua buah hatinya tidak membuat Aldo melupakan Putri sedikitpun, jika ada waktu luang dia akan memantau perkembangan bisnisnya dan kini dia juga sering membuka you tube tentang ilmu agama, memperaktekkan ilmunya sedikit demi sedikit kini Aldo telah berubah lebih baik lagi
"Pak yai terima kasih sudah berkenan hadir disini, Aku tak bisa membalas semua ilmu yang pak yai kasih, terima kasih telah mendo'akan istriku, dan kami semua" Aldo bersalaman dengan pak yai yang sangat alim tersebut
"Ikhlaskan, luaskan hatimu, Allah tahu yang terbaik, Allah selalu bersama orang-orang yang sabar" ucapan KH.Munzir membuat dia selalu lebih semangat menjalani hidupnya yang berat
Dalam acara tahlil empat pulu hari Putri, Papa dan Mama Putri tidak bisa hadir, papa sedang sakit yang mengharuskannya untuk tetap di rumah sedang Mama tidak bisa meninggalkan Papa karena untuk makan bahkan ke kamar kecilpun Papa tak bisa sendiri, Papa ginjalnya bermasalah, Papanya Putri memang pekerja keras, jika kerja sudah lupa waktu jadi terlalu sibuk kerja membuatnya lupa akan kesehatan terlebih setelah kehilangan Putri, Anak satu-satunya yang telah dinanti sekian lama Papa putri semakin melupakan kesehatannya hingga tiga hari sebelum acara tahlil untuk putri Papa pingsan di kantor dan hasil diagnosa dokter ginjal papa bermasalah
__ADS_1
#Nak Aldo maafkan Mama dan Papa terpaksa kami nggak bisa hadir di acara empat puluh harinya putri, Papa masih sangat lemah, doa Mama untuk kalian, Mama dan Papa sangat menyayangi kalian semau, sampaikan salam untuk Papa dan Mamanya Nak Aldo sebenarnya kami berharap bisa kesana, mendoakan Putri dan juga untuk mengunjungi kalian semua terlebih Ingin melihat si kembar, Nenek dan Kakeknya ini sudah kangen luar biasa, maafkan Mama dan papa ya nak" ucapan Mama putri di telefon pada Aldo, mereka sama-sama menangis mengapa banyak hal dan cobaan seakan tak pernah berhujung menimpa mereka.
Rindu itu selalu datang dan hari ini rindu itu begitu hebat, melihat Farah dan Fatah terlelap dalam tidurnya, ada kebahagiaan disana tapi rindu ini tak bisa terbendung.Aldo ingat saat-saat Putri hamil, manjanya dia, rewelnya dia, Putri yang tak suka mandi mengingat semua itu membuat Aldo merasakan rindu yang begitu hebat.
Dalam kegelisahan dan kerinduan yang dalam pada sosok istri yang begitu di cintainya, Aldo memutuskan untuk sholat dan berdzikir serta membaca Al-qur'an, ya kini Aldo sudah mahir membaca Al-qur'an dia mendatangkan guru private untuk mengajarinya mengaji, kini Aldo sudah lancar membaca Al-qur'an, sholat lima waktu tak pernah ia tinggalkan, dan sekarang sering jama'ah dengan Mamanya dan juga dengan para pembantunya
Setelah sholat Aldo mengambil sesuatu dan berkata "Biarlah rindu ini kusimpan, Aku bahagia pernah bersamamu sayang" sesuatu itu adalah foto pernikahannya dengan Putri, dia menciuminya ,memeluknya, seakan Putri benar-benar ada disana, foto berbingkai bunga mawar berwarna merah melambangkan cintanya yang tak akan pernah padam untuk Putri.
__ADS_1