Tolong Jangan Lupakan Aku

Tolong Jangan Lupakan Aku
Episode Terbaru 1


__ADS_3

Setelah mendengar nasehat dari Umminya, kini Ainun pun telah mencoba mengikhlaskan Aldo ataupun Ahmad Rafiq yang ada rasa dengan Salsa.


Karena kini ia menyadari apa yang di katakan Umminya ada benarnya.


Ikhlas memang tidak mudah, tapi akan indah berakhir indah bila kita benar benar mampu mengikhlaskannya.


Karena jika pun mereka berjodoh, Allah akan mempertemukan dengan caranya


Begitupun bila tidak, Allah akan menggantikan dengan lebih baik.


Kini Ainun lebih memilih pasrah akan takdir jodohnya, karena baginya biarlah Allah yang mengaturnya terlebih ia juga gak ingin menyakiti Salsa, sebagai sahabatnya.


Karena sudah cukup baik selama ini Salsa padanya, sebagai sahabat.


Ainun pun tak ingin merusak persahabatannya dengan Salsa.


Kini tak ada pilihan lain selain ikhlas dan memasrahkan kepada Allah.


Namun ia sendiri pun tak bisa mundur dari perjodohannya dengan Ahmad Rafiq karena ia tak ingin membuat kedua orang tuanya kecewa begitupun dengan Abahnya Ahmad Rafiq.


Ainun hanya berharap bila Ahmad Rafiq memang jodohnya, semoga Allah memudahkannya dan Ahmad Rafiq dapat mencintainya dan menghapus nama Salsa di hatinya.


Ainun bersyukur ia mempunyai Ummi yang bijaksana dan selalu menasehatinya, jika tidak mungkin sampai detik ini ia masih saja galau tentang kisah cintanya yang rumit dan tak di cintai oleh lelaki yang ia cintai dan lelaki yang akan menikah dengannya terlebih mereka berdua sama sama mencintai perempuan yang sama, dan perempuan itu sahabatnya sendiri.


Jujur saja hatinya pun sakit ketika mengetahui kenyataan itu, dan rasa sakit itu tak dapat di elakkan, namun Ainun mencoba belajar bijaksana dalam menghadapi masalahnya ataupun hatinya yang lemah ini.


Ainun tak ingin terus menerus dalam kegalauan yang pada akhirnya menyiksa dirinya sendiri,


Dan ini semua juga karena nasehat Umminya padanya.


********


Salsa sendiri pun kini bingung, haruskah ia melanjutkan perjodohannya dengan Aldo? sedangkan ada Ainun sahabatnya yang akan terluka dengan pernikahan mereka.


Tapi ia juga tak mungkin membatalkan pernikahan itu begitu saja, bagaimanapun ia pun sudah mencintai Aldo semenjak awal dan sudah mengharapkan juga menunggu pernikahan tersebut.


Mana mungkin di batalkan begitu saja?


Terlebih ia juga tak ingin mengecewakan orang tua Aldo, baik pak Herman atau Bu Risma, ibunya Aldo.

__ADS_1


Bagaimanapun ia juga sudah menganggap ibunya Aldo, ibunya sendiri.


Karena dengan dekat Bu Risma, ia merasakan kasih sayang seorang ibu yang telah lama hilang darinya.


Salsa pun juga sudah menyayangi Fatah dan Farah seperti dirinya sendiri.


Kini tak ada pilihan lain selain berpasrah dan berharap yang terbaik dari Allah.


Kini Salsa ingin menemui Ainun untuk bertanya mengenai perasaan Ainun dan berbicara dari hati ke hati bagaimanapun Ainun sahabatnya dan tak mungkin ia mengabaikan perasaan Ainun begitu saja.


Tak mungkin ia begitu egois dan tak peduli dengan Ainun.


Salsa pun segera menelfon Ainun untuk mereka bertemu dan berbicara.


*******


Ahmad Rafiq pun kini bingung dengan perasaannya sendiri, apa iya dia benar benar akan menikahi Ainun sedangkan dirinya tak mencintai Ainun.


Tapi Ia juga tak mungkin merebut Salsa dari Aldo karena ia tak ingin merenggut kebahagiaan Salsa.


Sungguh melihat Salsa sedih ia pun sedih.


Bukankah cinta tak seegois itu?


Dan cinta terkadang harus merelakan?


Dan bahagia melihat orang yang kita cintai bahagia meski tak bersama kita?


Itulah hakikat cinta dan ketulusan cinta yang sebenarnya.


Terkadang cinta memang rumit tapi tidak serumit itu karena seringkali manusialah yang membuat cinta itu rumit.


*******


Setelah Salsa menghubunginya, Ainun menunggu kedatangan Salsa di taman ini.


Hingga beberapa menit kemudian, Salsa pun datang dan menghampiri Ainun.


"Maaf ya, aku telat.. sudah lama kamu menunggunya?" tanya Salsa.

__ADS_1


"Iya tidak apa apa, ya lumayanlah menunggu di sini hehe, tapi gak papa kok, ya wajarlah calon penganten kan, hehe ... Aku paham kok. " ujar Ainun dengan sedikit tertawa namun setiap kalimatnya seakan menginsyaratkan keterlukaan.


"Humm, kamu bisa aja..kamu kan juga calon penganten." ucap Salsa.


"Iya tapi ntahlah, pernikahan kami tanpa cinta." ujar Ainun lemah.


Jawaban Ainun benar benar membuat Salsa Kelu.


"Sabar ya Ai, aku yakin akan ada jodoh terbaik untukmu. Semoga siapapun itu yang terbaik untukmu ya.. Dan aku yakin kamu juga akan di cintai pada waktu yang tepat, semoga ia benar benar mencintaimu. Karena kamu juga sahabatku dan ku harap kamu mendapatkan jodoh yang benar benar mencintaimu."


"Banyak kok ai, pernikahan tanpa cinta namun seiring berjalannya waktu cinta itu akan tumbuh dalam pernikahan, yakin saja dan percaya deh dengan apa yang aku bilang.


Aku yakin jikapun awalnya pernikahan itu tanpa cinta pasti seiring berjalannya waktu ia juga bisa mencintaimu sebagaimana semestinya seorang suami mencintai istrinya." ujar Salsa mencoba menenangkan hati Ainun yang tengah4q kacau.


"Aamiin terimakasih ya Salsa, insya Allah semoga saja.. Saat ini aku lebih pasrah sajalah karena aku tak ingin terlalu memikirkan hal yang pada akhirnya membuat hati juga fikiranku lelah karena ku yakin jodoh sudah di atur oleh Allah." ujar Ainun.


"Aku juga doakan semoga pernikahanmu dengan Aldo di mudahkan ya dan kalian bisa terus saling mencintai juga melewati problem dalam rumah tangga.


Aku dukung kamu terus dan doakan yang terbaik untukmu, karena bagaimanapun kamu sahabatku Salsa." ujar Ainun.


"Aamiin... Insya Allah, terimakasih ya Ai doanya. Doa yang sama juga untukmu." ujar Salsa.


"Ai, sebelumnya aku minta maaf ya karena aku, kamu gak bisa bersatu dengan orang yang kamu cintai, kamu gak bisa bersatu dengan Aldo, maaf ya Ai.. " ucap Salsa kembali dengan nada sedih.


"Tidak, bukan salahmu Salsa. Ini salahku yang terlalu berharap dan di butakan oleh cinta, seharusnya aku tau sejak awal jika jodoh telah di atur oleh Allah sehingga aku gak perlu galau mengenai jodohku atau mampu mengikhlaskan orang yang ku cintai ketika ia harus bersanding dengan orang lain dan itu bukan aku. Terlebih seseorang itu sahabatku sendiri, sungguh jahat bila aku tak ikut bahagia dan justru mendendam juga berusaha menghancurkan pernikahan mereka tersebut. Padahal bisa saja bila aku mampu ikhlas, Allah akan gantikan aku jodoh yang jauh lebih baik dari yang aku bayangkan hingga rasa sakit dan kecewa karena cinta tak lagi ku rasakan.


Dan aku percaya waktu itu akan datang dan akan indah pada waktunya." ucap Ainun.


"Masya Allah Ai, jujur aku gak tau harus bicara apa tapi aku benar benar kagum denganmu yang kini telah bijaksana dan dewasa dalam menilai cinta.


Iya Ai yang kamu katakan benar, insya Allah karena kesabaran dan keikhlasanmu dalam cinta, aku yakin Allah akan gantikan jodoh yang terbaik untukmu dan lebih baik dari sebelumnya hingga kamu benar benar lupa rasa sakit dan kecewa karena cinta yang pernah kamu rasakan, Insya Allah, Aamiin.. Terimakasih juga sudah berkata seperti itu, jujur di sudut hatiku ada rasa bersalahku padamu dan rasa haru ku mendengar pernyataanmu itu. Aku malu denganmu Ai," ujar Salsa.


"Aku tidak sebijaksana itu, aku hanya mencoba belajar dari pengalaman.


Dan kamu gak perlu merasa bersalah karena kamu tidak salah di sini, toh jodoh sudah Allah tentukan kan? terimakasih juga buat doamu untukku, Salsa sahabatku tersayang." ucap Ainun, yang memeluk Salsa.


"Ainun...kamu sahabat till jannahku, kamu sahabat terbaikku, intinya doa terbaikku selalu untukmu." ujar Salsa yang segera memeluk Ainun kembali.


"Aamiin, terimakasih, doa terbaikku juga untukmu." lirih Ainun dalam pelukan Salsa.

__ADS_1


__ADS_2