
Dalam perjalanan hidup semua tak ada yang pasti, semua orang bisa berubah, takdir hidup pun bisa berubah.
Sejak kecil Aldo tak pernah tau cara mengaji yang baik, yang ada dalam fikiran dan angan dia hanya tentang Uang, kemewahan, dan semua car agar meraih kesuksesan.
Tak pernah mengerti akan ilmu agama, Aldo tak bisa mengaji, Aldo tak faham cara baca Al-qur'an yang baik dan benar.
Kini setelah begitu banyak ujian hidup dia lalui, derita yang dia hadapi dia, terlebih setelah kehilangan cinta sejatinya, cinta pertamanya Aldo sadar bahwa cepat atau lambat, dia akan bertemu ajal.
Dal garis hidup tak ada orang yang tau kapan ajalnya datang, di usia berapa dia meninggal, yang manusia tau hanya dia akan meninggalkan semua, baik itu harta miliknya, orang yang di cintainya, saat ajal telah datang hanya amal yang menyertainya, dan semua hal itu baru di sadari Aldo setelah mengenal ilmu agama.
Perkenalan tanpa sengaja dan tanpa di nyana dengan KH.Munzir di pemakaman Putri membawa perubahan yang baik bagi diri Aldo pribadi dan semua orang yang dia kenal, dia sadar tak ada yang abadi di dunia.
Allah SWT menciptakan semua orang dengan takdirnya masing-masing, kadang Allah membuka hati para hamba-Nya setelah di beri duka lara yang mendalam, kadang kehancuran adalah titik balik dari suatu harapan terang, menjadi insan yang lebih baik.
"Membaca Al-qur'an adalah penyejuk jiw-jiwa yang haus akan nikmatnya ibadah, membaca Al-qur'an dapat menyejukkan hati dan membaca Al-qur'an dapat memberi penerang dalam kubur, sungguh begitu luar biasanya syafa'at membaca Al-qur'an" kyai Munzir menasihati Aldo, saat beliau bicara terkesan biasa-biasa saja, karena beliau tak sombong tapi di balik ucapannya itu tersimpan makna yang dalam, Aldo mengerti itu.
__ADS_1
"Saat kau gelisah, merasa tak sanggup menghadapi masalah di dunia, bukalah Al-qur'an, makan kau akan menemukan jawaban dari setiap masalhmu"
Al-qur'an adalah petunjuk, di turunkan Allah sebagai mu'jizat tentu mu'jizat adalah suatu keagungan yang luar biasa, yang di berikan kepada manusia spesial Nabi dan juga Rosul Allah, Nabi Muhammad saw.
Dalam Al-qur'an banyak sekali keajaiban, kisah-kisah tauladan, semua bisa di ambil hikmah dari setiap kejadian, sungguh Mukjizat yang sangat mulia.
"Membaca Al-qur'an itu memberi penerang dalam kubur, mambaca Al-qur'an satu huruf, pahalanya sama dengan sepuluh kebaikan, bayangkan membaca sepuluh huruf Al-qur'an berapa banyak kebaikan yang akan kita dapatkan?" Kata-kata pak yai Munzir seakan memberi semangat pada Aldo untuk bisa membaca Al-qur'an.
Umur tidak bisa dijadikan patokan, saat ada keinginan kuat dari si pemilik niat dan jika Allah mengizinkan tentu mudah saja seorang membaca dan memahami Al-qur'an, semua tergantung niat orang masing-masing.
"Aku sama sekali tak tau tentang Al-qur'an, baik cara baca, makhroj atau apapun itu yang pak yai katakan, tapi sungguh Aku ingin mempelajarinya"
"Aku ingin belajar Al-qur'an yang baik pak yai, bolehkah Aku belajar pada pak, yai"
"Boleh saja, tapi mataku sudah rabun, Sudah tak terlalu fokus dalam melihat, sebaiknya kau belajar dengan abangnya Ainun, besok dia akan kesini".
Tiap hari jum'at malam Aldo selalu berkunjung ke rumah pak yai Munzir, dia kesana ingin mendalami agama, kyai Munzir hanya hidup berdua dengan Ainu, anaknya...kyai Munzir memang zuhud, banyak yang memberi uang kepadanya tapi dia mengambil uang tersebut dan menyerahkan ke badan amil zakat, kepada orang-orang yang tak mampu, kepada janda-janda miskin, anak-anak terlantar dan lain sebagainya, saat di undang ceramah pun demikian, tak pernah uang yang beliau dapat, beliau gunakan untuk biaya makan atau lainnya untuk keluarganya, beliau memilih zuhud.
__ADS_1
Kyai Munzir memiliki sawah yang meski tak terlalu luas, tapi mampu memenuhi kebutuahnnta sehari-hari, pun dulu dari hasil sawah itu juga belaiu membiayai pendidikan Anak-anaknya.
Tiap kali Aldo datang selalu membawa makanan yang banyak, bahan makanan pokok, Aldo tau sang kyai tak ingin makan dari hartanya bukan, karena beliau tak mengharagi Aldo, tapi Aldo tau itu adalah bentuk zuhud sang kyai, saat Aldo ke sana membawa makanan atau minuman atau laninnya, maka besok semua itu akan di shodahqohkan pada orang-orang yang lebih membutuhkan.
Sifat zuhud adalah sifat yang di miliki seseorang yang dalam dirinya tak ada ras cinta sama sekali pada dunia, dia makan hanya dari yang halal, tak ingin makanan yang hukumnya masih syubhat masuk ke dalam lambungnya, zuhud menjaga hatinya dan fikirannya untuk tidak pernah mencintai dunia.
"Kapan beliau akan datang?!" Aldo menanyakan tentang kedatangan abangnya Ainun.
"Dia jarang kesini"
"Terus saya di ajari siapa yai?!" Aldo bingung dengan ucapan sang kyai, beliau tadi menyuruh mengaji bersama Abangnya Ainun, tapi sekarang beliau bilang Abangnya Ainun tak akan kesini.
"Sebenarnya keinginan untuk mengaji itu berasal dari diri sendiri, Allah yang menggerakkan hatinya, jika Allah ingin memberi hidayah atau menutup hidayah itu hak priogative Allah, tak ada yang sanggup menolak dan tak ada yang sanggup merubah" Aldo semakin bingung dengan ucapan sang kyai.
"Jika kau benar ingin belajar kau tak harus mengandalkan orang lain, jika Allah SWT, benar telah membuka hatimu, di beri hidayah, maka tak akan susah olehmu mencari guru agama, tak harus Abangny Ainun, jika Allah SWT berkehendak, maka Allah mengirimkan engaku seorang guru, yang mengerti akan ilmu agama" Aldo sedikit banyak dapat memahami maksud dari pembicaraan yang sang kyai maksud...seakan beliau menyindir dirinya tapi tidak, pak yai orang baik, bicaranya selalu berwibawa dan selalu menunjukkan dimana letak kealimannya.
__ADS_1