
Setelah membuatkan Mamanya Aldo teh hangat, dan menaruh kue di piring tersebut, Salsa pun segera mengantarkannya ke kamarnya Mama Aldo.
"Salsa," panggil Aldo saat mau ke dapur untuk minum air putih.
"Loh Al, iya?" tanya Salsa.
"Iya nih, haus mau ambil minum," ujar Aldo, yang menjawab pertanyaan Salsa.
"Ohya sudah selesai ya bikinnya? mau antar ke Mama kah?" tanya Aldo.
"Oalah, iya nih mas sudah selesai dan mau antar ke mama," jawab Salsa.
"Oke deh.. mas ambil minum dulu ya," ucap Aldo.
"Oke Al, teh nya uda habis ya tadi?" tanya Salsa, yang heran.
"Iya sudah habis, makanya pengen ambil minum air putih." jawab Aldo.
"Oalah, oke Mas, mau di bikinkan lagi kah teh nya?" tanya Salsa.
"Gak perlu, Salsa karena pengen minum air putih aja akunya," jawab Aldo.
"Oalah oke deh, aku antar ini dulu ya Mas ke kamar Mama," ujar Salsa.
"Okee deh yank," jawab Aldo, setelahnya Salsa pun segera ke kamar Mamanya Aldo untuk mengantarkan teh yang telah di buatnya dan kue tersebut.
*****
"Assalamualaikum, Ma... Mama ini teh nya sama kue nya uda Salsa bikin," ujar Salsa di depan pintu kamar tersebut, dengan mengetuk beberapa kali.
"Waalaikumussalam Salsa, masuk aja, gak mama kunci." ujar Mamanya Aldo.
"Oke Ma, Salsa masuk dulu ya Ma," ujar Salsa segera membuka pintu kamar tersebut.
"Iya Salsa, silahkan..." ujar Mamanya, setelah mendapatkan jawaban dari Mamanya Aldo, Salsa pun segera masuk ke kamar tersebut.
"Ma, ini teh nya sudah Salsa buatin sama kuenya juga Salsa bawakan," ujar Salsa segera meletakkan di meja kamar tersebut.
"Makasih ya Salsa.." ucap Mamanya Aldo dengan tulus.
"Iya Ma, ... humm yasudah Salsa pamit keluar dulu ya Ma," ujar Salsa yang akan keluar dari kamar tersebut.
"Tunggu, Salsa... kamu di sini dulu ya temenin mama, ada yang ingin mama bicarakan juga denganmu, sebentar aja juga gak papa," ujar Mamanya yang memohon.
__ADS_1
"Humm, baiklah Ma.." ujar Salsa yang segera duduk di kasur tersebut di dekat Mamanya Aldo.
"Salsa, mama mau tanya, boleh ya?" ujar Mamanya.
"Iya, Ma.. mau nanya apa? silahkan Ma.." ucap Salsa.
"Ohya sebelumnya tadi Aldo sudah kamu antarkan tehnya dan kuenya dia kan? sebelum kamu ke sini..?" tanya Mamanya.
"Iya Ma, tadi mas Al sudah aku buatkan dan sudah ku kasih ke mas Al nya Ma tadi, pas di kamarnya. Malah tadi pas aku mau ke kamar Mama, mas minta air putih karena tehnya sudah habis, " jawab Salsa.
"Alhamdulillah, kalau gitu.. oooh sudah habis ya?" tanya Mamanya.
"Iya Ma, sudah habis...dan malah pas Salsa tawari teh lagi, katanya ndak usah pengen air putih aja Ma," jawab Salsa.
"Humm Oalah gitu ya.. Aldo, Aldo ...aneh aneh aja kamu ini," ucap Mamanya Aldo dengan menggelengkan kepalanya.
"Hehehe, maaf Ma kalau boleh tau kenapa ya Ma?" tanya Salsa.
"Hehehe gak papa,.... Syukurlah kalau begitu, kita bisa ngobrol sepuasnya hehe, berarti Al tau ya kamu ke kamar Mama anter ini?" tanya Mamanya Aldo.
"Iya Ma..tau kok mas Al nya," jawab Salsa.
"Syukurlah.. Ohya mama mau tanya boleh kan?" tanya Mamanya.
"Gimana perasaanmu setelah menjadi istrinya Aldo, anak mama?" tanya Mamanya Aldo, membuat Salsa yang sedikit terdiam untuk sejenak, memikirkan kalimat yang pas untuk di ungkapkan.
"Alhamdulillah Ma, Salsa sangat bahagia bisa menjadi istri Aldo juga ibu bagi Farah dan Fatah dan menjadi menantu di rumah ini, menantu dari Mama dan Papa Al, yang sudah Salsa anggap seperti orang tua Salsa sendiri, karena kan Salsa sudah tak mempunyai kedua orang," ujar Salsa dengan tersenyum.
"Alhamdulillah kalau seperti itu Salsa, mama ikut senang.. Karena mama sendiri sangat senang bisa mempunyai menantu dan anak sepertimu..." ujar Mamanya Aldo dengan tersenyum.
"Syukurlah Ma, Salsa pun demikian," ujar Salsa.
Untuk sejenak mereka saling berpelukan selama beberapa menit.
"Ohya Ma, Salsa boleh ke kamar Salsa sama Aldo? mungkin Aldo sudah nunggu Salsa?" tanya Salsa.
"Ah, iya nak.. baiklah, maaf ya Mama sudah menahanmu di sini," ujar Mamanya Aldo.
"Iya Ma, gak papa... Salsa duluan ya Ma ke kamar mas Al," ujar Salsa.
"Iya Salsa, makasih ya udah anter teh dan kue nya ke mama, makasih juga sudah nemenin mama tadi dan mau mengobrol dengan mama, ya walau gak lama.. gak papa deh," ujar Mamanya.
"Hehehe iya Ma sama sama, Salsa minta maaf ya Ma.." ujar Salsa.
__ADS_1
"Gak papa, udah gih ke kamar suamimu sana.. sudah di tunggu pasti," ujar Mamanya.
"Iya Ma..." ujar Salsa yang segera berlalu keluar kamar Mamanya.
******
"Al..." panggil Salsa, namun Aldo seakan tak menggubris panggilannya.
"Al, aishhhh... kamu lagi apasih? kok aku sampai di cuekin seperti itu?" tanya Salsa.
"Eh, Yank sudah di sini aja? ... aku kira kamu masih di kamar Ummi kamu, aku benar benar gak tau kalau kamu di sini," jawab Aldo.
"Iya Mas, Al... gak papa kok, tapi kamu lagi apasih? sangking fokusnya sampai gak sadar keberadaanku?" tanya Salsa.
"Enggak, lagi ngerjakan tugas dari kantor buat rapat sama meeting besok yank," ujar Aldo.
"Hemm, kamu gak capek kah yank kerja terus sampai ngelembur gini? tanya Salsa.
"Hehehe, gak papa yank, kan demi bahagiakan kalian, orang tercintaku apasih yang enggak...," ujar Aldo dengan tersenyum dan setengah menggoda Salsa hingga membuat Salsa senyum senyum sendiri.
"Masya Allah meleleh aku Mas, hehehe.. gombalanmu itu loh Mas..." ujar Salsa.
"Kenapa gombalanku yank?" tanya Aldo yang menggoda Salsa kembali.
"Isssh, bikin meleleh,.. belajar dari siapa sih yank kamu itu?" tanya Salsa, yang penasaran.
"Hummm dari... dari....," ucap Aldo yang sengaja menggantung ucapannya.
"Iya dari siapa??" tanya Salsa kembali.
"Humm, penasaran ya?" tanya Aldo balik, yang semakin membuat Salsa penasaran dan kesal pada akhirnya.
"Yasudah kalau gak mau kasih tau, gak papa kok.. Mungkin kehadiranku di sini, gak guna ya.. Yasudalah mending aku ke kamar Mama aja deh," ucap Salsa yang mulai kesal dan segera berdiri untuk keluar dari kamarnya.
"Issh janganlah yank, jangan ngambek dan jangan tinggalkan Mas lagi ya," ujar Aldo yang segera memegang tangan untuk mencegahnya keluar, kemudian Aldo membalikkan tubuh Salsa agar menghadap ke arahnya hingga Salsa terjatuh dalam pelukannya, kemudian Aldo berkata,
"Aku pintar menggombal semenjak jatuh cinta padamu karena aku ingin selalu bikin hari hari mu ceria dan penuh cinta, agar kamu selalu jatuh cinta denganku dan tidak berpaling, oleh sebab itu aku harus pintar menggombal hingga bikin kamu meleleh setiap harinya," ujar Aldo dengan menatap dalam ke arah Salsa, membuat Salsa untuk beberapa detik terpanah dan syok dengan ucapan yang Aldo ucapkan.
Belum hilang rasa syok Salsa karena ucapan Aldo ... Aldo pun mendekatkan wajahnya ke arah Salsa dan menciumnya, hingga Salsa tersadar dan membalas ciuman Aldo,
Mereka pun saling mengutarakan perasaan dan emosi masing masing lewat ciuman tersebut ....
Meski tanpa bisa di elakkan hati Salsa begitu berbunga bunga dan dirinya tersenyum sendiri setelah mendengar penuturan yang Aldo ucapkan juga sikap Aldo padanya setelahnya....
__ADS_1