Tolong Jangan Lupakan Aku

Tolong Jangan Lupakan Aku
Episode Terbaru 27


__ADS_3

Setelah beberapa hari ia berada di rumah kedua orang tuanya, hari ini Ainun memutuskan untuk pulang karena ia rasa sudah cukup lama meninggalkan rumahnya dan Ummi juga Abahnya yang selalu mendesak ia agar segera pulang karena bagaimanapun rasanya tak pantas meninggalkan suami terlalu lama sendirian di rumah, belum lagi ucapan para tetangga.


Mereka juga mengatakan bila posisi Ainun bisa tergeser dengan perempuan lain, bila Ainun terlalu lama meninggalkan suaminya.


Padahal menurut Ainun sendiri ia tidak peduli akan hal itu dan ia yakin tidak mungkin terjadi, karena ia tau bila Ahmad Rafiq hanya mencintai Salsa dan jika pun Ahmad Rafiq mencintai perempuan lain dan meminta pisah maka dengan senang hati akan ia wujudkan karena ia sendiri tak ingin di poligami terlebih ia tak mencintai Ahmad Rafiq, sungguh tak bisa di bayangkan ia akan di poligami dalam posisi tersebut, lebih baik pisah baginya karena ia pun terlalu lelah bertahan dengan pernikahan yang hambar dan tanpa ikatan cinta ini, kecuali tak lebih karena komitmen dan ego masing masing.


Walau di sisi lain Ainun sendiri juga memikirkan perasaan Ummi dan Abahnya juga Abah dari Ahmad Rafiq bila mengetahuinya dan bagaimana respon mereka, entalah...


Kedua orang tuanya, Abah dan Umminya meminta Ainun menelfon Ahmad Rafiq untuk menjemputnya sekaligus bertemu dengan mereka untuk berbincang bincang sedikit, Ainun pun menyetujui permintaan orang tuanya dengan sedikit terpaksa karena baginya, ia sendiri bisa pulang tanpa harus di jemput Ahmad Rafiq.


Ainun pun akhirnya segera menghubungi Ahmad Rafiq dan mengatakan ia akan pulang hari ini, kedua orang tuanya ingin bertemu dengannya oleh sebab itu Ainun meminta Ahmad Rafiq untuk menjemput dirinya.


Setelah mendapatkan pesan balasan dari Ahmad Rafiq, Ainun pun segera bersiap dan memberitahukan kepada kedua orang tuanya.


Umminya Ainun pun segera memasak makanan spesial untuk menyambut kedatangan menantunya, dan meminta Ainun membantunya.


Setelah mempersiapkan barangnya yang akan di bawa pulang, Ainun pun membantu Umminya memasak cumi asam manis pedas, sayur asem, ikan salmon dan sambel ijo untuk menyambut kedatangan Ahmad Rafiq.


Setelah hampir 1 jam memasak selesai, Ainun pun segera berberes rumah membantu kedua orang tuanya dan bersiap mempersiapkan dirinya.


Tidak lama kemudian, Ahmad Rafiq pun datang dan Abah juga Ummi Ainun juga Ibu Ayu menyambut kedatangan Ahmad Rafiq.


"Assalamualaikum Ummi, Abah," ucap Ahmad Rafiq.


"Waalaikumussalam, Nak Ahmad Rafiq, apa kabar?" tanya Ummi dan Abahnya kepada Ahmad Rafiq.


"Alhamdulillah saya baik Ummi, Abah.. Ummi dan Abah apa kabar?" tanya Ahmad Rafiq.


"Alhamdulillah kami baik," jawab Ummi dan Abahnya Ainun.


"Humm maaf ini siapa Bu?" tanya Ahmad Rafiq.

__ADS_1


"Ini namanya Bu Ayu, memang pas waktu kalian menikah, Ibu Ayu ada di kamar, jadi mungkin kamu gak kelihatan, Ibu Ayu ini sudah seperti keluarga sendiri bagi kami," jawab Umminya Ainun.


"Owh Masya Allah, Ibu Ayu apa kabar baik? perkenalkan saya Ahmad Rafiq istri dari Ainun," ucap Ahmad Rafiq.


"Owh ini suami dari nak Ainun, salam kenal ya...Ibu Ayu senang bisa ketemu dan kenal dengan nak Ahmad Rafiq, suami dari Ainun ini," ucap Ibu Ayu.


"Iya Bu, senang bisa kenal ibu juga," ujar Ahmad Rafiq.


"Ohya yaudah yuk masuk dulu, makan.. nanti baru di lanjut ngobrolnya," ujar Umminya Ainun.


"Iya Ummi," Ahmad Rafiq pun masuk ke dalam rumah.


"Ini Ummi masak sayur asem, ikan salmon, cumi asam pedas manis, sama sambel ijo, suka kan? karena Ummi pernah lihat dulu nak Ahmad Rafiq suka banget makan ini," ujar Umminya Ainun.


"Hehehe wah suka banget dong saya ummi," jawab Ahmad Rafiq.


"Nak, apa kabar?" tanya Abahnya yang dari dalam.


"Alhamdulillah baik, Abah apa kabar juga?" tanya Ahmad Rafiq.


"Iya Abah, hehehe..maaf ya saya baru sempat ke sini," ujar Ahmad Rafiq.


"Gak papa, Abah kamu ke sini aja sudah senang banget.. nanti kita makan bersama ya sebelum kamu pulang, Abah juga bentar lagi mau ke pondok," ujar Abahnya.


"Iya Abah kita makan dulu, nanti saya ikut bentar ya Abah ke pondok," ujar Ahmad Rafiq.


"Iya yuk makan saja sekarang karena Abah juga sudah lapar hehe, dan kamu boleh kok ikut Abah ke pondok," ujar Abahnya.


"Iya Abah...," ujar Ahmad Rafiq.


"Iya ini...," Umminya pun mempersiapkan makanan tersebut.

__ADS_1


"Enak lah makanan istriku ini," ujar Abahnya.


"Hehehe Abah bisa saja, selalu deh ngerayu Ummi.." ujar Umminya.


"Yaudah yuk makan..." ujar Umminya.


"Iya Ayuk..." ujar Abahnya.


"Iya Abah, Ummi...." ujar Ahmad Rafiq, yang segera melanjutkan makannya.


Begitupun dengan Ainun, Ibu Ayu dan Umminya Ainun segera melanjutkan makan mereka.


Setelah selesai makan, mereka pun melanjutkan makannya


Setelah selesai makan, Abahnya pun ke pesantren dan di ikuti oleh Ahmad Rafiq yang ingin mampir sebentar ke sini.


Sedangkan Ainun yang menunggu kedatangan Ahmad Rafiq lebih memilih membantu Umminya di rumah, walau ia sendiri rindu ingin ke pesantren.


********


"Ai, kamu kenapa tiba tiba menginap gak bilang? perasaan kamu tadi pagi bilang cuman mau ke taman, mampir ke pesantren terus mampir ke rumah bentar? kok jadi nginap?" ujar Ahmad Rafiq, saat mereka telah sampai di rumah.


"Iya awalnya emang ingin nenangin diri di taman, terus mampir ke pesantren dan rumah bentar, tapi aku rasa aku pengen nginap di sana, pumpung ke sana.. karena kan kalau sudah di sini susah mau ke sana, capek juga bolak balik ke sana," ujar Ainun.


"Oooh oke, ohya emang kamu ada masalah apa sih, sampai nenangin diri ke taman? dan mulai tadi aku lihat kamu juga seperti melamun kayak waktu itu? kamu kenapa? ada masalah apa sih? jika ada masalah, kamu boleh cerita ke saya... saya kan juga suamimu, hemm bisa jadi teman cerita mu juga jika kamu mau," ujar Ahmad Rafiq.


"Hemm ya gak papa kok saya, lagipula masalah saya, bukan masalah kamu juga kan? iya...kita memang suami istri tapi.. tak lebih di atas kertas kan?" ujar Ainun yang membuat Ahmad Rafiq terdiam dan kelu untuk beberapa saat.


"Iya, kamu benar... tapi bagiku itu tak mempengaruhi jika kamu ingin cerita ke saya sekalipun kita suami istri di atas kertas, ya kecuali kamu tidak ingin cerita juga gak papa... ," ujar Ahmad Rafiq.


"Sudahlah, lebih baik kamu fokus saja ke Salsa, kan cinta kamu hanya untuk Salsa... jadi jika ada sesuatu yang terjadi pada Salsa, baru itu masalahmu, ya kan?" tanya Ainun sedikit tertawa kecil, seakan menutupi hatinya yang sedang terluka.

__ADS_1


Ucapan Ainun membuat Ahmad Rafiq kembali terdiam dan kelu, juga bingung dengan sikap Ainun yang tak seperti biasanya.


"Hemm kenapa kamu tiba tiba bicara seperti itu? kamu cemburu....dan mulai ada rasa denganku kah?" tanya Ahmad Rafiq, yang membuat Ainun terdiam dan sedikit salah tingkah.


__ADS_2