
Tak terasa kini pernikahan mereka sudah berjalan hampir 3 bulan, Salsa yang masih penuh kebahagiaannya sebagai manten baru dan kedekatan juga kemesraannya dengan Aldo pun semakin terlihat.
Sedangkan Ainun merasakan pernikahan tersebut hambar, hubungannya dengan Ahmad Rafiq pun masih tetap seperti itu, tiada kemajuan sedikitpun.
Ainun hari ini berencana ingin ke taman untuk menenangkan dirinya dan ke pondok pesantrennya untuk berkunjung dan mengajar sebentar di sana.
Semenjak menikah ia sudah jarang ke sana, meski Ahmad Rafiq pun tak melarangnya dan Ahmad Rafiq sendiri juga masih seringkali mengurus pesantrennya sendiri.
Setelah memilih pakaian berwarna pastel dan jilbab berwarna vanilla yang Ainun rasa cocok ia pakai, Ainun pun segera pergi ke taman dan ke pondok pesantrennya, jika sempat ia juga ingin menengok kedua orangtuanya.
*****
"Mas Al, mau ke mana ke pagi pagi ini? katanya libur dan mau pergi jalan jalan pagi kita?" tanya Salsa saat melihat Aldo sudah berpakaian rapi.
"Ia, yaa Allah sorry ya, aku lupa bilang. Iya aku mau ada meeting di kantor sama papa pagi ini, kalau kamu gak percaya, kamu bisa tanya ke Papa," ujar Aldo.
"Oooh, begitu ya mas.. yaudah gak papa mas, aku percaya kok mas. Makan dulu yuk mas, aku sudah goreng telur dadar, ceplok juga ada omelette untuk sarapan kita pagi ini.
Mama sama Papa mungkin sudah di bawah, tadi Farah sama Fatah juga sudah aku bilang, cuman masih ganti pakaian sekolah dan bersiap siap mereka, katanya nanti nyusul ke bawah.
Aku juga gak tau sudah selesai atau belum mereka," ujar Salsa.
"Iya, oke aku akan turun ke bawah. Makasih ya sayang sudah percaya sama aku dan masakkin enak untuk aku." Aldo menatap Salsa begitu dalam, hingga membuat Salsa salah tingkah.
"Iya mas ... yuk turun ke bawah." Salsa pun menatap dalam kepada Aldo dengan tersenyum.
Salsa pun menunggu Aldo yang bersiap karena Salsa ingin mereka turun bersama.
Setelah Aldo selesai bersiap, Salsa pun mengajak Aldo untuk turun bersama.
"Sudah selesai? yuk turun Al,"ujar Salsa mengajak Aldo untuk turun.
"Iya, yuk.. " Aldo pun menggemgam tangan Salsa untuk turun ke bawah.
****
"Nah, ini sudah datang yang di tunggu," ujar Mamanya Aldo.
Salsa pun tersenyum ke arah mereka, begitupun dengan Aldo.
Fatah, Farah, Mamanya Aldo dan Papanya yang sudah menunggu di meja makan.
"Yaudah yuk makan,." ujar Mamanya Aldo, dan mereka pun segera makan.
"Ohya Al, nanti jadi kan ke kantor?" tanya Papanya Aldo.
__ADS_1
"Iya Pa, jadi .. ini Aldo sudah siap kok, hehe ... masa' gak jadi Pa.." ujar Aldo.
"Oke, agak cepat ya Al makannya, soalnya takut keburu telat." ujar Papanya.
"Iya Pa..." ujar Aldo, yang segera melanjutkan makannya.
"Farah dan Fatah, tenang aja makannya jangan terburu buru ya ... nanti biar bunda yang anterin kalian sekolah ya," ujar Salsa.
Semenjak ia telah menikah dengan Aldo, Salsa meminta di panggil Bunda oleh Fatah dan Farah.
"Iya Bunda, terimakasih ya Bunda.." ujar Farah dan Fatah.
"Makasih ya Salsa, sudah jadi ibu untuk Farah dan Fatah juga mau menyayangi dan antar mereka," ujar Mamanya Aldo.
"Iya Ma, sama sama karena ini sudah kewajiban Salsa." ujar Salsa yang berhenti sejenak sebelum melanjutkan ucapannya.
"Setelah menikah dengan Aldo, Salsa sudah punya kewajiban untuk mengurus Aldo juga Farah dan Fatah. Dan Salsa senang kok karena itu sudah tugas Salsa," ujar Salsa kembali.
"Masya Allah Mama gak salah memilih menantu ini." ujar Mamanya Aldo dengan tersenyum.
"Hehehe Mama bisa aja, Salsa juga bersyukur bisa menjadi bagian dari kalian, dari Mama dan keluarga ini. Aku bersyukur banget Ma. ." ujar Salsa.
"Alhamdulillah, Mama juga bersyukur banget," ujar Mamanya Aldo.
"Yaudah yuk lanjut makan, kok malah asyik dengerin obrolan..ntar telat loh," Papanya Aldo mengingatkan karena mereka yang sedang asyik mengobrol.
Setelah selesai sarapan pagi, Aldo pun segera pergi ke kantor bareng Papanya.
Sedangkan Salsa segera bersiap untuk mengantar Farah dan Fatah ke sekolah.
"Ma, Salsa tinggal dulu gak papa ya, atau Salsa bantu Mama dulu ya bereskan sisa makanan ini," ujar Salsa.
"Gak papa, wes berangkat o ntar telat loh. Biar mama yang bereskan sekalian bersih bersih rumah. Kamu kan bisa bantu mama ntar kalau sudah pulang antar mereka," ujar Mamanya Aldo.
"Oke deh Ma, Salsa berangkat dulu ya Ma ... Salsa pamit dulu ya Ma," Salsa pun segera pamit ke Mamanya dan mengantarkan Farah juga Fatah.
"Yuk berangkat Farah, Fatah.. sudah siap semua kan? gak ada yang ketinggalan?" tanya Salsa memastikan.
"Iya Bunda, sudah ... yuk," ujar Farah dan Fatah.
Salsa pun segera mengantarkan mereka pergi ke sekolah.
******
"Al, ini kenapa mobil Papa ya, kok sepertinya mogok ya ..." ujar Papanya.
__ADS_1
"Iya Pa, terus gimana dong? bentar lagi kita harus sampe pula ke kantor," ujar Aldo cemas.
"Bentar biar ini Papa telpon temen Papa, buat memimpin dulu atau undur sebentar," Papanya Aldo pun segera menelfon temennya.
"Ohya Pak ... nanti bawa mobil ini ya ke bengkel buat di perbaiki," ujar Papanya Aldo kepada supir.
"Iya Pak.." ujar supirnya.
"Oke, Pak, terimakasih ..." ujar Papanya Aldo kepada orang di sebrang telfon sana.
"Ohya Al, tadi Papa sudah telfon teman Papa katanya dia akan ngatur pertemuan di kantor sana untuk sementara sebelum Papa datang. Dan katanya temen Papa ada yang ingin jemput Papa juga, jadi nanti kita bareng dia aja ya," ujar Papanya.
"Alhamdulillah gitu ya Pa ... oke deh Pa," ujar Aldo.
Mereka pun menunggu kedatangan temen Papanya Aldo.
Hingga 15 menit kemudian pun temen Papanya datang dan menjemput mereka.
"Nah itu temen Papa, yuk Al," ujar Papanya yang segera turun dari mobil dan mengajak Aldo untuk turun.
Mereka pun segera turun menghampiri temen Papanya Aldo.
"Gimana kabar Pak? ini kenapa mobilnya? mogok ya? yuk ke mobil ..." ujar temennya.
"Iya mogok Pak, gimana tadi sudah di atur kan mereka agar menunggu? yasudah yuk.." ujar Papanya Aldo.
"Iya Pak tadi sudah di atur, alhamdulillah... mungkin sebentar lagi di mulai, iya pak ayuk." ujar temennya, mereka pun segera menuju mobil.
Selama perjalanan tanpa sengaja, Aldo pun melihat Ainun di taman dan Aldo meminta memberhentikan mobil tersebut.
"Ainun..." lirih Aldo.
"Ngapain Ainun di taman ya? nunggu seseorang kah? kok terlihat melamun? apa aku samparin aja ? karena sudah cukup lama juga gak bertemu dengannya.. mungkin dia sudah menikah dengan Ahmad Rafiq, karena dari yang ku dengar hari pernikahan kita sama ... toh Salsa juga bertanya ke aku tentang Ainun, sahabatnya ... Yasudalah aku turun aja buat hampirin dia," lirih Aldo kembali.
"Pa, Al turun di sini ya, nanti Al nyusul," ujar Aldo yang membuat Papanya bingung.
"Loh, Al.. tapi kan kita harus ke kantor keburu telat," ujar Papanya, mencoba engingatkan Aldo.
"Iya Pa, bentar saja.. Papa sama temen Papa duluan saja, nanti Al nyusul, karena Al ada urusan penting, sebentar aja Pa ...." ujar Aldo kepada Papanya.
"Humm begitu ya Al, urusan apasih Al sampai harus buat kamu turun? sementara sebentar lagi meeting di mulai, meeting juga penting Al untuk perusahaan kita ... Tapi yasudalah jika itu mau mu, Papa akan turunkan kamu di sini, tapi jangan lama lama nanti cepat nyusul ya,"ujar Papanya yang terlihat kesal.
"Iya Pa, ada Pa urusan penting tapi bentar aja kok Pa nanti Aldo lekas nyusul ke kantor.. Makasih ya Pa, maaf sebelumnya," ujar Aldo yang merasa tak enak hati.
"Okee Al, yasudalah gak papa. Lekas selesaikan urusanmu dan ke kantor ya ... Kami duluan ya Al," ujar Papanya.
__ADS_1
"Iya Pa terimakasih banyak ya Pa, atas pengertiannya. Maaf sebelumnya merepotkan dan bikin Papa kesal, tapi Aldo usahakan insya Allah datang ke kantor tepat waktu sebelum rapat di mulai," ujar Aldo.
"Okee Al, yasudah turunlah sekarang Al," Papanya pun segera meminta temennya menghentikan mobilnya agar Aldo segera turun, Aldo pun segera turun dari mobil tersebut dan menghampiri Ainun yang sedang melamun duduk sendirian di taman itu.