Tuan Arogan Takluk Pada Istri Kecilnya

Tuan Arogan Takluk Pada Istri Kecilnya
Part 149.


__ADS_3

Mata Janet tajam menatap wanita itu, dia terlihat begitu kesal.


Donald mendekat pada Janet, lalu meraih tangan Janet untuk pergi dari sana.


"Sudah, ayo kita pergi, biarkan saja mereka!" kata Donald menggenggam tangan Janet.


"Sungguh memalukan, memang bisanya bersembunyi dibalik wanita, dasar sampah!"


"Apa katamu, bilang sekali lagi, brengsek! sialan kau!" Janet dengan cepat menarik rambut wanita itu, dan dengan tarikan kuat wanita itu sampai menunduk memegang rambutnya yang ditarik Janet.


"Aaa...tolong, tolong!" teriak wanita itu dengan kencang.


"Hei, lepaskan temanku..heii..lepaskan dia!!" jerit wanita yang satu lagi menarik tangan Janet.


"Kau perlu dikasih pelajaran, mulutmu kurang ajar sudah menghina suamiku..kau pikir siapa dirimu berani-beraninya menghina Donald Jhonson, apa kau mau keluargamu menjadi bangkrut karena telah menghina ahli waris Group Jhonson, sialan!" Janet berteriak juga seraya semakin menarik rambut wanita itu sampai terduduk di lantai.


Suasana ruang VIP jadi ramai dan ribut karena suara teriakan para wanita itu, menjerit kesakitan dan menjerit minta tolong.

__ADS_1


"Hei, kau dasar sampah..kau diam saja melihat istrimu menganiaya temanku, cepat hentikan dia!!" jerit wanita yang mencoba menolong temannya yang ditarik Janet semakin kuat.


"Jangan karena kau perempuan, aku tidak berani menamparmu..dari tadi aku diam saja membiarkan kalian menghinaku, apa kalian tidak takut kalau ku tuntut karena telah mencemarkan nama baikku, kau sudah lancang bicara tidak pantas padaku, aku bukan penyuka sesama jenis, camkan itu!" kata Donald dengan tajam, dia sudah tidak tahan dengan hinaan yang dilontarkan kedua wanita itu padanya.


Sementara Janet sudah membuat wanita yang satu lagi berbaring dilantai, dengan Janet berada di atas tubuhnya sembari menarik rambut wanita itu, dan juga sesekali menampar wajah wanita itu.


"Aaaa...tolong! tolong!" jeritannya melengking menahan sakit dikulit kepalanya.


Dua orang petugas masuk tergesa-gesa kedalam ruang VIP tersebut, dan mencoba menarik Janet dari atas tubuh wanita itu.


"Jangan sentuh istriku..berhenti!" teriak Donald melihat dua petugas itu akan menarik Janet.


"Tarik dia..tarik diaa..sakit, rambutku sudah lepas dari kepalaku...aku akan menuntutnya, kepalaku botakk!!" jeritan wanita itu begitu berisik sambil memegang rambutnya yang ditarik Janet.


"Rasakan, makanya mulutmu itu jangan sembarang menghina orang tanpa kau tahu kebenarannya, kau yang sampah..orang tuamu sampah, adikmu sampah, kakakmu sampah...semua keluargamu sampah!" teriak Janet menarik baju wanita itu sampai terdengar suara robekan baju.


Srekk!

__ADS_1


"Aaaa...aku akan tuntut kau, kau menganiaya seorang Selebriti, aku akan pastikan kau masuk penjara!!" teriak wanita itu histeris.


"Kau yang akan ku tuntut!" teriak Janet tidak mau kalah lebih histeris lagi.


Akhirnya Janet melepaskan wanita itu, setelah dia merasa puas karena telah melampiaskan kesalnya karena mengatai Donald sebagai sampah penyuka sesama jenis.


Wanita itu menangis histeris melihat keadaannya yang mengenaskan, rambut yang awut-awutan dan baju mahalnya robek tidak berbentuk lagi.


Dengan cepat temannya menutupi tubuh temannya tersebut, dan mendekapnya untuk menenangkannya yang histeris melihat kondisi tubuhnya.


"Aku akan menuntutmu, aku akan pastikan kau berlutut meminta maaf padaku, aku tidak terima sudah kau aniaya..kau dasar perempuan monster!!" teriak wanita itu sembari menangis histeris.


"Tuntut saja, kau pikir aku takut!" sahut Janet dengan nada tajam menatap wanita itu dengan galak.


Semua Pelayan toko yang menyaksikan kejadian itu tidak bisa berbuat apa-apa, karena mereka tidak bisa melerai Janet yang mengganas, dan sekuriti tidak diperbolehkan Donald menyentuh Janet.


"Ayo sayang, kita pulang!" sahut Janet merangkul lengan Donald, lalu menarik Donald keluar dari ruang VIP tersebut.

__ADS_1


Suasana ruang VIP yang ditinggalkan masih riuh dan berisik dengan suara tangisan wanita yang mengenaskan hasil perbuatan Janet.


Bersambung.....


__ADS_2