Tuan Arogan Takluk Pada Istri Kecilnya

Tuan Arogan Takluk Pada Istri Kecilnya
Part 48.


__ADS_3

Damian mematung ditempatnya berdiri, dia memegang gagang pintu dengan erat.


Dipandangnya Leticia, menunggu apa yang diinginkan oleh Leticia.


Ada semacam harapan yang sangat ingin Damian harapkan, kalau Leticia akan tidur malam ini menemaninya.


Leticia mengulurkan tangannya yang memegang obat Damian.


Damian melihat kearah tangan Leticia yang terulur, satu plastik berisi obatnya.


"Oh!" kata Damian mengulurkan tangannya untuk menerima plastik obat tersebut dari tangan Leticia.


Dia merasa kecewa, ternyata Leticia ingin memberikan obatnya yang kelupaan.


Tangan Damian meraih plastik obat tersebut dari tangan Leticia.


Tapi genggaman tangan Leticia pada plastik obat tersebut tidak dilepaskannya.


"A..aku mau membantu Tuan berganti pakaian, pasti sulit untuk membukanya karena tangan kanan anda terluka" kata Leticia dengan hati-hati, dia merasa malu menawarkan diri ingin membantu Damian.


Wajah Damian yang tadi begitu redup, seketika langsung cerah mendengar apa yang dikatakan Leticia barusan.


Damian melepaskan tangannya yang memegang plastik obat ditangan Leticia.


Damian membuka lebar-lebar pintu kamar untuk mempersilahkan Leticia masuk kedalam kamar.


Perlahan langkah kaki Leticia masuk kedalam kamar, dan terus berjalan menuju nakas di sebelah tempat tidur.


Meletakkan plastik obat di sana.

__ADS_1


Damian menutup kembali pintu kamar, sudut bibirnya menyunggingkan senyuman senang.


Leticia membalikkan badannya menghadap kearah Damian.


"Aku akan ambilkan baju tidur anda dulu, apakah anda akan membersihkan diri dikamar mandi atau hanya lap badan saja Tuan?" tanya Leticia dengan sedikit canggung.


"Aku akan membersihkan badan dikamar mandi" kata Damian.


"Oh, baiklah" sahut Leticia.


Leticia menunggu Damian datang menghampirinya, Leticia berdiri diam ditempatnya.


Damian pun melakukan hal yang sama, dia berdiri ditempatnya memandang Leticia.


Mereka saling memandang satu sama lain, tidak ada niat untuk mendekat.


Leticia melihat kalau Damian jadi hati-hati untuk mendekat padanya, karena selama ini Leticia akan marah kalau Damian mendekat kepadanya.


Leticia terbatuk kecil untuk menghilangkan kecanggungan diantara mereka.


Akhirnya dia pun berinisiatif untuk mendekat pada Damian.


"Mari ku bantu melepaskan pakaian anda Tuan" kata Leticia setelah berdiri di hadapan Damian.


Damian membiarkan Leticia membuka pakaiannya, dia akan menikmati momen ini dengan baik.


Perlahan Leticia melepaskan jas Damian, dan menaruhnya ke atas tempat tidur.


Tangan kecil Leticia perlahan membuka kancing kemeja Damian satu persatu, dan menarik kemeja tersebut keluar dari dalam celana Damian.

__ADS_1


Leticia sudah ada beberapa kali melihat Damian setengah polos, tapi baru kali ini dia memperhatikan tubuh Damian dari jarak dekat.


Tubuh Damian terlihat sangat kekar dengan bisep yang menonjol, dada bidang dan perutnya tampak rata berotot.


Leticia mengedipkan matanya tidak percaya, dia tanpa sadar mengagumi bentuk tubuh Damian, dia merasa jadi seperti gadis mesum.


Leticia jadi merasa canggung membantu Damian melepaskan pakaiannya, tapi dia harus membantu Damian, menahan rasa canggung yang dirasakannya.


Perlahan Leticia melepaskan lengan kemeja Damian, dan berhati-hati melepaskan lengan yang disebelah kanan.


Mata Damian tidak lepas memandang wajah Leticia yang tengah membuka pakaiannya tersebut.


Leticia pun berhasil melepaskan kemeja Damian dari tubuh pria itu.


Leticia meletakkan kemeja Damian ke atas tempat tidur.


Lalu membuka tali pinggang Damian, dan menariknya dari celana Damian.


Dia hanya bisa membuka sampai disitu saja, selanjutnya Leticia tidak berani untuk membuka celana Damian.


Leticia meraih kemeja dan jas dari atas tempat tidur.


"Silahkan pergi membersihkan diri anda Tuan" kata Leticia, "Aku akan ambil baju tidur anda dulu "


"Aku tidak bisa membersihkan badan kalau masih memakai celana panjang" kata Damian.


Wajah Leticia sontak memerah mendengar perkataan Damian, dia tidak mungkin membuka celana Damian juga.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2