Tuan Arogan Takluk Pada Istri Kecilnya

Tuan Arogan Takluk Pada Istri Kecilnya
Part 90.


__ADS_3

Damian merasa Letisia begitu lama di pantry membuat kopi, dia merasa gelisah diruang kantornya.


Dan dia tidak fokus lagi melanjutkan untuk mengerjakan memeriksa pekerjaannya.


Damian bangkit dari kursinya, dan dengan langkah panjang dia keluar dari ruang kantornya, dan bergegas menuju ruang pantry.


Didepan pintu pantry Damian melihat Letisia tengah menyeduh kopi.


Damian tersenyum senang melihat Letisia ternyata memang lagi sedang membuat kopi untuknya.


"Kenapa begitu lama sayang?" tanya Damian seraya berjalan masuk kedalam pantry.


Letisia terkejut mendengar suara Damian dibelakangnya, dia tidak menyangka Damian begitu tidak sabaran untuk minum kopi buatannya.


"Ini sudah selesai" kata Letisia meletakkan cangkir kopi keatas tatakan cangkir.


"Hmm, wangi sekali..pasti enak" kata Damian berdiri dibelakang Letisia.


Damian menghirup aroma tubuh Letisia, dia berbohong soal aroma kopi.


Baru beberapa menit saja ditinggal Letisia, dia sudah rindu pada istri kecilnya tersebut.


Wajahnya semakin menunduk untuk merasakan aroma tubuh Letisia yang sangat disukainya.


Letisia mengangkat cangkir kopi yang baru selesai diseduh nya.


"Ini kopinya sudah selesai Tuan!" kata Letisia membalikkan badannya menghadap ke arah Damian.


Dengan cepat Damian meraih kopi dari tangan Letisia, hampir saja cangkir itu terjatuh karena dia terlalu dekat dibelakang Letisia.

__ADS_1


Dan Letisia juga terkejut melihat Damian berdiri tepat dibelakangnya, hampir saja kopi yang dia pegang jatuh kalau tidak diraih Damian dengan cepat.


"Tuan!" ujar Letisia dengan nada kesal pada Damian.


Sudah tahu dia sedang membuat kopi, kenapa berdiri tepat dibelakangnya.


Wajah Letisia terlihat cemberut menatap Damian karena kesal.


Dan, itu malah membuat Damian jadi gemas melihat wajah istrinya yang imut.


"Maaf sayang" ucapnya tersenyum seraya menarik pinggang Letisia untuk merapat ke tubuhnya.


Damian ingin mengecup istrinya yang terlihat menggemaskan itu.


Tindakannya itu malah membuat Letisia jadi semakin kesal, dia mencoba mendorong tubuh Damian dengan kedua tangannya.


Letisia mengurungkan niatnya yang ingin mendorong tubuh Damian.


Cup!


Damian tiba-tiba mendaratkan satu kecupan dipipi Letisia, dia sudah tidak tahan melihat wajah istrinya yang lagi cemberut.


"Tuan!" teriak Letisia tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Damian.


Damian benar-benar tidak tahu malu.


Letisia memandang wajah Damian dengan tajam, dia tidak tahu lagi mau bicara apa untuk menegur Damian.


Ini dikantor, dan akan ada orang yang melihat mereka bermesraan, sungguh memalukan.

__ADS_1


"Lepaskan aku Tuan, nanti ada yang masuk untuk mengambil minuman..ini sangat memalukan!" kata Letisia kesal.


"Baiklah sayang, ayo kita kembali!" kata Damian membawa Letisia keluar dari Pantry, tapi tidak melepaskan tangannya dari pinggang Letisia.


Letisia tidak bisa berkata lagi dengan apa yang dilakukan Damian padanya, dia terpaksa membiarkan saja pinggangnya dirangkul oleh Damian.


Damian begitu senang, Letisia tidak berontak untuk melepaskan tangannya dari pinggang istrinya tersebut.


Mereka kembali ke ruang kantor Damian.


Satu tangan Damian memegang cangkir kopi, dan satu lagi merangkul pinggang istrinya.


Mata para karyawan terlihat terkejut melihat Damian yang merangkul Letisia dengan mesra, sambil memegang cangkir kopi ditangan satu lagi.


Wajah Letisia sudah memerah menahan malu merasakan tatapan para karyawan Damian tersebut.


Sementara Damian terlihat semakin senang dengan tatapan para karyawan tersebut, dan tanpa malu dia mengecup kepala istrinya tersebut.


"Ternyata memang benar Tuan Damian telah menikah, tapi istrinya terlihat sangat muda sekali..sepertinya lebih cocok jadi keponakannya!" mulai kembali terdengar bisik-bisik karyawan wanita.


"Sstt..diam, jangan keras-keras bicaranya..nanti Tuan Damian dengar dan kau kena pecat!" bisik yang lain.


Mereka yang tadinya ingin menggosip lagi terpaksa menutup mulut mereka.


Mereka baru tersadar kalau tadi ada beberapa karyawan yang baru saja dipecat pagi ini.


Habislah mereka nanti akan bernasib sama, akan kena pecat kalau menggosip kan istri Boss mereka.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2