
Leticia tampak bimbang untuk mengambil keputusan, apakah dia naik ke mobil Jerry atau naik bis tanpa tujuan entah mau kemana.
"Kenapa tidak dengan sopir dijemput?" tanya Jerry.
Melihat Leticia tidak mau bergerak untuk datang ke mobilnya, Jerry terpaksa turun untuk mendekat pada Leticia.
Tanpa menyamarkan indentitas nya Jerry jadi pusat perhatian, pesonanya langsung menjadi pusat perhatian beberapa pasang mata yang mengenal siapa dirinya.
"Itu kan aktor Jerry yang dikabarkan tidak pernah dekat dengan seorang wanita, tapi lihat itu, dia dengan siapa? apa itu pacarnya ya?" terdengar riuh dan bisik-bisik dari beberapa wanita yang mengenal Jerry.
Leticia jadi merasa tidak enak melihat situasi yang terlihat ramai melihat kearah Jerry.
Leticia melewati Jerry yang mendekat padanya, berjalan kearah mobil Jerry dan masuk kedalam mobil.
Jerry merasa diabaikan oleh Leticia, ada sedikit rasa kecewa didasar hatinya.
Tapi begitu dia melihat Leticia masuk kedalam mobilnya, dia jadi tersenyum senang.
Dengan cepat dia masuk kembali kedalam mobil.
"Aku pikir tadi kau mengabaikan aku, ternyata mau masuk kedalam mobil!" sahut Jerry tersenyum senang, lalu masuk dan duduk disebelah Leticia.
Kemudian Jerry menutup pintu mobil.
"Aku hanya ingin menghindari pandangan dan gosip banyak orang yang mengenal anda saja" kata Leticia.
__ADS_1
Jerry semakin tersenyum senang, Leticia memikirkan reputasinya.
"Apakah kau mau langsung pulang, atau mau cari makan dulu?" tanya Jerry, nada suaranya tetap ramah.
Jerry tidak tahu merasa senang saja bicara dengan Leticia, semenjak pertama mereka bertemu di pesta sepupu jauhnya, Jerry berhasil menyelidiki siapa Leticia sebenarnya.
Leticia seorang anak adopsi yang dijual sebagai penebus hutang orang tua angkatnya pada Damian.
Dan terpaksa menikah dengan Damian atas paksaan Ibu Damian, dan tanpa ada rasa cinta diantara mereka.
Jerry tahu siapa Damian sebenarnya, seorang playboy kelas kakap yang sudah mencicipi berbagai wanita.
Seorang Ceo yang disegani dan ahli dalam berbisnis, dan juga selalu berhasil dalam menanam saham.
Walaupun Ibu Damian memaksa Damian untuk menikah dengan Leticia, dengan cara apapun Damian bisa untuk menolak tidak menikahi Leticia.
Atau apakah Damian sebenarnya saat pertama kali melihat Leticia, Damian sudah ada perasaan suka pada Leticia, tapi Damian tidak menyadari nya? pikir Jerry merasa sedikit heran.
Jerry memandang Leticia yang tampak sedang melamun.
"Kalau bisa mau cari makan dulu!" kata Leticia akhirnya mengambil keputusan.
Leticia percaya kalau Jerry adalah pria baik-baik, dan Jerry berteman dengan adik Damian, jadi dia yakin Jerry tidak akan mencelakainya.
"Baiklah kalau begitu, ayo kita cari makan dulu, ini sudah mulai menjelang malam, waktu yang cocok untuk makan malam!" sahut Jerry sembari tersenyum senang.
__ADS_1
Mobil pun perlahan jalan kembali.
Sementara itu di rumah sakit, diruang VVIP, Damian mendapat laporan dari Jenson bahwa Leticia belum pulang ke Mansion.
Tentu saja membuat Damian menjadi khawatir dan kembali mulai marah.
Dan perasaan Damian tidak tenang, ada perasaan negatif dalam pikirannya yang membuat dia tiba-tiba merasa ketakutan.
Sepertinya Leticia pergi meninggalkannya, dan tadi adalah kesempatan yang sangat bagus, karena Amira mengusirnya untuk pergi untuk pulang.
Damian melemparkan apa saja yang ada diruang pasien memikirkan Leticia meninggalkannya, dia seperti orang gila yang lepas kendali.
Jenson sampai ketakutan melihat Damian yang mengamuk.
"Cepat suruh yang lainnya untuk mencari istriku, aku akan pecat kalian semua kalau belum menemukan istriku!!" teriak Damian kalap.
"Baik Tuan!" angguk Jenson patuh.
Damian mengambil ponselnya, lalu menekan satu nama dilayar ponsel.
"Aku ingin Amira dihukum! kurung dia dikamar belakang selama sebulan, dan juga kirim Rita kembali ke rumah orang tuanya dan jangan pernah terlihat lagi didepan mataku! kalau tidak akan aku buat keluarganya bangkrut!!" kata Damian dengan penuh amarah yang meluap-luap.
Setelah selesai menelepon, ponselnya dia lemparkan ke lantai dengan emosi.
Bersambung.....
__ADS_1