Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 101


__ADS_3

" Astaga, kenapa aku begitu bodoh! Apa aku terlihat konyol di hadapannya tadi, Anne kau sangat gila! " Gumam Anne di atas ranjangnya hingga dirinya pun tertidur.


*******


Keesokan harinha Anne pun bangun dengan kepala sakit akibat ulahnya semalam.


" Apa semalam aku mabuk, aku bahkan tak mengigat apapun, astaga! " Gerutu Anne sembari bangun dari ranjangnya berjalan menuju kamar mandi


" Siapa yang semalam mengantarku pulang? Astaga apa aku amnesia, hidupku sangat kacau astaga " Gumam Anne sembari berendam di bath-upnya


Karena Anne yang masih mengigat keadaan dimana dirinya melihat Nielsen dan Zee, membuatnya benar-benar tak ingin bekerja hari ini.


" Ngapain kerja, punya boss mesumnya selalu di kantor sana, aku hanya obat nyamuk, huft " Guman Anne lalu keliar dari kamar mandinya.


Sementara di kantor Nielsen kebinggungan mengurus jadwal kerjanya, karena segalanya diurus oleh Anne


" Anne, apa ini kenapa tak masuk kantor! Anak ini lamaΒ² dibiarin ngelunjak juga " Gerutu Nielsen


Deg Deg Deg


" Oh astaga ada lagi dengan jantungku, kenapa disaat aku menyebut namanya jantung ini berdebar sangat kencang, aku akan pergi untuk menemuinya " Ucap Nielsen, lalu berjalan keluar ruangannya menuju rumah Anne


Ting tong, Bel rumah Anne berbunyi. Anne pun berlari untuk membukanya dan melihat bahwa itu adalah Nielsen

__ADS_1


" Hahhh, aku tak bekerja hari ini pak, Maaf kepalaku sakit " Ucap Anne


Cup, sebuah ciuman mendarat di bibir Anne


Brukkkk " Apa yang kau lakukan pak, dasar boss mesum " Bentak Anne, lalu berjalan pergi dari hadapan Nielsen


" Cih, semalam saja kau sangat jujur tetapi lihatlah tingkahmu ini, apa kau melupakan segalanya ahahaha " Bathin Nielsen


Nielsen yang gemas dengan tingkah Anne pun terus menggangunya.


" Hentikan tingkah konyolmu ini boss, atau kekasihmu akan salah paham denganku " Seru Anne yang wajahnya sudah memerah bagaikan udang rebus


" Benarkah? Tetapi Kekasih tak ada disini saat ini, apa kau akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini An " Balas Nielsen


Namun naas di Anne, Anne yang mendorong Nielsen justru terjatuh di atas sofa dan Nielsen tepat berada di atas tubuhnya.


Hingga Anne pun bisa merasakan detakan jantung milik Nielsen.


" *Daebak, mati sudah aku, aduh boss bagaimana bisa aku berhenti mencintaimu jika seperti ini! huhuhuhu mama " Bathin Anne


" Mampus kau Anne, kau takkab bisa lari dariku lagi " Bathin Nielsen*


Keduanya hanya bergulat dalam hati masing-masing

__ADS_1


" Boss, minggirkan tubuhmu " gerutu Anne


" Hhhmm sudah ku katakan kekasihku tak ada disini, lagipula aku bisa membagi waktu antara kau dan kekasihku " Ucap Nielsen menggoda Anne


" Astaga lihatlah wajahnya, ingin ku terkam kau sekarang juga " Bathin Nielsen


Nielsen sangat menikmatinya, ketika dirinya menggoda Anne dan wajahnya menjadi sangat merah merona.


" Cihhhh sekalipun kau bisa membagi waktu, maaf aku tak bisa! " Jawab Anne lalu berusaha sekeras mungkin mendorong tubuh Nielsen


" Shitsss! Kenapa tubuhnya seperti batu, berat sekali " Bathin Anne


" Hahahhaha An, berhentilah membuatku tertawa, jika kau membuatku tertawa lagi kau akan ku telan " Ucap Nielsen


" Dasar pria mesum, jisss " Balas Anne lalu menutup matanya karena tak ingin melihat wajah Nielsen yang tepat dihapannya.


Nielsen pun tanpa menunggu lama langsung, mendekap kedua tangan Anne di bawah tangannya,Anne yang merontak-rontak tak berhasil menyelamatkan dirinya.


Nielsen pun mulai menciumi Anne, Anne hanya membalakkan kedua matanya yang berkaca-kaca karena tak dapat melawan pria itu.


Mijn Lieveling readers, so sorry! πŸ™ˆπŸ™πŸ˜‡


Beberapa hari ini Author gabut dengan sikon, jadi ga sempet buat up, but promise today 3-5 i'll Up, Only for ya'all

__ADS_1


Dikke Love voor jullie, Don't forget to Vote 🧑


__ADS_2