Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 094


__ADS_3

" Bagaimana aku bisa melupakannya pak, aku kan Assisten Pribadi bapak, jadi apapun yang menyangkut bapak aku harus mengetahuinya " Ucap Anne dengan melototkan matanya ke arah Nielsen


" Idih sejak kapan kamu seperti itu An, horor tau tatapanmu itu " Ucap Nielsen sembari menggosok tangannya di wajah Anne


" Jisss dasar pak Jorok tahu, jangan sentuh pak, nanti anda menularkan virus padaku pak " Ucap Anne sembari tersenyum lepas dari biasanya.


Nielsen hanya menatap Anne dan melanjutkan menyetir mobilnya


" Sial, andai saja senyumannya ini adalah milikku! " Bathin Nielsen kacau balau


" Pak, pak boss " Panggil Anne


" Kenapa An " Tanya Nielsen panik


" Rumahku kelewatan pak hu hu hu " Gumam Anne


" Astaga maafin ya An " Sahut Nielsen


Nielsen pun memutar balik mobilnya ke arah rumah Anne.


" Mau singgah pak " Tanya Anne yang turun dari mobil Nielsen


" Kau adalah assistenku tentu aku akan singgah untuk meminum segelas kopi dan merehatkan tubuhku " Jawab Nielsen


" Baiklah, Silahkan Boss " Ucap Anne tersenyum lalu berjalan masuk ke dalam rumahnya


Nielsen pun mengikutinya dengan senyuman tipis di bibirnya.


Saat Anne memasuki rumahnya Anne pun memainkan musik melalui speaker bluetoothnya dengan judul lagu Music To My Eyes- Bradley Cooper Ft Lady Gaga


Saat Nielsen mendengar lagu tersebut, sekujur tubuhnya bergetar merasakan betapa ia sungguh² ingin memiliki Anne seutuhnya.


Nielsen pun berjalan menuju dapur dan mendekati Anne yang sedang membuat kopi bagi mereka. Lalu mengulurkan tangannya pada Anne untuk mengajaknya berdansa


Tanpa banyak tanya Anne, Ia hanya mengulurkan jari² lentiknya dan mengapai jemari Nielsen.

__ADS_1


Keduanya pun berdansa mengikuti hentakan musik tersebut * Hmmmm siang yang romatis bukan, bagi pasangan yang sedang jatuh cinta *


Nielsen memeluk erat pinggul Anne, Anne hanya membalakkan matanya dan menatap wajah tampan milik Nielsen.


" Astaga, apa yang sedang terjadi ini? Jantungku! Oh Lord Have Mercy On Me! Am I Falling in Love With Him?! Dam* I Love Him ;"( " Bathin Anne


Bathin Anne berkecamuk setelah ia menyadari bahwa dirinya telah mengetahui jawabannya yang di cari selama ini di dalam kedua mata milik Nielsen


" Boss, sepertinya kopi telah jadi " Ucap Anne lalu melepaskan pelukan Nielsen dan berjalan menuju toilet bukannya ke dapur


" Ya Tuhan berikan aku satu kesempatan untuk memenangkan cintaku ini " Bathin Nielsen


Sementara di dalam toilet Anne sedang menangisi dirinya. Karena merasa bersalah telah menaruh hati kepada Nielsen.


" Lama sekali dia mengambil kopinya " Gumam Nielsen


Nielsen yang sejak tadi menunggu kopi buatan Anne pun merasa gelisah.


Nielsen pun berjalan menuju dapur untuk mencari Anne.


" Anne, apa kau lakukan di dalam sana? Apa kau menangis? " Tanya Nielsen dari balik pintu toilet panik, karena mendengar tangisan Anne


" Ahhh, aku takpapa Boss " Ucap Anne sembari keluar dari toilet dan mengusap air matanya.


" An, apa kau sakit? Ayo kita ke rumah sakit An " Ajak Nielsen yang merasa panik karena melihat kondisi Anne yang benar² terlihat kalut.


" Boss, Kopi " Sahut Anne dari belakang Nielsen


" Kamu benar takpapa An " Tanya Nielsen sekali lagi kepada Anne


" Apa dia benar² peduli padaku! Ku mohon hentikanlah itu Tuan, jika tidak mana bisa aku berhenti mencintaimu " Bathin Anne


" Anne, Anne jawab aku " Sahut Nielsen panik karena melihat Anne terdiam


" mmm maafkan Aku boss " Jawab Anne lalu berjalan menuju speakernya dan mematikan lagu yang di mainkannya tadi.

__ADS_1


" Apa kau menyukai lagu itu " tanya nielsen


" Iya Boss, aku sangat menyukai lagu itu, mendengarnya membuatku bisa mengerti apa yang hatiku inginkan " Jawab Anne


" Benarkah, kalau begitu apa yang hatimu inginkan sekarang " Tanya Nielsen


" Hatiku menginginkan " Ucapan Anne terhentikan dengan panggilan masuk di ponselnya.


Drrtt


Drrtt


" Sialan siapa itu, aku baru saja akan mengetahui isi hatinya, penelpon sialan itu memang tak tahu malu " bathin Nielsen


" Hallo, siapa ya " Tanya Anne


(......)


" Tuan Alex " Sahut Anne


" Apa pria itu yang menghubunginya, dasar penggangu berani sekali dia " Bathin Nielsen emosi mendengar Anne menyebut nama pria lain di bibirnya.


(......)


" Baiklah Tuan, jam berapa? Tanya Anne


(......)


" Baiklah, sampai jumpa Tuan " Jawab Anne lalu mengakhiri panggilan Alex


" Minta Vote Kaka "



Stay Safe Everyone 😚

__ADS_1


Author akan Up terus but Readers juga harus Vote Terus ya 🧡


__ADS_2