
Zee ialah wanita yang sangat dan masih tergila-gila dengan Nielsen suaminya
" Apa yang kau lakukan disini, kenapa kau berada di dalam rumahku? " Tanya Anne dengan nada panik namun dirinya berusaha untuk tetap tenang dihadapan wanita itu
" Aku, ngapain ya? Aku ingin bunuh kamu wanita jal*ang! " Teriak Zee
Zee pun melangkah dengan sangat cepat menuju Anne dan menarik rambutnya dan mulai menyiksanya
Anne yang sedang merasa down dan perih dihatinya, pun berusaha untuk melawan tetapi tetap saja tak bisa berbuat apa untuk melawannya
Anne pun diperlakukan dengan tak wajar oleh Zee, mulai dari tendangan hingga jambakan serta tamparan yang bertubi-tubi membuat wajahnya kini tak berbentuk
Pukulan tak henti-henti dihujami oleh Zee, Anne kini telah terduduk di atas lantai bermandikan darah
Sementara di negara C Nielsen telah selesai melakukan tugasnya dan ingin segera kembali untuk menemui Anne karena dirinya sudah sangat merindukannya
" Niels kau tinggallah bersama kami malam ini saja " Ajak Max
" Lain kali sajalah Max, aku harus kembali! Perasaanku tidak enak, karena berkali-kali menghubungi Anne namun tetap tak dijawab " Balas Nielsen
__ADS_1
" Astaga pengantin baru masih hangat-hangatnya, baiklah apa boleh dibuat, kau hati-hatilah saudaraku, aku akan merindukanmu! " lanjut Max memeluk Nielsen untuk melepaskan untuk kembali ke negara A
Disisi lain, Zee terus menghujami Anne dengan pukulan dan tendangannya. Anne bahkan tak memiliki kesempatan untuk membalasnya
Ketika Zee sedang menjawab panggilan masuk di ponselnya, dengan cepat Anne mengambil ponsel miliknya dari dalam tas dan memencet nomor kontak Nielsen
Nielsen yang telah menjawab panggilqn itu pun kebingungan karena tak mendengar ucapan apapun, dirinya terus berusaha untuk memanggil-manggil Anne, namun Anne hanya mengucapkan namanya sekali saja dan ponsel itu hancur diinjak- injak oleh Zee
" Zee kenapa kau begitu membenciku, kenapa? Aku tak pernah meminta untuk dinikahinya, semua ini adalah takdir! Kau bahkan aku pun tak bisa melawan atau menolak takdir! " Kata Anne dengan berteriak karena ia telah kehabisan kekuatannya
" Cihhhh, takdir takdir! Bukannya kau yang kegatalan, dasar wanita malam! " Balas Zee dengan nada sinis
" Katakan apa saja selama itu membuatmu senang " Lanjut Anne
Kini sekujur tubuh Anne telah dipenuhi oleh luka lebam akibat pukulan yang bertubi-tubi dihujami Zee
Anne hanya terisak sesekali dan kembali ingin melawan namun, apalah daya tubuhnya sudah terasa lemah
Sementara Nielsen sudah dipenuhi dengan rasa cemas yang tak tertolong, beruntung baginya karena daratan eropa tak begitu jauh, hingga transportasi udara tak begitu memakan waktu yang lama
__ADS_1
Zee begitu menikmati peran antagonisnya, hingga ia lupa bahwa Nielsen adalah orang yang sangat arogan dan emosian. Zee bisa saja tiada di tangannya
Tetapi semua itu tak terpikirkan oleh Zee, Info yang didapatkannya dari informannya mengatakan, bahwa Nielsen akan kembali dari perjalannya esok hari
Hal itu membuat Zee semakin bersemangat untuk menyiksa Anne, hingga ia pun berniat untuk menyiksa Anne semalaman suntuk
Anne yang sudah tak kuat untuk menahan rasa sakit di tubuhnya, terus menangis mengharapkan sebuah keajaiban bahwa seseorang akan datang untuk menolongnya
Selama perjalanan Nielsen menghubungi anak buahnya untuk segera menuju rumahnya untuk memeriksa keadaan Anne
Anne yang sudah berada di ambang keputus asaan hanya pasrah dengan keadaannya, hingga akhirnya ia pun tak sadarkan diri
Zee yang melihat keadaan itu pun tertawa menyeringai, bagaikan seorang yang mengalami gangguan kejiwaan, karena dirinya hanya tertawa dan terus tertawa
Namun tak lama kemudian, Zee pun dikagetkan dengan tendangan seseorang yang begitu keras dari luar yang menjatuhkan daun pintu yang telah dikucinnya
Rupanya mereka adalah anak buah Nielsen dengan segera mereka pun mengikat kedua tangan Zee dan menghubungi ambulance untuk membawa Anne ke rumah sakit, lalu salah satu dari mereka langsung menelpon untuk melaporkan segalanya kepada Nielsen
Jangan Lupa Untuk : Like, Coment dan Vote
__ADS_1
Agar Author semakin bersemangat untuk menulisnya
Love You Guys 🥰