
Since semuanya akan komen, kelamaan di Up jadinya sudah
lupa alur ceritanya.
Sini Author ingatkan ya!
Berawal dari kecelakaan kedua orangtua Anne, yang mengakibatkan Anne menjadi yatim piatu, pada suatu hari terjadi penculikan terhada Anne dan si penculik ini pun merengut harga diri Anne, sehingga Anne dan sahabatnya pun memutuskan untuk bekerja di sebuah club.untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, sehari-hari dan juga biaya pendidikan mereka
Di Club itu pun sang penculik sering kesana, dikarenakan ketergantungannya dengan Anne. Sehingga Anne harus selalu menggunakan pil anti mabuk dan hamil untuk mengamankan dirinya.
Hingga suatu hari terjadilah kecelakaan besar terhadap Ann dan penculik inilah yang menolongnya, sehingga dari kejadian tersebut Anne pun mulai luluh dan jatuh hati kepada pria tersebut.
Anne juga telah beberapa kali meregang nyawa dan kembali demi cintanya kepada sang suami dan juga putra mereka.
Ya, pria penculik itu adalah Nielsen suami Anne.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nielsen dan Anne pun kembali ke kamar untuk beristirahat mengakhiri hari mereka, yang melelahkan.
“ Kapan Miracle akan memiliki adik? “ Tanya Nielsen dengan wajah penuh harapan
“ Apa? Apa katamu, Adik? “ Tanya Anne kembali kepada Nielsen dengan wajah kebingungan
“ Iya sayang, Miracle sebentar lagi akan berumur 4 tahun, apa kau tidak sayang padanya yang selalu kesepian? “ Ucap Nielsen merayu Anne
__ADS_1
“ Kesepian? Memangnya kenapa, kan ada diriku dan dirimu yang akan selalu menemaninya! “ Balas Anne, yang seolah-olah dan seakan-akan tidak memahami maksud dan tujuan Nielsen
“ Astaga sayang, kau ini bodoh atau hanya berpura-pura bodoh, Miracle itu butuh teman untuk bermain! “ Lanjut Nielsen dengan wajah cemberut
“ Ya sudah, kita akan carikan teman untuk Miracle biar jangan dia kesepian lagi, seperti katamu ya sayang! “ Balas Anne dengan mulai berjalan menuju ranjang untuk bersiap tidur
“ Lah bukannya kita mau carikan teman untuk Miracle, kok kenapa dia malah mau tidur “ Bathin Nielsen yang kebingungan dengan tingkah Anne
“ Sayang, sayang, sayang! “ Seru Nielsen kepada Anne, yang sudah terbaring di ranjang
“ Hmmm “ Sahut Anne
“ Bukannya telah kau katakan bahwa kita akan mencari teman untuk Miracle, kenapa sekarang malah kau ingin tidur “ Ucap Nielsen
“ Astaga, aku paham sekarang maksudmu tapi jangan malam ini ya suamiku, aku bemar-benar kelelahan “ Lanjut Anne
“ Istirahat dulu yuk, ngumpulin tenaga buat tempur nanti “ Seru Anne, dengan menarik tubuh Nielsen ke atas ranjang untuk tidur
“ Dasar semenjak ada korona\, kerjaanya hanya sa*** terus “ Bathin Anne
---------------------------------------------------------------------------------------------
Pagi Harinya
“ Good Morning, my beautiful wife! “ Seru Nielsen dengan mentap wajah Anne yang berada tepat di hadapannya
__ADS_1
“ Good Morning, Husband! “ Sapa Anne membalas Nielsen
“ Ternyata benar ya, kata pepatah itu? “ Ucap Nielsen
“ Pepatah apa, yang mana, tentang apa? “ Tanya Anne yang penasaran dengan ucapan Nielsen
“ Pepatah itu yang mengatakan bahwa wanita itu akan ketahuan cantiknya ketika bangun tidur, dan istriku adalah wanita itu, huh beruntungnya aku! “ Jawab Nielsen dengan langsung bangun dari ranjang menuju toilet
“ Dasar “ Gumam Anne dengan wajah kemerahan, karena malu
“ Kalau begini ceritanya, lama-lama aku yang akan memaksanya untuk mencari teman untuk Miracle “ Gerutu Anne dengan salah tingkah dan terus tersenyum
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear Readers
Sebelumnya Author ingin menyampaikan permohonan maaf.
Karena menghilang lagi, laptop yang author gunakan untuk
akun yang ini rusak dan baru saja keluar service, so here I am again.
Author harap semuanya di dalam keadaan yang baik-baik saja.
staysafe everyone
__ADS_1
Sweet Greats
Author