Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 141


__ADS_3

Anne yang telah melepaskan penutup mata dan juga ikatan tangannya pun kebingungan, entah apa yang harus dilakukannya, kepanikan membuatnya tak dapat berpikir dengan jernih


“ Ya Tuhan, bagaimana ini? Nielsen akan menghabisiku tanpa tersisa sedikit pun “ Gumam Anne di dalam gelapnya ruangan itu


Anne yang kala itu dibaringkan di ranjang, kini dirinya berada di ujung sudut meja kerja Nielsen yang berada di dalam ruangan itu. Terdengar dari kejauhan suara derapan sepatu yang semakin mendekati kamar tempat Anne disekap


Tubuh Anne pun menjadi gementaran, tak sanggup dirinya untuk membayangkan hal apa yang akan menimpanya


Karena ketakutan yang menguasainya itu membut Anne merasakan dehidrasi, ia pun berusaha untuk mencari-cari sesuatu di meja tempatnya bersandar. Beruntung baginya ia menemukan sebuah botol yang masih terisi penuh. Tanpa tahu apa isinya Anne mulai meminumnya hingga tak tersisa, ternyata minuman tersebut adalah minuman favorit Nielsen yang diletakkan disana dan hanya dinikmati oleh Nielsen ketika dirinya sedang berada fase lelah karena bekerja


“ Kenapa minuman itu sangat keras, apa aku meminum air keras ya? “ Gumam Anne, yang memegangi kepalanya yang terasa pusing saat itu


Suara derap langkah itu pun berhenti tepat di kamar Anne dan ceklek pintunya pun terbuka. Nielsen pun melangkah masuk ke dalam kamarnya dan menyalakan lampu rahasianya, dan mulai mencari-cari Anne


“ Anne. Ann! Dimana kau “ Seru Nielsen

__ADS_1


Saat mengalihkan pandangannya ke arah meja kerjanya, ia mendapati Anne yang sudah tak sadarkan diri sambil memegangi botol minuman miliknya


“ Ya Tuhan Anne, apa yang kau lakukan dan itu, arghhhh minuman limited edition, milikku yang hanya tersisa 1 dan kau habiskan? “ Teriak Nielsen menepuk dahinya


Anne bahkan tak sadarkan diri, karena kadar alkohol yang terkandung dalam sebotol minuman itu dapat bertahan hingga dua hari kemudian dan betapa bodohnya ia telah menghabisi sebotol, entah apa yang akan terjadi padanya


 Nielsen pun kebingungan, entah apa yang harus diperbuatnya  kepada Anne. Melihat Anne yang tertidur pulas membuatnya tak begitu bersemangat dan tak tega untuk membangunkannya


“ Istriku, kau benar-benar ratu drama “ Gumam Nielsen sembari mengangkat tubuh Anne dan meletakkannya pada ranjang dan keduanya pun tertidur dengan lelap


Keesokan harinya Anne yang telah bangun sambil mengucak-ngucak matanya ia ,mencari cahaya mentari atau lampu, namun karena masih berada di dalam pengaruh alkohol, saat meraba-raba daerah sekitarnya, Anne pun salah meletakkan telapak tangannya tepat pada bagian perut milik Nielsen


“ Astaga, siapa ini? Dimana suamiku? Apa dia belum datang? “ Gumam Anne yang mengigat Nielsen


Nielsen yang telah bangun pun menyadari bahwa Anne sedang mencarinya, di dalam kamar gelap itu Nielsen pun mulai berpikir untuk melancarkan aksinya, tanpa membuang waktu dirinya pun mulai mempraktekannya

__ADS_1


“ Istriku, apa kau merindukanku? “ Bisik Nielsen dengan suara desahannya menggoda Anne


“ Kau.. kau siapa kau? Apa kau suamiku! “ Tanya Anne kebingungan karena dirinyaa tak dapat melihat wajah pria yang membuat sekujur tubuhnya bagai tersengat listrik


“ Astaga, apa aku masih bisa menahan diriku “ Gumam Anne


“ Let it flow istriku! “ Bisik Nielsen


Bisikan Nielsen ternyata adalah senjata ampuhnya, dalam sekejap Anne pun terbuai di dalam pelukannya dan  dengan cekatan Nielsen mulai memanjat pegunungan dan bukit milik istrinya, sedangkan Anne hanya mengerang entah itu karena keenakan atau kesakitan, hanya Tuhan yang tahu


Nielsen memang sangat proesional dalam melakukan tupoksinya sebagai seorang suami, segala gaya pun dicobai oleh keduanya, Anne yang masih kaku pun hanya terdiam tanpa berbicara sedikit pun


“ Istriku apa kau menyukainya? “ Bisik Nielsen kembali di telinga sang istri


“ Pertanyaan apa ini, memalukan! “ Bathin Anne

__ADS_1


***Jangan Lupa Untuk Like, Coment dan Vote yang banyak, agar author semakin bersemangat dalam menulisnya* ❤**


__ADS_2