
" Iya sih An, emang kenyataan gitu, cuman kan hati manusia mana lo tahu sih " Ucap Sarah
Max dan Nielsen pun telah tiba di rumah, Nielsen pun langsung berjalan menuju dapur untuk meminum segelas air sedangkan Max merebahkan tubuhnya di atas sofa.
DERRRTTT
DERRRTTT
DERRRTTT
" Halo " Sahut Nielsen
" Halo nak, papa udah balik ke rumah papa, ingat jangan lupa kenalin menantu papa segera ya " ucap Erik lalu menakhiri panggilannya
" Haishhh papa ini, ada² aja " Gerutu Nielsen
" Ada apa " Tanya Max
" Itu, papa udah balik ke rumahnya " Jawab Nielsen
" Bukannya lo bahagia kan " Balas Max
" Iya bahagia sih, tapi malah diingatin buat cepat kenalin mantunya " ucap Nielsen
Max hanya terkekeh mendengar Ucapan Nielsen
" Papaan sih " Guman Nielsen
" Eh iya brow, lo blum jelasin ke gue, kenapa tadi lu diem² aja ampe kita balik " Tanya Max
" hhmmm pusing pala gue man " Ucap Nielsen
Nielsen pun menjelaskan semuanya kepada Max, Max semakin terkekeh dibuatnya
" Apa sih yg lucu, kok lo keawa mulu dari tadi " Tanya Nielsen emosi
" Lah kan emang nyatanya lu ama Zee kan, lalu ngapain lu diemin dia! Lo jangan bgt bro, terlihat seperti anak Smp yg cinlok tahu " Ucap Max
" Bukan gitu bro, gue takutnya dia malah ngejauhin gue! lu kan lihat sendiri kan akhir² ini sikapnya ama gue " Balas Nielsen
" Iya juga sih, habisnya lo sih " Ga bisa ngerem dikit tu mulut, udah ah gue mau tidur! Besok gue dan Sarah mau piknik " Sahut Max
__ADS_1
" Haaaa, piknik! Trus kalian ninggalin Anne gitu? " Tanya Nielsen dengan mata terbalak
" Trus gimana dong, kalau bareng takutnya hadi obat nyamuk " Jawab Max
" Hishhhhh, lo yaaa mentang² ama pacar sahabat pun di lupain " Gerutu Nielsen lalu berjalan ke kamarnya.
" Makanya lo ajakin sana, dasar bocah " Gumam Max juga sambil menuju kamarnya
*********
Sementara di kamar Anne
" ya udah sar, lo tidur sana gi! Besok kan kalian mau piknik " Sahut Anne
" An, gimana kalau lo ngajak Nielsen ikutan, biar lo yg ada temanin " Ucap Sarah
" Emang bisa, dia aja ga ngomong tadi ama gue sar " Balas Anne
" Iya sih, duhh gimana ya? apa gue batalin aja pikniknya! " Ucap Sarah
" Sar, lo gila ya, pergi sana! Ga usah mikirin gue, gue bisa kok " Jawab Anne
" Hhhmm btw ada apa ya dengan CEO itu, tiba² ngediamin gue ga jelas gitu " Gumam Anne
" Ahh bodoh, ngapain sih ada apa dengan diriku akhir² ini, kenapa jadi sering mikirin CEO mesum itu! " Gumam Anne
Anne pun terlelap sedangkan Nielsen dan Max masih terjaga di kamar mereka masing²
" Hhhmm gimana ya caranya supaya bisa ngajak bareng Nielsen dan Anne ya " Gumam Max
" Hhhmm gimana ini, apa dia bakal ngejauhin lagi ya, dasar kau bodoh Niels " gumam Nielsen
" Gimana kalau dia sudah menyukai lo dan lo malah nyakitin hatinya Niels, dasar pikiran macam apa ini, tidur Niels" Gerutu Nielsen
**********
Keesokan harinya pun tlah tiba, Sarah bangun sangat pagi sekali untuk menyiapkan segala keperluan pikniknya dan Max
" Apa sebaiknya gue hubungi Max untuk ngajak Nielsen ya, ah sudah telepon aja " Gumam Sarah
Sarah pun menghubungi Max, untuk memberitahukan rencananya dan Max pun menyetujuinya.
__ADS_1
Dengan segera Sarah melangkahkan kakinya menuju kamar Anne
" Anne, lo ikut kita mau gak mau, Nielsen juga ikutan jd lo ga bakal sendirian " Ucap Sarah sambil mengoyang-goyang tubuh Anne
" Hoammmmm, Sar gue ga mau ikutan " Jawab Anne
" Ga bisa An, Nielsen juga ikut, emang lo tega kalau CEO-mu itu jadi obat nyamuk untuk gue dan Max " Ucap Sarah membujuk Anne
" Hishhh iya juga sih, kasian dia kalau harus jadi obat nyamuk " Balas Anne
" Nah itu pintar, ayo bangun mandi gue tunggu lo di bawah " Ucap Sarah lalu berjalan keluar dari kamar Anne, menuju lantai bawah.
" Haishhhh apa ini, masih terlalu pagi Sar " Gumam Anne sambil menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
********
Sementara Max dan Nielsen sudah dalam perjalan menuju rumah Anne
" Bro, lo yakin gue ikut " Tanya Nielsen ragu2 kepada Max
" Iyalah Boss " Jawab Max menggoda Nielsen
Max pun menyetir mobilnya hingga terparkir di depan rumah Anne
" Selamat pagi sayang " Sapa Max
" Ciihhhh pamer amat lo Max " Bathin Nielsen
" Selamat pagi " sahut Sarah sembari membuka pintu rumah
" Kalian sudah siap " Tanya Max
" Iya sudah tuan " Jawab Anne berjalan mendekati pintu
Nielsen yg melihat Anne mengenakan celana jeans biru navy pendek dan kaos hitam dan mengucir rambutnya tanpa sentuhan make-up apapun dan terlihat sangat cantik natiral pun membalakkan matanya.
" Daebak, cantik banget ini mah, ga make-up aja cantik apalagi di make-up. Entahlah bisa mati berdiri gue disini " Bathin Nielsen
* **Untuk kaka² jangan lupa like dan vote yg banyak, agar author semakin bersemangat untuk up *
🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡***
__ADS_1