Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 074


__ADS_3

" Iya sih An, emang kenyataan gitu, cuman kan hati manusia mana lo tahu sih " Ucap Sarah


Max dan Nielsen pun telah tiba di rumah, Nielsen pun langsung berjalan menuju dapur untuk meminum segelas air sedangkan Max merebahkan tubuhnya di atas sofa.


DERRRTTT


DERRRTTT


DERRRTTT


" Halo " Sahut Nielsen


" Halo nak, papa udah balik ke rumah papa, ingat jangan lupa kenalin menantu papa segera ya " ucap Erik lalu menakhiri panggilannya


" Haishhh papa ini, ada² aja " Gerutu Nielsen


" Ada apa " Tanya Max


" Itu, papa udah balik ke rumahnya " Jawab Nielsen


" Bukannya lo bahagia kan " Balas Max


" Iya bahagia sih, tapi malah diingatin buat cepat kenalin mantunya " ucap Nielsen


Max hanya terkekeh mendengar Ucapan Nielsen


" Papaan sih " Guman Nielsen


" Eh iya brow, lo blum jelasin ke gue, kenapa tadi lu diem² aja ampe kita balik " Tanya Max


" hhmmm pusing pala gue man " Ucap Nielsen


Nielsen pun menjelaskan semuanya kepada Max, Max semakin terkekeh dibuatnya


" Apa sih yg lucu, kok lo keawa mulu dari tadi " Tanya Nielsen emosi


" Lah kan emang nyatanya lu ama Zee kan, lalu ngapain lu diemin dia! Lo jangan bgt bro, terlihat seperti anak Smp yg cinlok tahu " Ucap Max


" Bukan gitu bro, gue takutnya dia malah ngejauhin gue! lu kan lihat sendiri kan akhir² ini sikapnya ama gue " Balas Nielsen


" Iya juga sih, habisnya lo sih " Ga bisa ngerem dikit tu mulut, udah ah gue mau tidur! Besok gue dan Sarah mau piknik " Sahut Max

__ADS_1


" Haaaa, piknik! Trus kalian ninggalin Anne gitu? " Tanya Nielsen dengan mata terbalak


" Trus gimana dong, kalau bareng takutnya hadi obat nyamuk " Jawab Max


" Hishhhhh, lo yaaa mentang² ama pacar sahabat pun di lupain " Gerutu Nielsen lalu berjalan ke kamarnya.


" Makanya lo ajakin sana, dasar bocah " Gumam Max juga sambil menuju kamarnya


*********


Sementara di kamar Anne


" ya udah sar, lo tidur sana gi! Besok kan kalian mau piknik " Sahut Anne


" An, gimana kalau lo ngajak Nielsen ikutan, biar lo yg ada temanin " Ucap Sarah


" Emang bisa, dia aja ga ngomong tadi ama gue sar " Balas Anne


" Iya sih, duhh gimana ya? apa gue batalin aja pikniknya! " Ucap Sarah


" Sar, lo gila ya, pergi sana! Ga usah mikirin gue, gue bisa kok " Jawab Anne


" Hhhmm btw ada apa ya dengan CEO itu, tiba² ngediamin gue ga jelas gitu " Gumam Anne


" Ahh bodoh, ngapain sih ada apa dengan diriku akhir² ini, kenapa jadi sering mikirin CEO mesum itu! " Gumam Anne


Anne pun terlelap sedangkan Nielsen dan Max masih terjaga di kamar mereka masing²


" Hhhmm gimana ya caranya supaya bisa ngajak bareng Nielsen dan Anne ya " Gumam Max


" Hhhmm gimana ini, apa dia bakal ngejauhin lagi ya, dasar kau bodoh Niels " gumam Nielsen


" Gimana kalau dia sudah menyukai lo dan lo malah nyakitin hatinya Niels, dasar pikiran macam apa ini, tidur Niels" Gerutu Nielsen


**********


Keesokan harinya pun tlah tiba, Sarah bangun sangat pagi sekali untuk menyiapkan segala keperluan pikniknya dan Max


" Apa sebaiknya gue hubungi Max untuk ngajak Nielsen ya, ah sudah telepon aja " Gumam Sarah


Sarah pun menghubungi Max, untuk memberitahukan rencananya dan Max pun menyetujuinya.

__ADS_1


Dengan segera Sarah melangkahkan kakinya menuju kamar Anne


" Anne, lo ikut kita mau gak mau, Nielsen juga ikutan jd lo ga bakal sendirian " Ucap Sarah sambil mengoyang-goyang tubuh Anne


" Hoammmmm, Sar gue ga mau ikutan " Jawab Anne


" Ga bisa An, Nielsen juga ikut, emang lo tega kalau CEO-mu itu jadi obat nyamuk untuk gue dan Max " Ucap Sarah membujuk Anne


" Hishhh iya juga sih, kasian dia kalau harus jadi obat nyamuk " Balas Anne


" Nah itu pintar, ayo bangun mandi gue tunggu lo di bawah " Ucap Sarah lalu berjalan keluar dari kamar Anne, menuju lantai bawah.


" Haishhhh apa ini, masih terlalu pagi Sar " Gumam Anne sambil menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


********


Sementara Max dan Nielsen sudah dalam perjalan menuju rumah Anne


" Bro, lo yakin gue ikut " Tanya Nielsen ragu2 kepada Max


" Iyalah Boss " Jawab Max menggoda Nielsen


Max pun menyetir mobilnya hingga terparkir di depan rumah Anne


" Selamat pagi sayang " Sapa Max


" Ciihhhh pamer amat lo Max " Bathin Nielsen


" Selamat pagi " sahut Sarah sembari membuka pintu rumah


" Kalian sudah siap " Tanya Max


" Iya sudah tuan " Jawab Anne berjalan mendekati pintu


Nielsen yg melihat Anne mengenakan celana jeans biru navy pendek dan kaos hitam dan mengucir rambutnya tanpa sentuhan make-up apapun dan terlihat sangat cantik natiral pun membalakkan matanya.


" Daebak, cantik banget ini mah, ga make-up aja cantik apalagi di make-up. Entahlah bisa mati berdiri gue disini " Bathin Nielsen


* **Untuk kaka² jangan lupa like dan vote yg banyak, agar author semakin bersemangat untuk up *


🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡***

__ADS_1


__ADS_2