Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 128


__ADS_3

Selama dalam perjalanan pulang, Nielsen  dan Anne tak bersuara. Keduanya hanya diam membisu, Nielsen fokus menyetir dan Anne hanya memandang keluar jendela mobil, tanpa sadar bulir air matanya tergenang di pipi mulusnya.


Nielsen yang sejak tadi memperhatikan istrinya itu, menyadari bahwa Anne sedang menangis.


“ Istriku, apa kau sakit atau ada yang menyakitimu? “ Tanya Nielsen panik


“ Aku baik-baik saja Niels, hanya saja aku tak menyangka bahwa keadaan pahit yang pernah menimpa diriku, berubah menjadi sesuatu yang manis seperti ini “ Jawab Anne sembari mengusap air matanya yang terus mengalir di pipi


Nielsen pun menghentikan mobilnya tepat disebuah taman, lalu ia pun turun dan membukakan pintu bagi Anne dan


keduanya pun berjalan menuju bangku taman yang tersedia disana.


“ Ann, apakah kau menyesal menikah denganku? “ Tanya Nielsen dengan memelas


“ Aku tak mengatakannya kaulah yang mengatakannya, apa kau pun menyesal menikah denganku Nielsen? “ Tanya Anne kembali kepada Nielsen


“ Tidak, aku takkan menyesalinya, apakah kau menyesal? “ Tanya Nielsen kembali kepada Anne


“ Aku takkan menjawabnya Niels, namun menyesal atau tidak ini adalah keputusan yang telah kita ambil secara bersama-sama dan bagaimana aku bisa menyesal, kita bahkan baru saja memulainya, gelombang itu belum kitaa rasakan “ Jawab Anne dengan senyuman di bibirnya.


“ Kau benar istriku! Aku pun percaya bahwa kau adalah pilihan terbaikku, dari sekian banyak wanita yang mendekatiku, kaulah pilihan yang dikirimkan oleh Tuhanku kepadaku, maka jika terjadi sesuatu kepada kita dimasa depan, jangan pernah berpikir untuk saling meninggalkan, tapi mari kita berpikir untuk tetap berada disisi kita  dan saling mendukung selamanya, hingga maut yang akan memisahkan kita “ Ucap Nielsen


“ Ya Tuhan, apakah ini yang dimaksud dengan sisi positif dari seseorang, sungguh mulia hatinya. Terimakasih


telah mengirimkannya di dalam kehidupanku, aku takkan berjanji melainkan aku akan berusaha untuk menjadi yang terbaik sesuai dengan versiku “ Bathin Anne

__ADS_1


“ Ann, istriku! Mengapa kau hanya benggong? “ Sahut Nielsen yang melihat Anne hanya termenung.


“ Aku baik-baik saja “ Ucap Anne sambil tersenyum lagi kepada Nielsen


“ Lalu apa ada yang kau pikirkan, apa perkataanku menyakitimu? “ Tanya Nielsen dengan wajah sedikit panik


“ Aku hanya berpikir jika perkataanmu itu sangat benar Niels, mari berusaha untuk tinggal saling meninggalkan walau seberat apapun permasalahan yang akan terjadi di dalam keluarga kita suatu saat nanti “ Jawab Anne sembari ia menyandarkan kepalanya pada dada bidang milik suaminya.


“ Baiklah, aku rasa kau kelelahan, mari kita pulang “ Ucap Nielsen sembari mengecup pucuk kepala milik Anne dan


membopongnya ke dalam mobil lalu mereka pun melaju pergi.


Terhitung hari ini sejak pernikahan mereka, Anne dan Nielsen akan menetap di rumah peninggalan orangtua Anne, karena Nielsen pun tak ingin memisahkan istrinya dari tempat yang membuatnya merasa nyaman.


Setelah memarkirkan mobil, keduanya pun turun dan berjalan masuk ke dalam rumah dan membaringkan tubuh


“ Niels, kita akan tinggal disini, apa kau tak keberatan? “ Tanya Anne ragu


“ Kenapa, jika dengan begini kau makin mencintaiku maka, akan aku lakukan “ Jawab Nielsen dengan senyuman nakal


“ Ini lagi serius tahu, jangan gombal kau “ Ucap Anne dengan nada manja


Mendengar ucapan sang istri yang terdengar manja di telinganya, membuat sekujur tubuhnya bagai tersengat listrik


10.000 Volt.

__ADS_1


“ Istriku, ini malam pertama kita sebagai suami dan istri, apa kau tak ingin melakukan atau mencoba ritual seperti yang biasa dilakukan oleh pengantin baru “ Bisik Nielsen di telinga Anne


“ Astaga kau ini, suamiku atau jelmaan luciifer sang iblis penggoda sih hehehehe “ Sahut Anne sambil menggosok


telinganya


“ Mau tidak? “ Tanya Nielsen


“ Hhmmm, aku mau ice cream, tapi yang dari MacD dong, Mac Flurry Oreo dicampuri dark coklat ya, pesan online


saja “ Gumam Anne


“ Astaga Istriku ini, belum apa-apa bawaannya makan saja, pokoknya aku minta jatah aku huhuhu “ Balas Nielsen cemberut


“ Tapi aku maunya ice cream suamiku, gimana dong? “ Seru Anne menggoda Nielsen


Saat Nielsen mendengar Anne menyebutnya dengan sebutan suamiku, ketika itu juga ia pun memesan ice cream


yang diinginkan oleh Anne.


“ Niels, kamu tungguin ice cream aku ya, aku mau ke kamar untuk mandi gerah nih “ Ucap Anne kepada Nielsen sambil berjalan menaiki anak tangga menuju kamar mereka


Nielsen pun hanya bisa menelan salivanya, ketika melihat betis putih mulus dan kaki jenjang milik istrinya yang, membuatnya gelisah dalam menantikan kedatangan ice cream milik Anne istrinya.


Sementara di dalam kamar mandi, Anne sedang kebingungan membayangkan serta memikirkan apa yang harus ia lakukan malam ini, mengigat malam ini adalah malam pertama bagi keduanya setelah menikah

__ADS_1


“ Aku harus gimana, gayanya gimana dong, oh astaga aku kan noob sedangkan Nielsen udah pro banget kan. Argh malas mikir biarin aja ngalir gitu kayak air, orang dia suami aku yang sah secara hukum dan agama “ Gumam Anne sedikit sombong bila mengigat Nielsen seorang CEO yang dipuja-puja para wanita itu adalah suaminya.


#AuthorPOV : Jangan Lupa untuk mendukung Author dengan cara Like, Coment dan Vote, karena dengan begitu Author akan semakin semangat untuk UP setiap harinya ❤


__ADS_2