
" Mamaku " Ucap Nielsen lalu terdiam
" Kenapa Pak? " Tanya Anne desak
" Begini An, karna kau begitu penasaran maka akan ku ceritakan padamu, tapi berjanjilah kau takkan menceritakannya pada siapapun " Jawab Nielsen
" mmmm, aku berjanji pak " Balas Anne
" Baiklah jadi gini An " Ucap Nielsen
# Flashback ON
Erik, Ayah Nielsen adalah seorang pengusaha yang baru saja merintis perusahaannya dan Ibunya Rose adalah istri yang sangat setia dan juga ibu yang sangat baik.
Pada Saat Nielsen telah memasuki usianya yang ke 7 tahun. Perusahaan Middelman mengalami guncangan yang sangat hebat dan akan segera bangkrut.
Lalu Ayah Nielsen meminta bantuan kepada teman pengusaha lainnya, sekalian dengan meminjam uang dengan nominal yang tak sedikit, sebagai gantinya rose harus menikahi temannya tersebut.
Rose pun memenuhi permintaan pria tersebut, karena tak ingin melihat perusahaan yang di rintis oleh suami hancur dan putra yang sangat dicintainya menderita.
Namun Nielsen telah salah mengira bahwa, ibunya meninggalkannya dan Erik demi bersama pria lain.
Kenyataan yang baru saja di ketahuinya ini membuat merasa seperti seorang anak yang sangat durhaka terhadap mamanya.
Namun naas Nielsen pun tak dapat menemui mamanya lagi, karena 2 tahun setelah menikahi pria itu mobil yang mereka gunakan mengalami kecelakaan dan keduanya dinyatakan meninggal dunia.
__ADS_1
Sedangkan Perusahaan Middelman, kini berubah menjadi perusahaan yang menjadi role model bagi perusahaan lain di Kota C.
#Flashback Off
" Wah pak, mamamu sungguh seorang yg luar biasa " ucap Anne terkagum mendengar cerita Nielsen
Nielsen hanya terdiam mengingat segala kebodohan yang pernah dilakukannya, karena merasa dicampakkan oleh ibunya, Nielsen melampiaskannya dengan meniduri wanita yang diinginkannya.
Namun pada kenyataanya, yang di lakukan oleh Rose adalah pengorbanan seorang ibu juga kesetiaan seorang istri kepada Anak dan suaminya.
Tiba-tiba Nielsen pun bersujud di hadapan Anne, dengan wajah bersedih seakan tak dapat menahan emosi yang ada dalam dirinya.
" An, aku mohon padamu, tolong maafkan aku atas perbuatanku dulu padamu, aku sungguh bersalah padamu, aku mengira dengan aku melakukan semuanya itu aku aka merasa tenang tapi nyatanya aku semakin tersiksa " Ucap Nielsen sambil menepuk² wajahnya.
" Pak, apa yang kau lakukan hentikan, bangun dan duduklah di sofa pak " Sahut Anne, sembari menahan kedua tangannya agar berhenti menepuki wajahnya.
" Baiklah pak, kau ku maafkan! Bangunlah duduk disini " Ucap Anne dengan memapah tubuh Nielsen bangun dari sujudnya ke sofa.
HIKS
HIKS
HIKS
" Pak apaan ini, kenapa kau menangis? Apa ada yg sakit?" Tanya Anne panik
__ADS_1
" Iya aku sangat sakit, ketika kau pergi meninggalkanku dan mematikan lokasi dan juga mengganti sim ponselmu, itu membuatku tak tertidur dan hanya memikirkanmu, entah apa yang terjadi padaku jika kau tak kembali An " Jawab Nielsen dengan air mata yang menetes di pipi mulus miliknya.
" Apakah pria ini, sungguh² menangisiku, astaga apakah dia benar² telah menyadari kesalahannya! Astaga aku tak boleh tertipu olehnya lagi, buktinya aja kemarin² dia baik banget sama gue, toh ujung2nya mesum dengan wanita lain " bathin Anne
" An, An, Anne " Panggil Nielsen karena Anne hanya duduk terdiam
" mmm Pak, ayo kita buat laporannya agar kau dapat kembali ke perusahaan ya pak " sahut Anne sembari mulai membuka laptopnya dan mulai mengecek tumpukkan laporannya.
" Aku tidak peduli, letakkan itu! Aku mau menghabiskan waktuku bersamamu, menggantikan beberapa hari yang telah berlalu ketika kau berpisah denganku " Ucap Nielsen lalu menutup laptop Anne dan meletakkan kembali laporannya.
" Pak sudah cukup aktingnya pak, sekarang kita harus kembali ke kehidupan nyata " Sahut Anne kepada Nielsen
" Apa aku benar² seburuk itu dimatamu, sehingga perkataan dan perbuatan baikku hanya sebuah akting bagimu " Tanya Nielsen dengan tatapan mata yang sedang berkaca-kaca
" Pak, hentikanlah semuanya ini, aku tak ingin merasakannya lagi " Jawab Anne
" Merasakan apa " Tanya Nielsen kepo
" Merasakan sakit hati, ketika aku sudah menyukaimu dan ternyata pada kenyataannya kau adalah milik orang lain dan dapat dengan seenaknya berbuat mesum di hadapan semua orang! " Jawab Anne dengan mata yang melototi Nielsen dengan penuh arti.
" *Haishhhh Zee kau benar2 harus di beri pelajaran, karna kau dia meragukanku " Bathin Nielsen
" Dasar bodoh Anne, kenapa kau begitu bodoh, mengapa kau begitu jujur padanya, kenapa kau sangat bodoh, Hishhhhh " Bathin Anne
Keduanya hanya terdiam dengan pergulatan hati masing-masing*.
__ADS_1
Minta Votenya Kaka 🧡