Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 160


__ADS_3

" Katakan padaku, apa yang ingin kau katakan Ann! Jangan membuatku mati penasaran " Ujar Nielsen kepasa Anne ketika memarkirkan mobilnya


" Suamiku, sepertinya sudah tak sabar lagi mendengarkannya " Balas Anne tersenyum


" Tentu saja Istriku " Lanjut Nielsen


" Btw! Mana dulu ni yang mau kamu dengar duluan suamiku, berita bahagianya atau sedihnya " Tanya Anne dengan wajah gugup


" Istriku, save the good for last! Tell me the worst first! " Ucap Nielsen dengan mengengam erat jemari Anne


" Baiklah! Kabar buruknya adalah Kamu sudah tak bisa meniduriku lagi, mulai sekarang " Ucap Anne


" What?? Papaan ni An? Lalu berita baiknya? " Tanya Nielsen memaksa


" Kabar baiknya adalah, aku tengah mengandung anak kita dan telah memasuki bulan kedua masa kehamilanku. Itulah mengapa perutku kesakitan sewaktu kita berada di kapal pesiar " Jawab Anne


" Apa katamu? Kau tak membohongiku kan? " Tanya Nielsen seolah tak percaya dengan apa yang baru saja Anne ucapkan


" Iya sayang, ini adalah hasil usg alu tadi " Balas Anne dengan menunjukkannya kepada Nielsen


" Aku sangat bahagia, Terimakasih telah menyempurnakan kebahagiaan kita dengan memberikanku keturunan " Ucap Nielsen dengan memeluk erat tubuh Anne


" Aku tak bisa bernafas dengan baik suamiku " Ujar Anne sembari menarik napas


" Maafkan aku sayang! " Bisik Nielsen


Nielsen yang merasa bahagia pun langsung menghubungi Erik, untuk memberitahukan kabar bahagia itu kepada ayahnya dan juga sahabat-sahabat mereka

__ADS_1


Aura kebahagiaan terpancar jelas di wajah keduanya


" Aku akan membersihkan diriku dan akan memasak " Seru Anne, sambil menaiki tangga menuju kamar


" Hhhmmm, sepertinya mulai sekarang aku saja yang akan memasak " Ucap Nielsen dari lantai bawah


" Benarkah? " Tanya Anne dari lantai atas ke lantai ke bawak untuk memastikan apa yang baru saja didengarnya


" Tentu saja istriku, Kesehatan serta keselamatanmu dan bayiku adalah hal yang utama bagiku, jadi apapun itu akan ku lakukan demi kalian " Jawab Nielsen dengan nada tegas


" Baiklah jika itu keputusanmu suamiku " Balas Anne


" Hhhmmm tapi jangan kau lupa akan janjimu, kau pernah mengatakan bahwa kau akan resign jika kau hamil, lagipula kamu tak perlu bekerja, itu perusahaan kita! " Lanjut Nielsen


" Aku akan menepatinya suamiku " Teriak Anne dari atas lagi


Pasalnya Anne sangat susah dihentikan jika ia menyukai suatu pekerjaan


Namun hari ini damagenya berbeda, aura yang dirasakannya hanyalah aura kebahagiaan


" Ya Tuhan! Jangan Biarkan kebahagiaan ini berlalu! biarkan kami berdua juga merasakannya dan tak lupa untuk bersyukur atas kasih dan pemeliharaanmu bagi keluarga kecil kami ini " Gumam Nielsen


" Suamiku " Seru Anne yang memeluk Nielsen dari belakang


" Ehhh sudah wangi sekali dirimu, mau dimasakin? " Tanya Nielsen dengan nada gemas


" Boleh! Aku juga sudah sangat lapar! Anak kita butuh asupan gizi suamiku " Jawab Anne dengan cepat

__ADS_1


" Bilang saja kalau kau kelaparan " Balas Nielsen dengan terbahak-bahak


" Cepat, masakkan untukku dan lekaslah mandi! Tubuhmu sangat bau asem! " Ujar Anne dengan sengaja menutup hidungnya di hadapan Nielsen untuk menggodanya


" Kau ini masih sempatnya menggodaku, pergilah dan tunggulah disana" Ucap Nielsen


" Suamiku terlihat sangat tampan saat sedang fokus seperti itu " Gumam Anne


" Semoga kebahagiaan selalu bersama kami baik hari ini maupun di masa depan, Amin! " Gumam Anne


Menunggu Nielsen yang sedang berkutat di dapur membuat Anne, tak dapat menahan kantuknya


Anne pun pergi dan membaringkan tubuhnya di sofa yang berada di ruang keluarga mereka, hingga ia terlelap dalam tidur


*EXTRA*


Hallo Readers!


Author cuma mau nyampein, hargai karya orang lain karena readers ga tahu rasanya nyusun skenario yang meskipun hanya fiktif belaka, namun dapat menyajikan bacaan yang bisa readers baca setiap saatnya.


Sesungguhnya, itu bukan tentang ceritanya tapi tentang bagaimana readera bisa menghargai karya seseorang, komenan yang mengandung Saran dan Masukkan memang pantas diterima, tetapi komenan yang menjatuhkan karya seseorang itu sangatlah tidak pantas.


Satu Hal lagi, kami para Author telah berusaha menyuguhkan cerita yang baik walaupun jauh dari kata sempurna, caranya readers untuk mengahrgainya gampang, dukung kami dengan Like, Coment dan Vote Karya kami, karena hal kecil itulah yang membuat kami oara author semakin bersemangat untuk menulis.


 


Love Y'All 💜*****

__ADS_1


 


__ADS_2