
' Hhmm putraku ini sungguh berwatak keras, sepertinya turunan GEN dari mamanya, Gumam Erik
- Erik yg menonton tv pun juga merasakan kantuk, Erik pun berjalan menuju kamar dan mulai tertidur.
- Sementara itu Di Rumah Anne
》 Ne, Anne makan ne, Anne, apa lo udah tidur? Panggil Sarah
- Karena tak menjawab panggilannya, Sarah pun pergi ke kamar Anne untuk memeriksanya, sesampainya disana Sarah tercenggang melihat keadaan Anne
》 Oh My Gosh,,, Anne apa lo udah gila kenapa bisa lo ketiduran di bath-up kek begini? Lo emang hobbi bikin gue jatungan tau ga! Ucap Sarah Kesal
- Sarah pun memapah tubuh Anne keluar dari Bath-up.
》 Hadeh, setahu gue ya org mabuk itu ga boleh mandi apalagi berendam! Ini wanita emang cari penyakit ya! Gumam Sarah
》 Awas aja lo, ampe besok lo deman, kaga bakal gue urus! Gumam Sarah
- Sarah pun memapah tubuh Anne dan merebahkannya di atas ranjang dan menyelimutinya lalu kembali ke meja makan, untuk menyantap makan malamnya kemudian menuju kamarnya untuk beristirahat.
》 Tidurlah An, lupakanlah segalanya! Kamu pasti bisa! Gumam Sarah lalu tertidur
---- Keesokan Harinya.
》 An, an! Anne, woy! budeg! Panggil sarah dan mendekatkan tangannya sembari menyetuh dahi Anne. Astaga ini sangat panas, kamu demam An, Ucap Sarah
- Sarah pun berlari menuruni anak tangga menuju dapur lalu mengambil handuk dan juga air untuk mengompres Anne.
》 Parah lu An, kenapa jadi begini sih! Ucap Sarah sembari memgompresnya
- Setelah mengomoresnya, Sarah pun memasakkan bubur dan menaruhnya di meja kamar Anne lalu bersiap ke kerja
》 An gue kerja dulu, gue harus masuk supaya bisa ijinin lo An, Ucap Sarah lalu berjalan ke luar dari kamar Anne
- Sementara itu di rumah Nielsen, Nielsen bersama Erik tengah sarapan bersama, terdengar suara mesin mobil memasuki area rumahnya.
• Pasti Max, Guman Nielsen
) Selamat Pagi keluarga, Ucap Max yg berjalan masuk dari pintu depan
' Wah pagi nak, kau terlihat hebat! Ucap Erik sambil berdiri dari kursinya untuk memeluk Max
) Om juga terlihat hebat, Balas Max tersenyum
• Apa kalian akan menghiraukanku? Ucap Nielsen yg sedang mengunyah sarapannya.
__ADS_1
- Max dan Erik pun menatap ke arahnya sambil tertawa
' Kau ini ada² saja Nak, Ucap Erik
) Om apa dia telah mengakuinya, Tanya Max sembari tertawa
' Tentu saja, om akan menunggu hingga waktunya tiba bagi Nielsen untuk memperkenalkan menantu om, Ucap Erik dengan wajah tersenyum
) Tuh, Nielsen bukalah telingamu dan dengarkan ucapan ayahmu, luarbiasa bukan? Tanya Max
• Ya ya ya, kau dan papa memang senang menyudutkanku, Ucap Nielsen sambil terkekeh
' Sudahlah cepat habiskan sarapanmu, kalian harus bekerja! Ucap Erik
- Tak lama kemudian Nielsen dan Max pun menghabiskan sarapan mereka, kemudian berpamitan pada Erik lalu melaju menuju perusahaan.
- Sarah pun melakukan pekerjaannya seperti biasa, hanya saja hari ini tanpa Anne, karena dirinya sedang sakit. Hingga waktu makan siang, Sarah memutuskan untuk makan siang di pantry perusahaan.
- Sarah berjalan keluar ruangan menuju pantry, mengisi makanannya dan duduk seorang diri di mejanya.
》 Ternyata sesepi ini ya kalau tak ada dirimu An, Gumam Sarah
) Hmmm bolehkah ku duduk disini? Sahut Max
) Btw dimana sobatmu itu? Tanya Max
》 Anne pak? Dia lagi demam jd tidak masuk hari ini pak, Jawab Sarah
) Kenapa demam? Apa dia baik² saja? Tanya Max lagi
》mmm itu, anu, mmmm sebenarnya kemarin kami ke Club X yg dekat area rumah pak, terus waktu pulang Anne langsung berendam! Jawab Sarah
) Haa.... berendam saat dipengaruhi alkohol? Tanya Max dengan mata terbalak.
》 I....i...iya pak! Jawab Sarah
) Astaga, harusnya kau bawa dia ke dokter Sar, kau bisa saja menghubungiku untuk meminta ijin kan, Gumam Max
》 Tapi kalau aku terus2 ijin maka, laporan kami takkan pernah selesai, jadi aku harus masuk agar laporan kami bisa diselesaikan tepat waktu, Ucap Sarah
) Ya sudah, kau makan dulu Sar, ntar kamu lagi sakit lo! Ucap Max
》 Baik pak, Terimakasih, Balas Sarah
) Nanti sore aku antar kamu pulang ya, Ucap Max
__ADS_1
》 Apa diperbolehkan sama Tuan CEO? tanya Sarah
) Tentu saja, jika aku memintanya, Jawab Max
》 Baiklah kalau begitu pak, saya permisi jam istirahat sudah selesai, Ucap Sarah
) Ya silahkan, Balas Max
- Max hanya duduk dan menatap kepergian sarah dari kejauhan.
) Kasihan juga mereka, karena tak memiliki siapa², mereka hanya saling mengurus diri mereka sendiri. Gumam Max
- Max pun berjalan manaiki lift menuju ruangan Nielsen
Tok tok
• Masok pak Eko, Sahut Bielsen
) Permisi Tuan, Ucap Max
• Darimana loe, Gue cariin dari tadi juga, Tanya Nielsen
) Habis nemenin calon ibu dari anak² aku, Jawab Max
• Anja* Gaya banget lu, ehhh memangnya sahabatnya itu ga nemanin ya? Tanya Nielsen
) Iya Tuan, Jawab Max
• Eh kenapa, mereka lagi marahan ya? Tanya Nielsen
) Kok lo jadi sekepo ini sih, gak mereka ga marahan kok! Cuma Nona Anne ga masuk, dia lagi demam di rumah! Jawab Max
• Haaaaa, Deman? Kok Bisa! Tanya Nielsen dengan mata terbalak!
) Habis berendam saat dipengaruhi alkohol sih! Ucap Max
• Haishhhh ini semua karena gue, Gumam Nielsen sambil menundukkan wajahnya
* **GUYS, JANGAN LUPA LIKE DAN VOTENYA
COMENT, YANG MEMBANGUN MONGGO,
UNTUK PERBAIKAN ISI NOVEL DAN MEMUASKAN HATI READERS 🥰
'K HOU VAN JULLIE 🧡***
__ADS_1