
* Oke, lu maunya sadar baru ngejelasin atau perlu kita teguk beberapa gelas dulu? Tanya Jesse
》 Guys, aku malu ngejelasinnya takutnya cuma perasaan gue aja, secara dia aspri boss! Sahut Sarah
* Lo jangan malu²in gue ya sar, Who run the world? Teriak Jesse
_ Girls... Jawab Mereka bertiga
* Good, sekarang gimana? Lu mau jelasin disini, atau kita ke Club W, disana kita minum, makan² sambil lu jelasin, skalian rilex cuy, Paksa Jesse
" Ya udin gue stuju sama Jesse, cuss kita bersihin badan dulu, terus otw happines, Ucap Anne kegirangan
》 Baiklah aku mau, Teriak Sarah sambil berlari mengikuti Jesse dan Anne
- Selang satu jam, mereka bertiga pun telah bersiap, terlihat jelas kecantikan wajah mereka.
》 Guys sebelum kita jalan aku mo nanyak ni, malam ini kita make pil anti mabuk ga? Tanya Sarah
* Jesse pun melirik Anne, cuy masih ada gak? Tanya Jesse
" Jelas dung gue ambil dulu,Jawab Anne
* Tapi gini rulesnya, kita minum 2botol wine dulu tapa Pil habis itu baru kita minum, Ok? Ucap Anne
_ Oke, Jawab Anne dan.Sarah bersamaan
- Secepat kilat mereka pun berjalan keluar rumah, menaiki mobil dan melaju ke Club W.
__ADS_1
- Setibanya mereka disana pun, mereka langsung memesan minuman dan mulai meminumnya dan Sarah pun mulai menceritakan awal kedekatannya dengan Max apsri Tuan Nielsen
* Hhhmmm gue harap lu happy ending ya Sar, semangat!, Sahut Jesse
" Iya nih, semoga happy ending lo sar, gue bahagia dengarnya Ucap Anne sambil memeluk Sarah.
- Sarah yang sedang di pengaruhi alkohol pun mulai menangis terisak
* Eh cuy kenapa lo, perasaan gada deh yg salah sama omongan kita, kok lo nangis sih, gak seru ah sih sarah Ucap Jesse ngelek
" Iya ni sar, kok kamu nangis, jelasin ke kita kenapa? Tanya Anne.
》 Gapapa, cuman baru kali ini aja gue rasa bahwa ada yang peduli dengan perasaan gue, selama ini semuanya hanya gue pendam sendiri, Ucap Sarah dan mulai.mengencangkan tangisannya.
" Ua udah sar, sekarang apapun itu, kalau lo butuh teman cerita, cerita ke gue aja, atau lo juga bisa ngubungin Jesse, lo ga perlu mendem semuanya sendirian kek gini, Ucap Anne
* Uhhh auranya keibuannya nampak banget bu Anne, Sahut Jesse menggoda Anne
- Pada saat Anne, Jesse dan Sarah akan melangkahkan kaki mereka, langkah mereka terhenti oleh sebuah suara.
• Hey lo, wanita malam! Panggil Nielsen
* ***** tu cowok, cari mati aja dia ini, Ucap Jesse emosi
- Mereka bertiga pun berbalik dan mendapati bahwa pria itu adalah Nielsen Boss Perusahaan Sarah dan Anne.
》 An, apa dia baru saja panggil loe wanita malam? Tanya Sarah.
__ADS_1
* Iya sar, apa lo budeg, panggilannya jelas kok, Ucap Jesse
- Jesse dan Sarah pun berjalan maju menghampiri Nielsen
• Eh kalian berdua minggir, gue ga butuh kalian,.gue cuma panggil Wanita Malam itu(sambil menunjuk ke arah Anne), Ucap Nielsen
- Seketika seluruh Club W memperhatikannya, Anne yang merasa malu pun berlari keluar Club dan menangis tanpa disadari Anne menabrak sebuah dada bidang.
▪︎ Loh, kau bukannya Anne, tanya Raphael
- Anne tak mengubrisnya dan berlari keluar sambil menahan tangisnya. Sarah dan Jesse yang mengejarnya
pun bertemu dengan Raphael.
▪︎ Hey, Jesse Sahut Raphael
- Tiba2 langkah jesse terhenti ketika mendengar suara Raphael. Sarah terus berlari keluar untuk menemui Anne.
* Kau, Ucap Jesse
▪︎ Wah lama.tak berjumpa, kau terlihat sangat baik dari sebelumnya,.Ucap Raphael
* Apa iya aku harus selalu terlihat burik, Balas Jesse
- Mereka berdua sibuk bercerita dan seketika Jesse teringat tentang Anne
* Hhhmmm Raphael sampe jumpa lain waktu gue pergi dulu, Sahut Jesse
__ADS_1
▪︎ Hhmmm baiklah, Balas Raphael
- Raphael adalah sahabat Nielsen semenjak mereka berada di bangku sekolah dasar, hingga sekarang. Raphael adalah CEO tempat Jesse bekerja.