
Tok
Tok
Tok
" Masuk " Sahut Nielsen dari dalam ruangan
" Bagimana tuan, ada yang bisa ku bantu? " Tanya Anne
" Ada Nona " Jawab Nielsen dengan tatapan nakal, lalu ia berjalan mendekati Anne untuk mengendong dan meletakkannya diatas meja kerja miliknya
" Niels, jangan ini meja kerjamu " Kata Anne yang gugup mereka akan menjadi tontonan gratis di perusahaan itu
" Ini memang mejaku, tapi kau adalah istriku, nilaimu jauh lebih dari meja dan perusahaan ini " Bisik Nielsen di telinga Anne
" Hentikan, tingkah konyolmu! Langsung saja ke intinya kenapa kau memanggilku kemari? " Tanya Anne
" Baiklah! Sayang, sepertinya aku harus berangkat ke negara C " Jawab Nielsen
"Tapi kenapa mendadak, bukannya Max dan Sarah yang menghandlenya? " Tanya Anne yang kebingungan
" Iya sayang, cuma saat ini ada kerjasama yang tak bisa diwakilkan oleh Max, maka itu akan terbang kesana untuk beberapa hari. Mungkin 1 atau 2 hari sayang " Balas Nielsen
" Kapan berangkatnya? " Tanya Anne semakin ngegas
" Sore ini jika tak ada halangan sayang " Lanjut Nielsen
__ADS_1
" Huufffffttt baiklah, jika itu untuk kebaikan perusahaan ini maka lakukanlah suamiku" Ucap Anne dengan menarik nafasnya sembari memperbaiki dasi Nielsen
Nielsen yang dijadwalkan berangkat pun menuju helipad milik perusahaan Middelman didampingi oleh Anne
" Jaga dirimu sayang, aku akan segera kembali " Ucap Nielsen kepada Anne lalu mengecup keningnya dengan disaksikan oleh karyawan perusahaan yang terlihat tersenyum melihat keduanya
Setelah keberangkatan Nielsen, Anne pun menuju dokter kandungannya untuk berkonsultansi tentang kandungannya dan juga alat kontrasepsi
Selama perjalannya menuju dokter kandungan, Anne tak henti-hentinya tersenyum dengan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi
Kini mobilnya telah diparkirkan dengan segera Anne pun turun dan berjalan masuk menuju ruang dokter yang telah menunggunya
" Permisi dok " Sapa Anne
" Silahkan Nyonya, ada yang bisa saya bantu " Sahut sang dokter
" Iya dok, namun sebelumnya perkenalkan Saya Anne " Sapa Anne kembali
Setelah beberapa lama, akhirnya Anne diajak untuk melakukan beberapa pemeriksaan terhadap kandungannya
Anne yang telah melakukan bebepa pemeriksaan itu hanya menunggu dengan senyuman tipis diwajahnya
Berselang satu jam kemudian dirinya dipanggil kembali untuk menemui dokter Susan didalam ruangannya
Saat kembali ke dalam ruangan, suasananya menjadi berbeda dari sebelumnya begitu juga dengan wajah sang dokter yang terlihat begitu tegang
" Dok, bagaimana hasilnya? Apa semuanya baik-baik saja? " Tanya Anne yang begitu bersemangat saat itu
__ADS_1
" Silahkan duduk dulu Anne, aku harap hal ini takkan membuatmu merasa putus asa! " Balas Dokter Susan yang
" Maksudnya bagaimana dokter? " Tanya Anne kebingungan
" Jadi sebelum saya memberitahukan hasil pemeriksaan anda, saya ingin menanyakan beberapa hal! " Ucap dokter Susan
" Apa itu dokter, katakanlah " Balas Anne dengan sangat cepat
" Apakah nyonya selalu mengkonsumsi obat saat berhubungan dalam bentuk banyak dan juga meminum minuman keras? " Tanya Dokter Susan
" Iya dokter! " Jawab Anne dengan kegundahan didalam hatinya
" Sebelumnya saya mohon maaf, tetapi menurut hasil pemeriksaan anda, kemungkinan besar untuk anda hamil dan memiliki keturunan itu adalah hal yang sangat sulit, jadi untuk saat ini tak ada alat kontrasepsi yang bisa saya berikan atau sarankan kepada anda, karena kemungkinan untuk hamil pun tak ada " Lanjut dokter Susan
Saat mendengar penjelasan dokter Susan, Anne seperti berada didalam mimpi sehingga dunianya menjadi terbulak balik, ia tak menyangka bahwa apa yang terjadi padanya sebelumnya akan berakibat fatal pada hidupnya yang sekarang
Tanpa berkata-kata Anne pun langsung berjalan keluar dan melajukan mobilnya untuk kembali ke rumahnya.
Sesampainya di halaman parkirannya, Anne langsung keluar dan berlari masuk menuju ruang keluarga, dirinya hanya terduduk disana dengan diam seribu bahasa
Tak terasa buliran air matanya menetes dipipinya " Ya Tuhan, kutukan apa ini? Tak pantaskah diriku menjadi seorang ibu? " Gumam Anne karena merasakan perih didalam hatinya
" Yap! Kau sangat benar itu adalah kutukan bagimu karena telah berani merebut priaku " Ucao seseorang dari gelapnya ruangan itu
Dengan cepat Anne menyalakan lampu ruangan tersebut, dirinya sangat terkejut ketika melihat bahwa suara itu adalah milik Zee
Jangan Lupa untuk : Like, Coment dan Vote
__ADS_1
Agar Author semakin bersemangat untuk menulisnya
Love You Guys 🥰