
- Pagi hari Sarah pun berjalan menuju ruangannya dengan wajah lesu, karena Anne yang berada di rumah sakit sehingga membuatnya kesepian.
》 Gila lu ne, lu gak masuk aja gue kesunyian kek gini, apalagi lo mati, yang ada gue resign cuy, Gumam Sarah
- Tak lama terlihat Aspri Nielsen berjalan ke arahnya.
DEG...DEG....DEG
》 OMG, Jantung gue, jangan sakit saat kek gini napa, Gumam Sarah
) Hey, Pagi Sar, sapa Max
》 Selamat pagi juga pak, Ucap Sarah sembari menundukkan tubuhnya pada Max
) Hari ini aku akan ke rumah sakit, apa kau mau ikut? Tanya Max
》 Jika diperbolehkan, maka dengan senang hati pak, aku juga telah merindukan teman kerjaku itu, Ucap Sarah sambil menumdukkan wajahnya.
) Baiklah kalau begitu, Sampai sebentar, Balas Max dan berjalan menuju lift untuk ke ruangannya.
》 Ya Tuhan, manis sekali aspri boss itu, Astaga Sarah, kau sangat memalukan, masih pagi juga kau udah mesum, cihhh! Gumam Sarah sambil berjalan menuju ruangannya.
- Setelah jam kerja selesai, Sarah berjalan keluar ingin menaiki mobilnya, tiba-tiba tangannya di tarik oleh Max menuju mobilnya.
》 Pak, Ucap Sarah
__ADS_1
) Kita pake mobilku saja, Balas Max
》 hhhmm, Jawab sarah sambil menganggukkan kepalanya
- Keduanya pun melaju menuju rumah sakit dan tak lupa singgah di starbuck take away untuk membeli kopi stock di rumah sakit, mereka pun telah tiba di parkiran rumah sakit, dengan segera Sarah membuka pintu dan berjalan keluar.
) Sarah, tunggu aku, sahut Max
- Sarah yang sudah berjalan pun menghentikan langkahnya dan menunggu Max, untuk berjala masuk bersama.
) Terimakasih telah menungguku, Sahut Max
》 Ah tak apa pak, Jawab Sarah
- Max dan Sarah pun berjalan masuk ke ruangan Anne dan duduk disana, Max yang harus menjalankan perintah dari bossnya pun, memperhatikan ruangan tersebut apakah ada cctv atau tidak.
- Pada saat Sarah kembali ke ruangan terlihatnya Max sedang berbaring di sofa, setelah melakukan aksinya pada Anne.
) Maafkan aku Sar,.temanmu akan memgalami sedikit kesakitan! akupun tak dapat menolak perintah bossku, Bathin Max
- Tak berselang berapa lama Sarah pun dikagetkan dengan tubuh Anne yang tiba² saja menjadi kejang² dan dari mulutnya mengeluarkan busa putih.
》 Ya Tuhan, Pak.... ada apa ini dengan Anne sahut Sarah panik.
) Kau cepatlah panggilkan dokter sar, aku akan menjaganya disini, Ucap Max
__ADS_1
》 Baiklah, Jawab Sarah
- Sarah pun dengan segera berlari menuju ruangan dokter untuk memberitahukan keadaan Anne.
- Tak lama kemudian Sarah pun kembali bersama dokter yang merawat Anne.
¤ Maaf tuan dan nona silahkan kalian tunggu diluar, Ucap dokter sambil menutup pintu ruangan
》 Kamu kenapa An, Ucap Sarah sambil menitihkan airmatanya.
) Yang sabar ya sar, pasti Anne akan baik² saja, Sahut max
》 Diaminkan Pak, Balas Sarah
) Anne, maafkan aku membuatmu berada di situasi ini, aku pun tak memiliki kekuatan untuk melawan bossku, apa yang akan kau katakan padaku jika kau mengetahui bahwa akulah yang melakukannya semuanya itu Sar, Bathin Max
- Sarah semakin panik ketika melihat perawat yang masuk keluar dari ruangan Anne
》 Duh gimana sih ni, Gilak ini mah end, Gumam Sarah
》 Anne lu harus bangun, gue udah mutusin pass lo bangun kita akan resign bareng dari perusahaan itu, Ucap Anne
》 Gue ga mau punya boss yang sifanya mirip hewan buas, Gumam Sarah
》 Dihh, untung bae ganteng kalau kaga,.ga bakan gue fans, Gerutu sarah
__ADS_1
》 Anne pokoknya lu bangun dulu,.nanti soal hukuman kita akan pikirin sama² yang penting itu bangun, aja Ucap Sarah
- Karena kondisinya yang begitu kalut, Sarah pun menangis dan mendudukkan dirinya di atas lantai. Max yang sedari tadi hanya memperhatikan tingkah karyawan bossnya hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.