Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 111


__ADS_3

Tak terasa waktu berlalu dengan sangat cepat, sebulan sudah Anne dan Nielsen berada di rumah sakit dan belum juga menyadarkan diri.


Erik hanya bisa berpasrah dengan keadaan yang menimpa keluarganya ini.


Max, Sarah, Jesse dan juga Raphael pun berada disana untuk menemani Erik juga menjaga Nielsen dan Anne.


“ Jes, gue tu gak habis pikir dengan apa yang selalu menimpa Anne ini, kayaknya kita selalu baik tetapi mengapa dia begitu menderita “ Ucap Sarah dengan menahan tangisnya


“ Sar, mungkin Tuhan tahu kalau Anne adalah pribadi yang sangat kuat makanya dikasih-Nya cobaan yang bertubi-tubi, tapi aku yakin kebahagiaannya pasti akan tiba “ Balas Jesse dengan tersenyum sembari membelai wajah Anne yang sangat pucat


“ Bangunlah saudariku, kau tertidur cukup lama, kami sangat merindukanmu “ Bathin Jesse


#Flashback On


Sementara Anne jauh disana, sedang berjalan di sebuah taman yang sangat indah dipenuhi oleh beraneka ragam


bunga.


Saat sedang menikmati bunga-bunga itu, datang seorang pria yang mengaku sebagai pemilik bunga di taman itu.


“ Hey kau sudah ku katakan, berhentilah menghirup wangi bungaku itu, mereka akan mati jika kau selalu begitu “ Ucapnya


“ Cih memangnya siapa kau? “ Tanya Anne


“ Aku adalah pemilik taman ini, pergilah atau ku hubungi polisi untuk menangkapmu “ Jawabnya

__ADS_1


“ Baiklah aku akan pergi, tapi bolehkah aku datang setiap pagi untuk menikmati keindahan bungamu ini Tuan “  Tanya Anne


“ Baiklah, tetapi sebagai gantinya kau harus membawakanku sekotak makanan enak “ Balasnya


“ Enteng mah itu, baiklah aku pergi dulu “ Sahut Anne lalu pergi


Anne yang selalu datang untuk menikmati keindahan tamannya pun jatuh hati kepada pria itu, begitu pula dengan pria tersebut telah menaruh hatinya kepada Anne, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menjalin hubungan.


“ Kita bahkan sudah saling mencintai tapi mengapa kau tak memberi tahu namamu “ Tanya Anne dengan wajah cemberut


“ Hishh jangan perlihatkan wajah imutmu itu, aku akan menerkammu “ Ucapnya


“ Terkam saja nanti, yang terpenting bagiku saat ini adalah mengetahui namamu “ Balas Anne dengan nada kesal


“ Benarkah, baiklah perkenalkan namaku Nielsen Dane Middelman “ Jawab Nielsen kepada Anne


“ Tentu, aku pun sangat tampan bagimu kan “ Tanya Nielsen


“ Oh astaga anda sangat benar Tuan Nielsen, kau sangat tampan bagaikan bungamu ini, boelhkah aku memilikinya “ Seru Anne dengan wajah nakal


“ Baiklah, jadi katakan apa kau bersedia untuk menikah denganku dan membantuku merawat taman ini ? “ Tanya Nielsen dengan mengemgam


“ Tentu saja aku mau! Eh tapi apa kita tidak terlalu cepat ya ? “ Tanya Anne dengan senyuman lebar di wajahnya.


“ Tidak aku malah senang, karena aku takkan kelaparan lagi karena ada dirimu yang akan mengurusiku “ Jawab Nielsen

__ADS_1


“ Baiklah, Kalau begitu aku pulang dulu, jika tidak aku akan kelaparan disini “ Sahut Anne lalu melepaskan gengaman Nielsen dan berjalan pergi.


“ Anne, Aku Mencintaimu “ Teriak Nielsen


Saat Anne membalikkan badannya untuk tersenyum kepada Nielsen, tanpa melihat sekelilingnya dan tiba-tiba terdengar bunyi klakson mobil yang sangat panjang.


Bruk! tubuh Anne di dorong oleh seseorang dan terlempar jatuh trotoar jalan, terlihat semua orang yang berada di sekitar tempat itu berlari berkumpul seperti melihat sesuatu disana.


“ Awh sakit sekali tubuhku, ada apa disana? Mengapa ramai sekali. “ Gumam Anne sambil berdiri untuk melihatnya juga


Saat Anne mendekati kerumunan itu, ia melihat baju yang sama seperti yang digunakan oleh Nielsen tadi sebelum mereka berpisah.


“ Tidak, tidak! Itu bukan dia “ Gumam Anne sambil memasuki kerumunan itu


BAMMMMM, orang yang di kerumuni itu adalah Nielsen, ternyata Nielsen yang t’lah mendorong tubuh Anne tetapi terlambat baginya untuk menghindar sehingga dirinya tertabrak mobil.


“ Tidak kau tidak boleh pergi, cepat siapa saja bantu aku panggilkan ambulans “ Teriak Anne sambil memeluk tubuh Nielsen yang sudah kaku sambil menangis


“ Maaf Nona, tapikita harus menunggu hingga polisi datang untuk memeriksannya dulu Nona “ Ucap seorang pria kepada Anne


“ Tidak! Apa kau tak melihatnya sudah kehabisan banyak darah ? “ Bentak Anne


“ Tidak, tidak kau tak boleh meninggalkanku, ku mohon padamu, Aku bahkan belum mengatakan jika aku juga sangat mencintaimu  “ Ucap Anne yang tubuhnya sudah dipenuhi oleh darah Nielsen


“ An, tolong rawatlah taman bungaku, aku percaya padamu! Aku sungguh mencintaimu “ Seru Nielsen dengan senyuman tipis dan tubuhnya pun tak bernyawa.

__ADS_1


“ Tidak.....!!!! Nielsen “ Teriak Anne histeris


#Flashback Off


__ADS_2