
• Kenapa aku jadi begini, tak ingin rasanya diriku dijauhi olehnya, tapi selama dia bekerja diperusahaanku, aku masih bisa melihatnya, walau hanya dari jauh, Bathin Nielsen
" Tuan, jika tak ada lagi yg bisa kulakukan, maka aku pamit pulang, Ucap Anne sembari ingin berdiri dari sofa.
- Nielsen yg mendengar ucapan Anne pun berpura² kesakitan.
Arkhhhh
• Lukaku rasanya sekali, Gumam Nielsen
" Tuan, tuan apa tuan takpapa? Tanya Anne Panik
• Bekas operasiku, terasa ngilu, Jawab Nielsen
" Apakah tuan ingin aku memanggilkan dokter untukmu? Tanya Anne
• Tak usah, kau eluslah bagian yg terasa ngilu itu saja, Jawab Nielsen
" Hmmm ingin sekali rasanya gue tolak, namun semua ini juga kan karna gue, udahlah An buang dulu egomu untuk saat ini, Bathin Anne
- Dengan tubuh bergetar Anne memberanikan dirinya untuk mendekati tubuh Nielsen, lebih tepatnya punggung bekas operasinya.
" Tu...tu..tuan, aku permisi, Ucap Anne sembari mengelus lembut punggung Nielsen
- Nielsen pun tersenyum puas, karena telah berhasil menahan Anne agar tak meninggalkannya.
• Hhhmm eluslah dengan baik, agar ngilunya bisa hilang, Ucap Nielsen
" Baik tuan, akan ku lakukan, Jawab Anne
- Anne pun mengelus punggung Nielsen dengan sangat baik, sentuhannya membuat Nielsen tertidur pulas. Dengan cepat Anne berjalan lalu melambai-lambaikan tangannya di wajah Nielsen namun ternyata Nielsen telah tertidur.
" Baiklah, sepertinya Tuan juga udah tidur, sekarang gue akan pulang, besok juga kan gue dah harus kerja, Ucap Anne lalu berjalan keluar.
- Ditengah perjalanan Anne bertemu dengan Max
__ADS_1
" Tuan, selamat malam, Sapa Anne
) Selamat Malam juga Nona Anne, bagaimana keadaan tuan? Tanya Max
" Tuan, Tuan CEO telah tidur, jadi aku keluar tanpa berpamitan, takut membangunkannya tuan, Jawab Anne
) Baiklah, Terimakasih Nona Anne, Oh iya Anne! Jangan lupa untuk mengantarkan buburnya besok pagi sebelum kerja dan sepulang kerja, Ucap Max mengigatkan Anne
" Siap Tuan, aku takkan melupakan tugasku, Balas Anne sembari berlalu pergi
- Max pun dengan segera berjalan masuk ke dalam ruangan Nielsen, saat masuk Max melihat Tuannya sedang mengotak-atik ponselnya.
) Hhhmm, Sahut Max
• Kau telah kembali Max, Tanya Nielsen
) Iya, tuan! Bukannya tadi kau tidur Tuan? Tanya Max
• Hahhahah, kata siapa aku tidur? Apa dia yg mengatakannya padamu? Tanya Nielsen dengansuara tertawa
• Sepertinya begitu Max, bagaimana dia tertidur saat mengelus punggungku yg tadi sempat ngilu, Jawab Nielsen
- Max membalakkan matanya ketika mendengar bahwa Anne mengusap tubuh tuannya.
• Apa yg kau pikirkan, berhentilah berpikir kotor tentang bossmu ini Max, Ucap Nielsen
- Max tak menjawab sepata-kata pun melainkan hanya menelan salivanya.
• Ah sudahlah, kau pergi tidurlah di sofa, kau terlihat sangat lelah Perintah Nielsen
) Ba....baik Tuan, Jawab Max
- Max pun lalu berjalan menuju sofa dan merebahkan tubuhnya.
) Apa gue ga salah dengar ya, kalau tuanku itu mengijinkan Nona Anne menyentuh tubuhnya, Wah Tuan benar² sudah jatuh hati pada Nona Anne, ini bagus, Akhirnya Tuanku mau membuka hati bagi wanita, Bathin Max
__ADS_1
• Kau tidurlah dan berhenti memikirkanku, Ucap Nielsen
) Baik Tuan, Balas Max
- Sementara itu Anne pun telah tiba di rumahnya, Anne berjalan menaiki tangga rumahnya dengan wajah penuh senyuman.
》 Wou, lu, an, Anne, woy budeg, Panggil Anne
" Paan sar, eh katanya lo mau kesana, kok ga datang sih? Tanya Anne
》 Sorry An, gue kecapekkan jd pass balik dari kantor, gue langsung hubungi Max, kalau gue ga akan datang, karna gue lebih milih untuk tidur, Jawab Sarah
" Ohhh begitu, baiklah! Balas Anne
》 Hhhmm Btw lo kesambet ya, pulang² kok diperhatiin dari tadi senyum² sendiri, Tanya Sarah
" Iya nih gue lagi senang, karna mulai besok kita akan berangkat bareng untuk kerja, Jawab Anne
》 Awas ya lo, kalau lu boongin gue lagi, Ancam sarah
" Ya kagaklah, tapi sebelum ke perusahaan, kita harus singgah di rumah sakit dulu, gue harus anterin buburnya Tuan CEO, Ucap Anne
》 Ehhh lu skrng jadi, babysitternya ya? Tanya Sarah sambil menggoda Anne
" Ga kok, cuma sebagai bentuk permintaan maaf dan terimakasih gitu deh Sar, Jawab Anne
》 Ahh iya bener, soalnya nyawa lo dah ditolongin juga kan, lagian kalau soal memasak bubur mah lo ahlinya An, bubur buatan lo itu top markotop cuy, Balas Sarah
* ***GUYS, JANGAN LUPA LIKE DAN VOTENYA *
COMENT, YANG MEMBANGUN SANGATLAH DITERIMA,
UNTUK PERBAIKAN ISI NOVEL DAN MEMUASKAN HATI READERS 🥰
'K HOU VAN JULLIE 🧡***
__ADS_1