Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 048


__ADS_3

• Kenapa aku jadi begini, tak ingin rasanya diriku dijauhi olehnya, tapi selama dia bekerja diperusahaanku, aku masih bisa melihatnya, walau hanya dari jauh, Bathin Nielsen


" Tuan, jika tak ada lagi yg bisa kulakukan, maka aku pamit pulang, Ucap Anne sembari ingin berdiri dari sofa.


- Nielsen yg mendengar ucapan Anne pun berpura² kesakitan.


Arkhhhh


• Lukaku rasanya sekali, Gumam Nielsen


" Tuan, tuan apa tuan takpapa? Tanya Anne Panik


• Bekas operasiku, terasa ngilu, Jawab Nielsen


" Apakah tuan ingin aku memanggilkan dokter untukmu? Tanya Anne


• Tak usah, kau eluslah bagian yg terasa ngilu itu saja, Jawab Nielsen


" Hmmm ingin sekali rasanya gue tolak, namun semua ini juga kan karna gue, udahlah An buang dulu egomu untuk saat ini, Bathin Anne


- Dengan tubuh bergetar Anne memberanikan dirinya untuk mendekati tubuh Nielsen, lebih tepatnya punggung bekas operasinya.


" Tu...tu..tuan, aku permisi, Ucap Anne sembari mengelus lembut punggung Nielsen


- Nielsen pun tersenyum puas, karena telah berhasil menahan Anne agar tak meninggalkannya.


• Hhhmm eluslah dengan baik, agar ngilunya bisa hilang, Ucap Nielsen


" Baik tuan, akan ku lakukan, Jawab Anne


- Anne pun mengelus punggung Nielsen dengan sangat baik, sentuhannya membuat Nielsen tertidur pulas. Dengan cepat Anne berjalan lalu melambai-lambaikan tangannya di wajah Nielsen namun ternyata Nielsen telah tertidur.


" Baiklah, sepertinya Tuan juga udah tidur, sekarang gue akan pulang, besok juga kan gue dah harus kerja, Ucap Anne lalu berjalan keluar.


- Ditengah perjalanan Anne bertemu dengan Max

__ADS_1


" Tuan, selamat malam, Sapa Anne


) Selamat Malam juga Nona Anne, bagaimana keadaan tuan? Tanya Max


" Tuan, Tuan CEO telah tidur, jadi aku keluar tanpa berpamitan, takut membangunkannya tuan, Jawab Anne


) Baiklah, Terimakasih Nona Anne, Oh iya Anne! Jangan lupa untuk mengantarkan buburnya besok pagi sebelum kerja dan sepulang kerja, Ucap Max mengigatkan Anne


" Siap Tuan, aku takkan melupakan tugasku, Balas Anne sembari berlalu pergi


- Max pun dengan segera berjalan masuk ke dalam ruangan Nielsen, saat masuk Max melihat Tuannya sedang mengotak-atik ponselnya.


) Hhhmm, Sahut Max


• Kau telah kembali Max, Tanya Nielsen


) Iya, tuan! Bukannya tadi kau tidur Tuan? Tanya Max


• Hahhahah, kata siapa aku tidur? Apa dia yg mengatakannya padamu? Tanya Nielsen dengansuara tertawa


• Sepertinya begitu Max, bagaimana dia tertidur saat mengelus punggungku yg tadi sempat ngilu, Jawab Nielsen


- Max membalakkan matanya ketika mendengar bahwa Anne mengusap tubuh tuannya.


• Apa yg kau pikirkan, berhentilah berpikir kotor tentang bossmu ini Max, Ucap Nielsen


- Max tak menjawab sepata-kata pun melainkan hanya menelan salivanya.


• Ah sudahlah, kau pergi tidurlah di sofa, kau terlihat sangat lelah Perintah Nielsen


) Ba....baik Tuan, Jawab Max


- Max pun lalu berjalan menuju sofa dan merebahkan tubuhnya.


) Apa gue ga salah dengar ya, kalau tuanku itu mengijinkan Nona Anne menyentuh tubuhnya, Wah Tuan benar² sudah jatuh hati pada Nona Anne, ini bagus, Akhirnya Tuanku mau membuka hati bagi wanita, Bathin Max

__ADS_1


• Kau tidurlah dan berhenti memikirkanku, Ucap Nielsen


) Baik Tuan, Balas Max


- Sementara itu Anne pun telah tiba di rumahnya, Anne berjalan menaiki tangga rumahnya dengan wajah penuh senyuman.


》 Wou, lu, an, Anne, woy budeg, Panggil Anne


" Paan sar, eh katanya lo mau kesana, kok ga datang sih? Tanya Anne


》 Sorry An, gue kecapekkan jd pass balik dari kantor, gue langsung hubungi Max, kalau gue ga akan datang, karna gue lebih milih untuk tidur, Jawab Sarah


" Ohhh begitu, baiklah! Balas Anne


》 Hhhmm Btw lo kesambet ya, pulang² kok diperhatiin dari tadi senyum² sendiri, Tanya Sarah


" Iya nih gue lagi senang, karna mulai besok kita akan berangkat bareng untuk kerja, Jawab Anne


》 Awas ya lo, kalau lu boongin gue lagi, Ancam sarah


" Ya kagaklah, tapi sebelum ke perusahaan, kita harus singgah di rumah sakit dulu, gue harus anterin buburnya Tuan CEO, Ucap Anne


》 Ehhh lu skrng jadi, babysitternya ya? Tanya Sarah sambil menggoda Anne


" Ga kok, cuma sebagai bentuk permintaan maaf dan terimakasih gitu deh Sar, Jawab Anne


》 Ahh iya bener, soalnya nyawa lo dah ditolongin juga kan, lagian kalau soal memasak bubur mah lo ahlinya An, bubur buatan lo itu top markotop cuy, Balas Sarah


* ***GUYS, JANGAN LUPA LIKE DAN VOTENYA *


COMENT, YANG MEMBANGUN SANGATLAH DITERIMA,


UNTUK PERBAIKAN ISI NOVEL DAN MEMUASKAN HATI READERS 🥰


'K HOU VAN JULLIE 🧡***

__ADS_1


__ADS_2