Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 088


__ADS_3

" Apa menurutmu Nielsen akan menikahi Anne " Tanya Sarah kepada Max


" Kalau menurut aku sih, gada yang mustahil ya Sar, ayo lanjutin makannya istriku" Jawab Max


DEG


" hhhmm iya max " Jawab Sarah lalu melanjutkan mengunyah makanannya.


" Oh astaga, lihatlah ini semua ini makanan yang sangat mahal, lidahku bahkan tak bisa mengimbangi pak, Aku mau makan di luar saja " Gumam Anne melihat makanan² yang membuatnya tak berselera itu.


" Ada apa An, apa kau tak menyukai makanannya? " Tanya Nielsen karena melihat Anne hanya menatapi makanan yang berjejer di atas meja dengan pandangan tak enak.


" Bukan tak enak pak, tapi bagiku lambung kelas menengah ini tak pantas menerima makanan semahal ini pak " Jawab Anne dengan memegangi perutnya


" Ya Tuhan tolong, ahahhaha Anne! Apa katamu Lambung kelas menengah? Makanlah sepuasmu hari ini! Ini adalah hari bahagia sahabatmu kan, jadi jangan katakan lambung kelas menegah lagi, Sana Makan " Ucap Nielsen dan mendorong tubuh Anne mendekati meja makan.


" Astaga lambung kelas menegah, aku baru mengetahui istilah ini sekarang, Anne mengapa kau begitu mengemaskan " Gumam Nielsen yang berjalan kembali ke meja tempatnya duduk


" Apanya yang lucu dengan perkataanku, kan kami kelas menengah, Hishhh dasar orang kaya selalu saja begitu " Gumam Anne sembari mengisi piringnya dengan makanannya.


Setelah mengisi piringnya, Anne pun berjalan menuju meja Nielsen berharap dapat duduk semeja dengannya.


" Pak, boleh ya aku duduk disini " Sahut Anne


" Oh duduklah An, Wah apa itu yang kau isi " Tanya Nielsen menggoda Anne


" Hhhmm ini pak, Salad sayur " Jawab Anne


" Ya ampun An, dagingnya mana? Tanya Nielsen kepo


" Pak, maaf dagingnya kebanyakan minyak jadi aku tak mengambilnya! " Jawab Anne dengan kepala tertunduk

__ADS_1


" Oh kenapa, apa kau diet? Atau sakit ya ? Tanya Nielsen yang terlihat seperti seorang dokter sedang mengintrogasi pasiennya.


" Tidak pak, aku hanya ingin menjaga tubuhku, kali aja masih bisa laku di pasaran " Jawab Anne terkekeh


" Pasar mana? Pasar Saham ka? " Tanya Nielsen sangat kepo


" Haishhh ingin rasanya aku menamparkan piring ini ke dalam wajahnya " Bathin Anne


" Bukan pasar saham pak tapi " Ucap Anne terhenti


" Tapi apa An " Tanya Nielsen paksa


" Tapi pasar gelap, Ahahhahaha " Jawab Anne dengan tertawa besar


" Dasar wanita iblis, kau mempermainkanku lagi " Gumam Nielsen


" Silahkan lanjutkan makannya pak " Ajak Anne


" Dasar **** kecil, kau sangat mengemaskan ulu lu lu, ingin ku gigit kau " Bathin Nielsen, yang melihat tingkah kekanakan Anne


" Hhhmm An " Panggil Nielsen


" Ya pak " Jawab Anne sembari mengangkat wajahnya yang tertunduk


DEG


" Daebak, kecantikannya, keseksiannya dan segala kepunyaannya tak henti2nya membuatku terpesona " Bathin Nielsen


" Begini, aku ingin mencari aspri bagiku, karena Max.alan pindah. setelah ku pikir², aku akan menanyakanmu dulu, jika kau tak ingin maka barulah ku cari yang lain " Ucap Nielsen


" Bagaimana ini, apakah aku harus kembali ke perusahaan Middelman dan menjadi aspri Nielsen, atau jangan?! Ahhh pusing pala barbie " Barhin Anne

__ADS_1


" Kau boleh menjawabnya besok atau lusa kok, bukan harus sekarang " Ucap Nielsen sembari tersenyum


" Hasihh senyumnya indah sekali " Gumam Anne


Anne dan Nielsen pun sesekali bercanda gurau dan tertawa terbahak-bahak, membuat seluruh perhatian ke arah mereka tanpa mereka sadari.


" Oh iya pak, untuk laporanku itu, aku sudah menyelesaikannya, tinggal bapa ttd dan selesai " Ucap Anne


" Kau memang hebat Anne " Balas Nielsen dengan senyuman manis.


" Apa dia baru saja memujiku, roh kebaikan tetaplah bertumbuh padanya, Amin " Bathin Anne


Waktu telah menunjukkan pukul 21.00 WIB, Anne dan Nielsen pun berjalan menaiki mobil Nielsen.


Sedangkan Max dan Sarah menggunakan mobil Max untuk menuju ke apartemen Max.


" An, gue ga pulang ya malam ini, gue harus bantuhin Max menyiapkan segalanya, setelah punyanya baru barang2 milikku lagi akan ku menyimpan " Ucap Sarah kepada Anne


" Ahhh baiklah, bersenang-senanglah, ini adalah malam pertama kalian kan, pergilah Sar " ucap Anne


" Hhhmm Max, lakukan yang terbaik okay, jangan permalukan aku " Goda Nielsen kepada Max dan Sarah


" Dasar, CEO Mesum! itu otak atau apa sih, kok kotor banget sih " Gumam Anne lalu membanting pintu mobil Nielsen dengan sangat kesal.


 


" Minta Votenya Kaka "


❤❤❤❤❤


 

__ADS_1


__ADS_2