
" Apa dia benar-benar marah, astaga apa aku berlebihan padanya " Gumam Anne yang melihat Nielsen telah pergi
" Aku ga jadi makan, lain kali saja " Ucap Nielsen lalu mengambil jass dan kuncinya lalu berjalan pergi
" Apa maksudmu boss, kenapa kau meninggalkanku dan makanan-makanan ini, bukannya kau yang membelanjakannya ? " Seru Anne dari pinggir meja
" Cukuplah An, sepertinya kau juga tak menyukaiku, sepertinya kau hanya mengasihaniku, baiklah aku pergi " Balas Nielsen lalu berjalan keluar dan melajukan mobilnya pergi.
" Kenapa An, kenapa An! Mengapa kau tak bisa menghargaiku sedikit pun! " Bathin Nielsen
" Huhhh Astaga, apalagi ini, kenapa dia begitu sensitif,sepertinya aku berlebihan dalam hal ini, besok aku akan minta maaf. "Gumam Anne
**********
Keesokan harinya Anne pun sudah berada di kantor.
" Kemana dia, kenapa belum datang " Gumam Anne
" Astaga, hari ini ada rapat penting dan ponselnya pun tak aktif " Gerutu Anne
" Dasar bodoh, seharusnya kemarin kau mengejarnya, lihatlah hasilnya An, dasar wanita egois " Ucap Anne di dalam ruang kerjanya.
Sementara Nielsen, sedang berada di Kota D bersama Erik.
" Pah, Niels binggung harus menghadapi Anne bagaimana " Sahut Nielsen kepada Erik yang sedang membaca korannya.
" Maksudmu bagaimana nak " Tanya Erik
" Itu pah, kemarin Nielsen sudah mengungkapkan perasaannya Nielsen kepada Anne dan dia memberiku sebuah kesempatan, tetapi sikapnya mengatakan bahwa dia menerimaku hanya karna kasihan padaku " Jawab Nielsen
" Benarkah, apa kau sungguh mengenalinya setiap detail? Jangan karena kau merasa telah menidurinya kau mengenalnya, kau salah Niels " Balas Erik
__ADS_1
" Maksud papa " Tanya Nielsen
" Ya barangkali saja dia mood-mood'an atau dia memiliki selera humor yang tinggi, atau bisa jadi Anne adalah orang yang terbuka maksudnya menyukai sesuatu yang blak²an, kelihatannya kau saja yang terlalu sensitif putraku " Ucap Erik terkekeh
" Jah papa, kenapa malah jadi belain Anne sih, ia sih pa Anne itu orangnya asik " Sahut Nielsen
" Astaga berarti memang benar, putraku ini sudah sangat tua " Gumam Erik
" Apa katamu pa " Tanya Nielsen
" Tak ada nak, oh iya bagaimana keadaan Max dan kekasihnya " Tanya Erik
Deg Deg
" Apa yang telah terjadi kenapa kau gugup " Tanya Erik panik
" Hhm itu pa itu " Jawab Nielsen terbata-bata
" Itu pa Max dan Sarah kan sudah pindah ke negara J buat ngurus perusahaan cabang disana papa " Jawab Nielsen
" Benarkah, apa dia bersedia dia kan asprimu sekalian sekprimu nak " Balas Erik
" Iya pa Max bersedia lagipula kini Max bersama istrinya kok " Ucap Nielsen
" Apa istri? Kapan? " Tanya Erik kaget
" Ah pa jadi waktu Niels meminta Max untuk berangkat, Max tak tega meninggalkan Sarah, ya jadi Niels putuskan untuk Sarah menjadi aspri Max disana " Jawab Nielsen
" Trus apa " Tanya Erik lagi
" Iya jadi malamnya langsung mereka nikah " Jawab Nielsen santai
__ADS_1
" Nikah? Wah Max memang sangat hebat! Itu namanya Pria Nielsen " Balas Erik
" Astaga papa, berhentilah memojokkanku " Ucap Nielsen cemberut
" Maka itu cepatlah, perbaiki hubunganmu dengan Anne, Papa juga ingin punya mantu dan cucu tahu " Balas Erik lalu berjalan masuk ke kamarnya.
" Astaga papa ini sangat keterlaluan, meninggalkanku tanpa aku mengucapkan apapun " Gumam Nielsen lalu merebahkan dirinya ke atas
********
Seminggu telah berlalu, Anne dan Nielsen tak saling berkabar, meskipun keduanya saling menahan kerinduan
Nielsen merasa bersalah hingga dia tak berani menghubungi Anne, begitupun Anne yang merasa bersalah bersalah
( Begitu saja terossss, sampe ayam tumbuh giginya 😄)
" Boss dimana kau, bahkan Max pun tak mengetahui keberadaanmu " Gumam Anne yang duduk memandangi komputer di atas mejanya.
Waktu berlalu, jam kerja pun telah usai.
Anne bergegas keluar dan melajukan mobilnya untul pulang.
Saat berada di parkirannya, Anne melihat ada sebuah mobil yang terparkir disana, mobil itu pun tak dikenalinya.
" Mobil siapa itu " Gumam Anne, sembari turun dari mobilnya dan berjalan ke rumahnya.
" Anne " Sahit seorang dibelakangnya
Anne pun membalikkan tubuhnya dan membalakkan matanya, Pria yang dicarinya sedang berdiri tepat di hadapannya.
" Minta Vote Kaka "
__ADS_1
🧡🧡🧡🧡🧡🧡