Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 166


__ADS_3

Tiga Tahun kemudian, kini Miracle Zack Middelman telah berusia 2 tahun menjelang 3 tahun di bulan depan


" Miracle, anak mama " Seru Anne


Mendengar seruan Anne, Zack terus mengeliat di tempat tidurnya


" Good Morning istriku " Kecup Nielsen yang baru saja masuk ke kamar Miracle


" Morning " Sapa Anne


" Hari ini aku tak ingin bekerja " Ucap Nielsen


" Kenapa? " Tanya Anne kebingungan


" Aku bosan di kantor, aku ingin menghabiskan hari ini bersama kalian, kita jalan-jalan? " Jawab Nielsen


" Benarkah? " Tanya Anne kembali


" Atau kita juga bisa membuat ade baru untuk Miracle " Bisik Nielsen dengan senyuman nakalnya


" Kau ini masih pagi, tapi otaknya sudah mesum " Ucap Anne dengan memukul pantat Nielsen


" Awww sakit tahu " Gerutu Nielsen dengan megelus-elus pantatnya


Anne hanya cengegesan melihat tingkah suaminya, yang sidah seperti anak kecil


" Kau bahkan terlihat seperti Miracle yang sedang kesakitan suamiku " Ucap Anne dengan terus tertawa


" Oh bagus ya, sekarang kau berani menertawai penderitaan suamimu " Lanjut Nielsen dengan keluar dari kamar Miracle menuju ruang kerjanya

__ADS_1


" Eh apa dia marah " Gumam Anne


" Mari kita lihat apa dia akan mengejarku " Guman Nielsen dengan senyuman nakalnya


Anne pun menidurkan Miracle kembali ke ranjangnya dan keluar untuk mengejar Nielsen


" Hmmm, apa kau ingin aku buatkan kopi? " Tanya Anne mencoba mengalihkan perhatian Nielsen


" Tidak perlu, aku bisa buat sendiri! " Jawab Nielsen


" Apa paan ini, masih pagi dan dia sudah bertingkah seperti, Ya Tuhan bagian ini memang sangat sulit " Bathin Anne


" Baiklah kalau begitu, kau lanjutkan saja pekerjaanmu dan aku akan mengurus putraku, oh ya satu lagi tak ada sarapan " Ucap Anne dan berbalik pergi


" Sial, bukannya memohon agar aku maafkan. Dia nalah mengancamku " Guman Nielsen


" Istriku memang sangat langkah, harus segera dimuseumkan ini " Ucap Nielsen sembari terkekeh


" Papa, aku lapar tolong antarkan makanan padaku, istriku sudah tak peduli lagi denganku " Ucap Nielsen dengan berpura-pura menghubungi Erik


Anne yang mendengar ucapannya pun berdiri dan berjalan keluar


" Oh jadi sekarang kau mainnya lapor orangtua ya " Seru Anne dari balik pintu


" Lihatlah pa, istriku sangat kejam padaku sekarang " Ucap Nielsen dengan semakin berdrama


" Dasar kau ini, masih pagi dan tingkahmu sangat konyol " Gumam Anne lalu berjalan kembali ke kamar Miracle


" Apa dia tuli sekarang " Gumam Nielsen

__ADS_1


" Bosan juga kalau begini, ke perusahaan sajalah " Gumam Nielsen


Nielsen pun pergi untuk membersihkan dirinya dan bersiap-siap menuju perusahaannya


Saat aka berjalan keluar rumah, terlihat Anne sedang berdiri dengan mengendong putra mereka di depan pintu


" Aku akan bekerja, selamat pagi " Ucap Nielsen


" Bukannya kau tak ingin bekerja hari ini? " Tanya Anne


Nielsen tak menghiraukan ucapan Anne sedikit pun


" Apa kau tak mendengar? " Teriak Anne


" Kau terlalu sibuk, kau bahkan lupa jika kau masih memiliki suami " Balas Nielsen dan langsung melajukan mobilnya


DEG


DEG


DEG


"Mengapa Nielsen menjawabku seperti itu " Gumam Anne dengan berjalan kembali ke kamar Miracle


" Apa aku telah salah kepadanya, ahh apa yang harus ku katakan padanya, kenapa terasa sulit seperti ini " Gumam Anne


Semenjak adanya Miracle, perhatian Anne kepada Nielsen memang menjadi berkurang.


Namun tak sedikit pun terlintas di benak Nielsen untuk mencari hiburan atau sekedar bersenang-senang dengan wanita lain, karena baginya Anne adalah segala yang ia miliki

__ADS_1


Hai Author come back, Jangan Lupa Untuk tinggalkan jejak dengan cara :


Like, Coment dan Vote 💜


__ADS_2