Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 177


__ADS_3

Karena kelelahan Nielsen memberikan Miracle kepada ajudan pribadi Erik, lalu ia membaringkan tubuhnya di atas sofa ruangan itu


" Dia terlihat kelelahan, berikan Miracle kepadaku dan pergilah belikan kopi untuk diberikan kepada Nielsen " Ucap Erik memerintahkan ajudannya dan mengambil Miracle ke dalam dekapan


" Tidak lucu melainkan romantis, disaat ibunya sedang berjuang melawan maut, disini ada dua orang pria yang dengan setia menjaganya dan masih tetap mengharapkan kehadiran ibunya " Ucap seorang kepada perawat yang lain


" Iya, kau memang benar! Kita saja yang sudah berhari-hari mengurusnya, kita bisa melihat sendiri kan betapa berharganya wanita itu bagi mereka " Balas seorang perawat


" Ho'oh terutama Tuan Nielsen, kalau aku tidak salah makannya pun tak teratur, untuk seorang CEO perusahaan terbesar di negeri ini, keadaannya sangat jauh berbeda, ia berjuang demi cintanya, anaknya dan yang lebih terutama bagi keluarganya " Lanjut seorang perawat


" Kelak, jika aku memiliki anak aku akan menceritakan kejadian ini kepadanya, tentang perjuangan seorang CEO ternama dan tersohor untuk rumah tangganya " Ucap seorang perawat


Sementara disisi lain, ada jari jemari yang sedang diusahakan untuk bergerak, dan berharap semuanya baik-baik saja ketika ia membuka matanya


" Hhmmm, kepalaku sangat " Ucap seorang dengan suara parau


" Mama..." Seru Miracle yang menatap dalam Anne


" Mir.. " Sahutan suar wanita dengan ucapan yang terpotong


DEG


Perawat yang semenjak tadi sedang bercakap-cakap, dikagetkan ketika melihat Anne yang sedang berusaha untuk bangun dari tidur panjangnya


" What.... cepat panggilkan dokter, Nyonya telah sadar! " Teriak seorang perawat kepada yang lainnya

__ADS_1


Seluruh mata tertuju kepada Anne, yang baru saja membuka matanya dari tidur panjangnya, sedangkan Nielsen masih saja terlelap dalam tidurnya


" Mir... " Seru Anne


" Nyonya! maaf nyonya tapi anda jangan dulu banyak gerak, biarkan saya memeriksa keadaan nyonya dulu " Ucap dokter memotong perkataan Anne


" Tapi dok " Seru Anne


" Sudahlah nyonya, and tenang saja putra anda dan keluarga anda baik-baik saja " Balas Dokter


" Baiklah dok " Jawab Anne


" Keadaan anda baik-baik saja, tapi untuk sementara anda harus banyak istirahat, karena shock yang terjadi pada tubuh anda nyonya! saya permisi saya akan kembali untuk memeriksa keadaan anda nyonya " Ucap dokter kepada Anne, setelah memeriksa keadaannya dan berlalu pergi


" Baik dok terimakasih " Gumam Anne


Erik selalu tahu bahwa, Anne adalah seorang yang menyukai kejutan sehingga apapun yang dibuatnya bagi mereka adalah kejutan, perasaannya campur aduk kala melihat menantu tercintanya, berjuang dan akhirnya kembali kepada mereka


" Jangan bangunkan dia papa, dia sangat lelah! " Ucap Anne menghentikan langkah Erik yang hendak membangunkan Nielsen dari tidurnya


DEG


DEG


DEG

__ADS_1


Air mata Erik pun tak tertahan, saat mendengarkan ucapan dari mulut Anne, entah ia sangat merindukan putrinya atau terharu dengan rasa cinta Anne kepada putranya Nielsen


" Berikan saja Miracle padaku pa " Seru Anne kembali Erik


" Putriku, Dengarkan ucapan dokter! kau istirahatlah! Papa sudah terbiasa mengurusnya, Jika nanti keadaanmu sudah benar-benar pulih, barulah papa akan memberikan Miracle padamu" Ucap Erik dengan tersenyum simpul


" Baiklah Pa, Anne percaya sama papa dan juga Nielsen " Balas Anne


" Terimakasih Tuhan, akhirnya kau sadar juga nak, jika saja kau tahu bahwa selama ini kami tak baik-baik saja tanpamu, tapi papa bersyukur semuanya akan baik-baik saja mulai sekarang " Bathin Erik


" Papa, aku akan istirahat! Tapi ingat jangan memberi tahu Nielsen jika aku sudah sadar dan biarkan saja dia istirahat, ia sangat kelelahan pa " Ucap Anne kepada Erik


"Baiklah, kau istirahatlah " Jawab Erik


" Kau memang aneh, kau membuat kami sangat panik dan baru saja merasa akan kehilanganmu, tapi kau lebih memikirkan Nielsen dibandingkan dirimu sendiri, dasar menantuku kau memang selalu yang terbaik " Bathin Erik


Erik terus mendekap Miracle di dalam pelukannya, lalu menutupi Anne dengan selimutnya dan kembali duduk di sofa dengan memangku Miracle di pangkuannya


Suasana di dalam ruangan itu yang semula mencekam, kini berubah menjadi ruangan yang dipenuhi dengan rasa gembira, sukacita dan kebahagiaan




**Guys, i want to say thankyou so much! 💜💜💜💜**

__ADS_1



**You guys are amazing, terimakasih untuk kata-kata kalian yang positif dan sangat membangun tapi yang paling penting adalah semangat yang kalian berikan untuk author, membuat author semakin bersemangat untuk terus menulis 🥰🥰🥰🥰**


__ADS_2