Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 099


__ADS_3

" Cih bahkan kau berani membandingkanku dengannya Sayang " Ucap Zee


" Kau ini sungguh² tak ada malunya, berhentilah mempermalukan kaummu dengan bertingkah rendahan seperti ini " Bentak Nielsen


" Sejak kapan kau menghargai wanita " Tanya Zee kaget karena melihat perubahan Nielsen


" Sejak menyadari bahwa kau adalah wanita yang tak memiliki Life Skills, sehingga kau hanya menjajalkan tubuhmu kepada pria² kaya, karena dari situlah sumber penghasilanmu " Ucap Nielsen dengan nafa gemetar


" Apa yang kau katakan Sayang " Tanya Zee seolah tak memahami ucapan Nielsen


" Cihhh bahkan kau ingin menolak kenyataan dan ingin berkata bahwa ucapan ku adalah hoax ? Bentak Nielsen kepada Zee


" Zee ku beritahu kau adalah seorang sarjana, Wanita Malam itu pun juga seorang Sarjana, Apa kau ingin tahu perbedaan di antara kalian " Tanya Nielsen


" Katakanlah sayang " Jawab Zee


" Perbedaanya adalah, kau tak mampu bekerja dan hanya mengejar pria ber' uang! sedangkan wanita yang kau sebut² sebagai wanita malam dia memilih bekerja dan tidak mengantungkan hidupnya pada pria lain " Jelas Nielsen


" Jadi sekarang lebih baik kau enyahlah dari hadapanku " Bentak Nielsen


Zee pun tanpa bertanya A-Z dan Z-A, langsung pergi meninggalkan Nielsen

__ADS_1


" Dasar wanita kepar** beraninya kau, kau tunggu saja, aku akan membuat perhitungan denganmu " Gumam Nielsen lalu berjalan kembali ke ruang kerjanya.


Saat berada di dalam ruang kerjanya, Nielsen pun mengigat Anne.


" Dimana kau Ann, maafkan aku bila menyakitimu " Gumam Nielsen


Tanpa berpikir panjang, Nielsen pun menarik jassnya dan melajukan mobilnya untuk pergi mencari Anne ke rumahnya, namun tak ada dirinya disana.


" Kemana lagi kau Ann " Gumam Nielsen di dalam mobilnya.


" Aku tahu, pasti dia disana " Ucap Nielsen lalu melajukan mobilnya menuju Club W


Saat tiba disana, Nielsen melihat dari jauh Anne sedang meneguk beberapa gelas.


Anne yang berada disana, meminta pelayan club untuk memutarkan baginya Music To My Eyes milik Bradley Cooper dan Lady Gaga.


Air matanya terus menetes mengigat perasannya yang sudah terlalu dalam mencintai Nielsen


Namun hatinya hancur mengigat pemandangan yang selalu dilihatnya saat Nielsen bersama Zee, membuat dadanya terasa sesak.


Anne pun semakin terisak dan terus meneguk minuman di hadapannya.

__ADS_1


Nielsen yang melihat keadaan Anne pun berjalan mendekatinya.


" Apa kau takkan mengajakku " Bisik Nielsen di telinga Anne


Anne yang telah mabuk mendengar ucapan Nielsen, namun dirinya menganggap bahwa itu hanyalah khayalannya saja.


" Pergilah, jauh² dariku, berhentilah mengganggu hidupku, aku tak ingin menjadi seperti ini, namun apalah dayaku, aku hanyalah wanita biasa, yang tak bisa terus bersembunyi di balik senyum palsuku ini " Ucap Anne yang semakin menangis


Anne pun turun dari kursi bar dan berjalan compang camping keluar Club dan terduduk di atas rumput depan Club dan menangisi dirinya.


Nielsen mendekatinya dan memberikan tissue baginya.


" Terimakasih tuan, tapi aku tak membutuhkan, biarkan aku melampiaskan segalanya dengan menangis " Ucap Anne


" Baiklah, jika dengan begitu membuatmu merasa baikan maka lakukanlah assistenku, aku adalah boss yang baik kok! " Ucap Nielsen


Anne yang mendengar kata Assisten pun mengangkat wajahnya dan menyadari bahwa itu adalah Nielsen.


Pria yang membuatnya menjadi seperti itu, pria yang membuatnya terlihat seperti seorang wanita bodoh.


" Apa yang kau lakukan disini, pergilah! Sudah ku katakan bahwa berhentilah menggangu hidupku, apa kau tuli? Kau bahkan belum mati tetapi aku melihat bayanganmu dimana-mana Cih, apa aku sungguh² " Gumam Anne

__ADS_1


" Minta Votenya Kaka "


__ADS_2