
• Terserah apa katamu, sekarang masuk dan bangunkan keluargamu itu, Stop bermain-main denganku, Bentak Nielsen.
- Seketika kedua mata Sarah terbalak, ternyata Sarah telah menyadari bahwa Pria yang dibentaknya barusan adalah CEO di tempat Dia dan Anne bekerja.
》 Ya Tuhan, Anne! Ucap Sarah lalu terdiam
- Nielsen yang mendengar nama Anne disebut pun berusaha mengigat nama yang disebutnya itu.
• Siapa nama keluargamu itu? Tanya Nielsen sinis
》 I.... i....itu pak, Ucap Sarah terbata-bata
• Itu, itu apa? Jawab pertanyaanku dengan baik! Teriak Nielsen
- Sarah yang mendengar teriakan dan umpatan Nielsen pun merasa ketakutan dan tak berani menatap bossnya tersebut.
》 Maafkan aku pak, itu teman dari Divisi Humas di perusahaan Bapak, Jawab Sarah sambil menundukkan kepalanya.
• Ohhhh lalu siapa nama lengkapnya? Tanya Nielsen geram
》 Itu pak, Anne Rachell Smith, Jawab Sarah
DEG......
- Tubuh Nielsen pun terasa lemah, dan seketika pun Nielsen terduduk setelah mendengar bahwa gadis yang telah ditabraknya dan tidak sadarkan diri adalah Anne.
• Ya Tuhan, mati aku! Jika kau tak menyadarkan diri! Dasar wanita malam itu sangat mempersilitku, apakah dia ingin balas dendam padaku, atas apa yang ku perbuat padanya! Bathin Nielsen
__ADS_1
) Tuan, Apa kau tak apa? Ucap Max assisten pribadi Nielsen
• Darimana saja kau? Apa kau ingin aku mendekam di dalam penjara? Teriak Nielson
) Maafkan aku Tuan, tadi aku mengurus beberapa dokumen yang diberikan klien untukmu, Jawab Max sambil menunjukkan dokumen kepada Nielsen.
• Baiklah, segera kau urus semuanya! Ucap NIelsen
- Max yang melihat sarah sedari tadi duduk di lantai pun berjalan mendekatinya.
) Permisi Nona, Ucap Max
DEG.....
》 Ya Tuhan, pria ini kan Assisten pribadinya pak boss, Wah ternyata ganteng juga, Bathin Sarah
》 Ah iya pak, aku mendengar, Bagaimana pak, Jawab Sarah yang tersadar dari lamunannya
) Apakah kau kerabat dari pasien tersebut? Tanya Max
》 Ah iya pak, kebetulan kami bekerja pa divisi yang sama di Perusahaan Middelman, Jawab Sarah
) Ya Tuhan, Tuan William kau menabrak karyawanmu sendiri, Bathin Max
》 Pak, jika tidak ada lagi, saya permisi tuan, saya ingin keluar untuk membeli kopi, Ucap Sarah
) Ahh nona, begini saja, biar kau menunggu disini, biar aku yang belikan, Balas Max sambil berjalan pergi
__ADS_1
》 Ya Tuhan cobaan apa ini, dasar Sarah, kau benar² tahan, control otakmu, jangan asal napsu melihat pria tampan, Gumam Sarah sambil menepuk dahinya.
- Nielsen yang telah dibawa kembali ke kantor polisi pun di penjarakan disana dan memerintahkan Max untuk mengatasi segalanya.
• Kau sungguh Jal***, beraninya kau membuatku di penjara, Ucap Nielsen dalam penjara.
- Sementara di Rumah sakit Sarah dan Max yang sedang menunggu Anne.
》 Maaf pak, apa boleh bertanya, Ucap Sarah gugup
) Silahkan nona, Jawab Max
》 Apakah itu benar, jika Anne tak menyadarkan diri maka Pak boss akan dipenjara? Tanya Sarah!
) Eh apa katamu? Gadis itu adalah Anne? Anne Rachell Smith? tanya Max
》 Iya Tuan, Anne adalah teman divisiku, Jawab Sarah.
) Ya Tuhan, Tuan William kau benar-benar telah kehilangan akalmu! Bathin Max
》 Ada apa pak, mengapa wajah bapak begitu terkejut setelah mengetahuinya?
) Hhhmm iya sedikit kaget, karena setahuku dia adalah karyawan berprestasi di perusahaan kan, Jawab Max
》 Iya pak, tapi malah di tabrak boss sendiri,.sungguh Anne yang malang, Ucap sarah dengan wajah sedih
) Sudahlah, kau jangan bersedih, berdoalah yang banyak agar temanmu segera sadar dan boss kita bebas! Balas Max
__ADS_1