Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 026


__ADS_3

• Baiklah, Hey wanita malam! katakan berapa duit yg lo mau, Ucap Nielsen sinis


) Tuan, sudahlah biarkan aku saja yang mengurusnya, Tuan pulanglah dan beristirahat, Ucap Max kepada Nielsen


• Hhhmmm, kau uruslah dia, Aku bahkan tak sudi memandang wajah liciknya untuk waktu yg lama, Jawab Nielsen lalu berjalan pergi


" Ada apa dengan pria itu mengapa dia sangat membenci gue, bukankah seharusnya gue yg marah krna udah di tabrak dia, Dasar iblis! Bathin Anne


* Ne, anne, woy Anne! ***** lo ya budeg ya loe ga denger gue panggil², Ucap Jesse


" Ya maaf Jes, gue hanya binggung dgn pria setan itu, kenapa dia yg marah² padahal gue yg ditabrak, dasar bayi besar, Jawab Anne


* Lu resign lah dari perusahaan dia, ngapain lu kerja layanin boss yg ga berhati manusia melainkan berhati binatang seperti itu, Ungkap Jesse dengan nada emosi


- Tanpa mereka sadari di luar ruangan ada Nielsen yg mendengar ucapan mereka, Nielsen lalu menarik napasnya dalam² dan berjalan pergi.


• Apa aku sekejam itu dimata lo, Bathin Nielsen


- Tak lama berselang masuklah aspri Nielsen, Max berjalan mendekati dua gadis tersebut.


) Permisi nona, Perkenalkan saya Max Yo aspri Tuan Nielsen, Ucap Max


* Ah iya gue Jesse, gimana tuan? tanya Jesse ketus

__ADS_1


" Namaku Anne, Terimakasih Tuan, Balas Anne


) Jadi begini nona, jika tdk keberatan saya ingin membicarakan beberapa hal dengan anda, berdua! pinta Max


- Mendengar hal itu Anne pun memandang wajah sahabatnya dengan wajah memelas memintanya agar menunggu di luar.


* Awas aja lo Ne, kalau sampe gue tau keputusan loe menyenangkannya dan susah di elo, gue ga bakal segan² hajar dia dengan tangan gue sendiri, Gumam Jesse sambil berjalan ke luar ruangan.


- Anne hanya tersenyum melihat tingkah konyol sahabatnya itu.


" Ahhh Iya Tuan, apa yg ingin dibicarakan, silahkan tuan! Sahut Anne


) Jadi begini nona, biar saya perjelas dulu, Ucap Max


" Tidak apa Tuan, tuan tak perlu merasa takut jika Pak CEO akan ditangkap, karena aku takkan menuntutnya sekarang, aku tertabrak semata-mata hanya karena menolong nenek itu, aku masih muda masih bisa menahan semua rasa sakit ini, sedangkan nenek itu, aku tak yakin! Ucap Anne dengan mata yang berkaca-kaca


) Baiklah Nyonya, terimakasih tolong ttd disini, ini adalah lembar persetujuan anda bahwa masalah ini tak perlu dilanjutkan lagi, Ucap Max


- Anne pun ttd di lembar itu dan Max pun berjalan keluar akhirnya Jesse masuk kembali.


* Ehhh tolil, lo bener² yaaa, Otak lo ini isinya paan sih, Ya Tuhan dosa apa gue sampe dapat sahabat kok yg kesukaannya menyiksa diri sendiri demi melihat org laen bahagia, Tutur Jesse


" Jes, aku lapar, apa kau akan hanya mengomeli terus tanpa memberiku makan, Ucap Anne

__ADS_1


》 Aku datang dan aku membawa makanan, Ucap sarah yang baru saja berjalan masuk


" Hey Sar, apa kabar lo? tanya Anne


》 Ya gitu deh, sepi sejak lo sakit, di ruangan gada yg negur gue, rasanya sakit juga, Ucap sarah sambil berjalan ke sofa.


- Sarah yang melihat Jesse pun mengetahui bahwa itu adalah sahabat Anne yg selalu diceritakan padanya.


》 Halo, Aku Sarah, Ucap Sarah sembari memberikan tangannya untuk bersalaman dengan Jesse


* Gue Jesse, lu apaan sih sambil menepis tangan Sarah dan memeluknya.


- Sarah pun terkejut dikiranya wanita ini sombong karena menepis tangannya.


* Makasih ya udah ngejagain sahabat semata wayang gua, Ucap Jesse


》 Ah gapapa kok, aku malah seneng tau ga sih, semenjak ada Anne hari² gue di perusahaan lebih menyenangkan, Seru Sarah


" Apakah kalian buta, gak lihat apa gue kelaparan woy, Cuy woy budeg lu bedua, panggil Anne emosi


* Ne, lu baru sadar jangan emosian ntar kesamber gledek item gigi lu ucap Jesse


- Sarah dan Jesse pun mulai menyuapi Anne yang terbaring lemas dan mereka sesekali bercengkrama dan tertawa terbahak-bahak bersama

__ADS_1


__ADS_2