Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 096


__ADS_3

" Astaga apa aku harus selalu menghidarinya, tapi apakah dengan menghindarinya aku bisa berhenti menyukainya? " Gumam Anne yang terduduk memandangi komputer di depannya.


Tak terasa waktu makan siang pun telah tiba.


Anne pun berjalan menuju ruang kerja Nielsen


Tok tok, ketuk Anne sebelum memasuki ruangan nielsen.


" Masuk " Sahut Nielsen dari dalam ruangannya


" Boss makan siang boss " Ucap Anne


" Ah iya sudah jam makan siang ya " Gumam Nielsen


" Takpapa jika boss tak ingin makan siang, aku akan pergi sendiri boss " Ucap Anne lalu ingin menutup kembali pintu ruangan Nielsen


" Siapa yang mengijinkanmu, tunggulah aku " Balas Nielsen lalu berdiri dari kursinya dan berjalan mendekati Anne


Nielsen dan Anne pun berjalan bersama-sama menuju Lift dan menuju pantry makan perusahaan


" Boss ingin makan disini " Tanya Anne


" Memangnya kamu ingin makan dimana? " Tanya Nielsen


" Tidak boss, kita makan disini saja " Jawab Anne


" Baiklah tunggu apa lagi, ayo antri makanan " Ajak Nielsen kepada Anne


Nielsen lalu menarik tangan Anne dan berjalan menuju tempat pengantrian makanan.

__ADS_1


Anne hanya mentapi genggaman Nielsen


" Mampus, bukannya menjauh malah semakin dekat, Bantu aku Tuhan " Bathin Anne


Setelah mengantri, Anne dan Nielsen berjalan menuju meja kosong dan duduk disana untuk menikmati makan siangnya.


" Anne " Sahut seorang pria dari belakang


Anne dan Nielsen pun mengangkat wajah mereka dan menoleh ke arah asal suara tersebut.


" Dia lagi " Gumam Nielsen lalu meletakkan sendoknya.


" Tuan Alex " Ucap Anne lalu berjalan mendekatinya.


" Jadi dia meninggalkanku dan lebih memilih datang kepadanya, Sialan kau Kamphuis, beraninya kau cari gara² denganku " Bathin Nielsen


Nielsen yang dipenuhi dengan rasa cemburu pun berjalan meninggalkan makanannya dan kembali ke ruangannya.


" Anne ada apa dengan bossmu " Tanya Alex


" Ah itu dia harus meeting online dengan Klien baru, harusnya kami pergi bersama tetapi aku tak mungkin meninggalkanmu kan " Jawab Anne


" Ah iya benar juga " Balas Alex


Alex pun mengantri makan dan makan siang bersama dengan Anne


Setelah makan siang bersama Alex pun pergi dan Anne kembali ke ruang kerjanya.


Saat melintasi depan ruang kerja Nielsen, Anne hanya mengitip dengan ekor matanya.

__ADS_1


" Astaga sepertinya bossnya marah padaku, aku harus segera menemuinya dan menjelaskan segalanya " Gumam Anne


Tok tok, Ketuk Anne lagi


" Yo masuk " Sahut Nielsen


" Boss, maafkan aku! Aku telah bersalah padamu " Ucap Anne


" Mulai sekarang kau boleh bekerja dari rumah, mengatur semua scheduleku dari rumah, kau tak perlu datang ke kantor lagi " Ujar Nielsen


Anne terkejut dan matanya terbalak tak percaya dengan semua ucapan Nielsen


" Boss, tapi apa salahku " Tanya Anne panik


" Kau tak bersalah! akulah yang bersalah dalam hal ini, kau boleh pulang kembali ke rumahmu sekarang " Jawab Nielsen


Setelah mengatakan semuanya, Nielsen pun berjalan menuju toilet untuk menghindari Anne


Karena jika Anne bersuara lagi, maka Nielsen akan lemah dan tak akan menolak mengijinkannya untuk kembali bekerja.


" Astaga apa aku benar² telah berbuat salah, tapi apa? Mengapa hatiku begitu tersiksa setelah mendengar bahwa aku akan bekerja dari rumah, apa aku takkan melihatnya lagi? " Guman Anne sembari berjalan keluar dari ruangan Nielsen


Anne merasa hatinya sangat terpukul, dengan ucapan Nielsen.


Sedangkan Nielsen, Nielsen pun sedang Gegana ( Gelisah Galau Merana ) di dalam ruangannya.


" Aku harap kau sadar bahwa aku tak ingin kau bersama pria lain selain diriku " Gumam Nisen yang berdiria memandangi pemandangan kota dengan segelas wine di tangannya.


 

__ADS_1


" Minta Votenya Kaka "


 


__ADS_2