Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 063


__ADS_3

Setelah menghela nafas, Nielsen pun berjalan masuk kembali ke ruangannya namun Nielsen segaja mengintip ke dalam ruangannya, terlihat Anne sedang serius menatap laporan² yg berada di meja.


" Walau sedang serius, dia terlihat cantik, Dihh papaan sih Niels " Gumam Nielsen lalu berjalan masuk ke ruangannya.


" Tuan " Ucap Anne dan berdiri dari kursinya saat melihat Nielsen berjalan masuk


" Lanjutkan tugasmu" Ucap Nielsen sambil duduk ke kursinya


" Terimakasih Tuan " Balas Anne lalu dia pun duduk kembali dan melanjutkan pekerjaannya.


" Apa iya, dia bisa menyelesaikan hari ini, laporan itu sangat banyak, apa yg harus kulakukan ya, Bathin Nielsen


" Anne, siang ini kau temani aku makan siang, aspriku saat ini sedang sibuk " Ucap Nielsen


Anne yg mendengar Nielsen berkata seperti itu pun mengeryitkan dahinya.


" Tuan, bolehkah aku tidak ikut? Laporanku sangat banyak dan belum banyak yg kuselesaikan" Jawab Anne


" Apa kau lupa, Siapa bossnya disini " Balas Nielsen


" Baiklah Tuan, maafkan aku jika aku tak menepati janjiku untuk menyelesaikannya hari ini " Jawab Anne


" Maka dari itu An, dengarkan perintahku maka akan ada kemudahan bagimu" Ucap Nielsen


" Benarkah Tuan? Tanya Anne dengan mata terbalak memandang Nielsen


" Tentu, aku akan memberimu waktu hingga besok, jika kau menemaniku makan siang hari ini " Ucap Nielsen


" Baiklah tuan, aku bersedia " Jawab Anne dengan wajah penuh keceriaan.


" Baiklah, lanjutkan pekerjaanmu sebelum jam istirahat tiba" Ucap Nielsen sambil berdiri dari mejanya lalu berjalan menuju toilet


Apa hari ini nasib baik lagi berpihak padaku, hingga boss yg jahat itu pun terlihat sangat manis padaku, Bathin Anne


" Hallo Max, Hari ini kau makan sianglah dengan kekasihmu itu, aku ada kegiatan yg mengharuskanku sendiri" Ucap Nielsen kepada max di balik teleponnya


" Tapi hari ini kan lo ga ada kegiatan apa² Nielsen" Balas Max dari Balik telepon


" Udah, ga usah banyak tanya, ikuti saja pintaku" Ucap Nielsen lalu mengakhiri panggilannya dan berjalan, kembali ke mejanya dan memandangi Anne yg terlihat sangat sibuk.

__ADS_1


Nampak senyuman tipis menghiasi wajah Nielsen, karena tingkah Anne.


" Andai saja dia selalu duduk disana, gue ga bakal kesepian lagi, apa gue terlalu berharap ya?!" Bathin Nielsen


Anne pun sesekali melirik jam kerja, dia tak ingin terlambat untuk menemani Nielsen, agar waktu mengerjakan laporannya di perpanjang hingga besok.


Sarah dan Max pun telah membuat janji untuk makan siang bersama di restaurant kesukaan Sarah.


Sedangkan Nielsen dan Anne akan hanya makan siang di pantry perusahaan.


To : Ibuk Sarah


📤 Lo makan siang dimana Sar? " tanya Anne


From : Ibuk Sarah


📩 Gue makan siangnya bareng Max ni An, lu gimana? "


To : Ibuk Sarah


📤 Gue ngepantry buk, Have fun ya, cepatan nikah! "


From : Ibuk Sarah


Nielsen hanya memandangi jam dinding, berharap jam istirahat segera tiba. Akhirnya setelah penantian jam istirahat pun telah tiba.


" Anne, ayo makan siang " Ajak Nielsen yg sudah berdiri di depan meja Anne.


" Baik Tuan " Jawab Anne lalu berdiri meninggalkan pekerjaanya.


Anne dan Nielsen pun berjalan menuju pantry perusahaan, terlihat seluruh mata karyawan lainnya memandang ke arah mereka.


Anne pun berjalan mengambil makanannya dan berjalan menuju sebuah meja dan diikuti Nielsen.


Anne yg melihat Nielsen memegang nampang berisi makanan pun terbalak


" Tuan, bukannya ada ruangan VVIP bagi tuan " Ucap Anne


" Bukankah tadi sudah kujelaskan padamu, aku ingin kau menemaniku makan siang" Ucap Nielsen sembari meletakkan nampang yg berisi makanannya dan duduk di depan Anne

__ADS_1


"Baik Tuan, maafkan aku! " Balas Anne


" Ada apa dengan wanita ini, meminta maaf bahkan sangat mudah baginya, sekalipun dia tak bersalah " Bathin Nielsen


Terlihat tatapan sinis para karyawan wanita lainnya


" Hishhh dia pasti memelet pak CEO " Ucap seorang wanita kepada yg lain


" Kayaknya sih gitu, kalau gak kenapa bisa kita yg cantik gini pun dikalahkan sama dia " Ucap Wanita lainnya.


Anne yg mendengar ucapan mereka hanya menundukkan kepalanya dan memakan makan siangnya, Nielsen yg juga mendengar perkataan mereka pun hanya berpura² tidak tahu.


" Jika gue ngebelahin dia sekarang, kentara banget kalau gue suka sama si ni wanita, duh kok serba salah banget ya jadi gue " Bathin Nielsen


" Cepat habiskan, Laporanmu masih nunggu " Ucap Nielsen


" Baiklah Tuan, Maafkan aku" Jawab Anne


BRAKKK, terdengar suara pukulan meja, seisi pantry pun menatap ke arah mereka.


" Ada apa tuan? " Tanya Anne


" Hentikan ucapan maafmu itu, Kau bahkan tak bersalah dan selalu mengucapkannya, bagaimana dengan yg menghinamu?" Ucap Nielsen sambil menghadap ke wanita² yg telah menceritakan Anne


Terlihat jelas kepanikan di wajah² para wanita itu


" Tolong maafkan aku tuan, takkan ku lakukakn lagi " Ucap Anne


" Ahh sudahlah, makan siangnya cukup disini " Ucap Nielsen lalu berdiri dan menarik lengan Anne lalu mereka pun berjalan kembali ke ruangan kerja Nielsen


* Guys, Jangan Lupa untuk Like & Votenya*


Coment, yang membangun monggo!


Untuk perbaikan isi Novel dan juga memuaskan hati readers 🥰


Jangan Lupa Like dan Vote yang buanyakkkk.....


'K HOU VAN JULLIE 🧡

__ADS_1


__ADS_2