Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 102


__ADS_3

" Ahhhhhhhhhhh lepaskan aku, sialan kau memang physcho boss " Teriak Anne keras


" Apa katamu " Tanya Nielsen kepada Anne


" physcho, physcho kau adalah physcho " Jawab Anne


" physcho katamu? Baik akan ku tunjukkan, how is physcho work " Balas Nielsen


" No, no, no shits you dam*, f*** off " Umpat Anne emosi


" Hell yes, i love to f*** you " Ucap Nielsen yang tak menyadari ucapannya


" What, the....! No, mati gue mati gue " Bathin Nielsen


Seketika tubuh Nielsen pun terjatuh ke atas Anne, di dorong oleh Anne.


Kedua mata milik Anne, benar² di penuhi oleh kemarahan.


" Get out from my place, Now! " Teriak Anne emosi ke arah Nielsen


" Anna, please maafin aku, aku ga sengaja " Ucap Nielsen ketakutan


" Hhhmm, pikir apa saja kau boss, haaa aku lupa selain bekerja anda juga memiliki kesibukan lain yaitu tidur bersama kekasihmu, berhentilah menghayal jika aku adalah Zee kekasihmu " Bentak Anne


" Apa maksudmu An " Tanya Nielsen


" An, An, An, berhentilah memanggilku seperti itu, kau tak memiliki hubungan apapun denganku, kau meniduriku hanya karena hutang orangtuaku, tetapi hingga kini kau terus menjadi bayanganku, Mengapa " Tanya Anne dengan buliran air mata yang telah menetes di wajah mulusnya.


" Karena Aku Mencintaimu, Sangat Mencintamu " Teriak Nielsen lalu bangkit berdiri.


" Ciihhh berhentilah berakting " balas Anne


" Akting katamu? Bahkan semalam kau baru saja mengatakan jika kau bisa jatuh cinta, maka pria itu pasti adalah diriku " Ucap Nielsen


" Berhentilah membohongiku, dengan tipuan anak kecilmu itu " Seru Anne lalu berjalan menuju Dapur.

__ADS_1


" Aku berbohong? Benarkah? Baiklah mari kita akan lihat siapa yang berbohong dan siapa yang tidak " Balas Nielsen


Setelah berkata seperti itu, Nielsen pun berjalan mendekati speaker milik Anne dan memutar rekaman suara semalam.


Rekaman tersebut terdengar jelas di dalam seisi rumah Anne.


Anne yang mengenali suaranya pun membalakkan matanya.


Anne begitu kaget dan tak percya bahwa perasaan yang selama di pendamnya telah dikeluarkannya semalam.


" Astaga habis sudah diriku " Gumam Anne di dalam dapur.


" Sekarang katakan, siapa yang pembohong, katakan padaku " Bentak Nielsen kepada Anne


" Maaf semalam aku kehilangan control jadi tak bisa mengontrol perkataanku, baiklah kau boleh pergi boss " Ucap Anne


" Cihhh lihatlah pembohong licik ini, semalam kau mengusirku, sekarang kau mengusirku lagi, sudah ku katakan padamu bahwa aku membalas ucapanmu semalam ketika kau telah sadar " Balas Nielsen


" Sudahlah boss, lupakanlah segalanya, maafkan aku! Aku akan bekerja besok " Sahut Anne dan ingin pergi menuju kamarnya.


Anne yang mendengar ucapan Nielsen pun langkahnya terhenti.


" Apa kau bersungguh-sungguh dengan perkataanmu boss " Tanya Anne yang sudah berdiri di hadapan Nielsen tertunduk


" Tentu saja An, Ku Mohon Cintailah Aku " Jawab Nielsen dengan mengangkat wajahnya


Terlihat linang air mata di pipi Nielsen


" Baiklah berdiri boss, kau tak pantas bersikap seperti ini, aku adalah sekprimu, sudah ku katakan apapun tentangmu harus ku ketahui " Tutur Anne dengan senyuman di bibirnya


Anne pun memapah Nielsen untuk mendudukannya di sofa.


" Ingin minum Apa boss " Tanya Anne


" Tidak ada, duduklah disampingku, ku mohon " Pinta Nielsen

__ADS_1


" Baiklah " Seru Anne, Lalu berjalan menuju sofa dan duduk tepat di sebelah Nielsen


" An, apa kau ingin menjadi kekasihku, kita mulai semuanya dari awal lagi " Sahut Nielsen


Anne hanya terbalak mendengar ucapan Nielsen


" Jangan pernah berpikir untuk bermain² denganku apalagi dengan perasaanku " Balas Anne


" Justru kau lah yang selalu mempermainkan perasaanku An, kau bahkan telah memiliku seutuhnya tetapi kau tak menyadarinya " Ucap Nielsen


" Baiklah kita akan lihat sampai dimana kesetiaanmu dan cintamu itu " Sahut Anne lalu berjalan menuju dapur untuk membuat kopi baginya.


" Apa? Apakah itu artinya kau menerimaku An " Tanya Nielsen yang berdiri mengikuti Anne dari belakang


" Yup, aku memberikanmu sebuah kesempatan yang jika hilang maka kau takkan mendapatkannya lagi " Jawab Anne kecut


" Wohooooooo, Terimakasih Tuhan, akhirnya setelah sekian lama aku menunggunya, hari ini aku mendapatkannya " Teriak Nielsen bahagia dengan senyuman yang terus menghiasi bibir


" Dasar Gila " Gumam Anne


" Aku mencintaimu An " Ucap Nielsen lalu menggendong tubuh Anne kemana-mana


" Boss, turunkan aku boss, aku ingin minum kopiku boss " Seru Anne


" Nanti saja, biarkan aku menggendongmu An " Balas Nielsen


" Astaga Kau ini " Gerutu Anne


" Ya Tuhan, apakah aku telah salah menilainya selama ini? lihatlah kedua matanya dipenuhi kehangatan, ketulusan dan kebahagiaan, Biarkanlah kami bahagia jika kami diciptakan untuk bersama. " Bathin Anne.


 


" Jangan Lupa Vote "


🧡🧡🧡🧡🧡🧡

__ADS_1


 


__ADS_2