
Sementara di lantai bawah, Nielsen yang sedang gelisah menantikan pesanannya pun akhirnya datang juga, dengan cepat ia pun mengambilnya dan berlari menuju kamar mereka untuk diberikan kepada Anne
“ Istrik....! “ Ucapan Nielsen pun terputus setelah mendapati istrinya yang baru saja selesai mandi hanya
menggunakan piyama dan sedang mengeringkan rambut basahnya.
“ Kenapa panas sekali disini “ Gumam Nielsen
Anne membalikkan tubuhnya dan mendapati suami hanya berdiari terdiam dengan mata yang melotot sambil memegang pesananya.
“ Suamiku kamu ngapain disana, apa kau akan menunggu hingga ice cream milikku mencair di tanganmu? “ Sahut Anne sambil berjalan mendekati Nielsen
Dengan sekejap Nielsen memberikan Ice Cream miliknya, lalu berlari terbirit-birit menuju kamar mandi
“ Ada apa dengan suamiku, apa dia baru saja melihat hantu ya “ Gumam Anne yang kebigungan melihat tingkah suaminya
Sementara di dalam kamar mandi, Nielsen tak kuasa menahan hasrat dalam dirinya.
“ Kenpa malah aku yaang gugup ya, dasar konyol “ Gumam Nielsen sambil tersenyum
Anne yang yang sedang menikmati ice creamnya pun keheranan, karena suaminya sejak tadi belum juga keluar dari kamar mandi
“ Ngapain dia disana, kok lama ya? Apa jangan-jangan! Oh ampun, jorok sekali pikiranku “ Gumam Anne
Karena menunggu begitu lama, akhirnya Anne pun memberanikan diri untuk membuka pintu kamar mandi, saat
__ADS_1
membuka pintu Anne dikejutkan dengan tubuh Nielsen yang sudah tergeletak di atas lantai dengan hidungnya yang telah dipenuhi oleh darah.
Anne mulai panik dan ketakutan, namun ia berusaha untuk menguatkan dirinya dan dengan segera dia pun menghubungi ambulace.
#Flashback ON
Saat hasrat Nielsen sedang membara, denyut jantungnya pun berdebar kencang, seperti sedang memanjati gunung yang amat tinggi, hingga kemudian kepalanya terasa sangat sakit, saat ia akan keluar untuk mengampiri istrinya, disitulah tubuhnya kehilangan keseimbangan dan alhirnya ia jatuh dan tak menyadari diri.
#Flashback OFF
Di dalam ambulance, Anne hanya bisa menagis entah apa yang harus dilakukannya, jika sesuatu yang buruk terjadi pada Nielsen suaminya.
Anne kemudian menghubungi ayah dan juga sahabat mereka untuk memberitahukan kejadian tersebut.
“ Ann “ Seru Jesse dari jauh
“ Jesse, akhirnya kau datang juga “ Ucap Jesse sambil berlari mendapati Jesse dalam pelukannya
Jesse hanya terdiam tanpa sepata kata pun dan membiarkan sahabatnya menangis di dalam pelukannya untuk
melepaskan segala kekuatiran yang ada dalam dirinya.
“ Anne, sayangku! Semuanya akan baik-baik saja. Kau harus kuat ini adalah cobaan pertama kamu sebagai seorang istri “ Seru Jesse kepada Anne yan juga menahan tangisnya.
“ Anakku “ Seru Erik yang juga bru saja datang
__ADS_1
“ Papa “ Panggil Anne sembari mencium punggung tangannya
“ Kau tak perlu mengatakan apapun nak, Nielsen anak papa itu sehat. Papa tahu bahwa anak papa itu kuat, baik kamu maupun Nielsen dan kalian semua. Kalian adalah anak-anak yang kuat. Sehingga yang
perlu kita lakukan saat ini adalah mendoakan hal yang baik-baik saja “ Ucap Erik dengan suara yang terdengar berat.
Mendengar ucapan Erik, Anne merasa mendapatkan kekuatannya yang tadi hilang telah kembali.
“ Ann, apa kau sudah memberitahu Max dan Sarah, selain kami berdua? “ Tanya Jesse
“ Maafkan aku Jess, tapi aku tak ingin membuat mereka khawatir, mengingat Sarah juga baru habis lahiran dan Max juga harus membantu Sarah mengurus bayi mereka, jadi aku tidak memberitahu mereka Jess “ Jawab Anne
“ Sudahlah, tidak mengapa kamu benar soal itu! Toh ada Om Erik, aku dan Raphael yang siap menemani kalian disini “ Balas Jesse dengan pelukan hangat kepada Anne
“ Jess, aku tidak tahu sampai kapan aku seperti begini terus, entah sampai kapan aku akan kuat menghadapi berbagai cobaan dalam hidupku ini, rasanya aku tak tahan lagi, bahkan aku baru saja menikah dan bencana datang padaku “ Balas Anne
“ Ann, berhentilah! jangan menangis lagi ya! Anne harus berapa kali aku sampaikan padamu, jika hidupmu dipenuhi
dengan berbabagai cobaan itu tandanya kamu kuat, makanya Tuhan selalu saja mencobaimu, karena Tuhan tidak akan pernah memberikan cobaan yang lebih besar dari kekuatan anak-Nya “ Ucap Jesse
“ Iya Jess, aku tahu tapi kalau selalu dicobai seperti ini, sebagai manusia biasa aku tak sanggup, aku pun
ingin bahagia, seharusnya ini menjadi malam pertama yang indah bagiku, tetapi nyatanya kelabu bagiku “ Lanjut Anne
#AuthorPOV : Jangan Lupa : Like, Coment dan Votenya Kak ❤
__ADS_1