Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 147


__ADS_3

Nielsen pun mendekatkan tubuhnya dan memandangi wajah Anne, dengan tatapan yang sangat dalam


" Hhhmm i need a fresh air, please! " Gumam Anne berusaha untuk tak terjerumus ke dalam sihir Nielsen


" Kita harus membahas hal ini sayang, katamu kau adalah CEO di rumah ini, so let's talking " Ucap Nielsen sambil terus mendekatkan tubuhnya


" Oh Tuhan, aku harus menghindar segera! Sebelum terjadi hal yang aku inginkan, Eh maksudnya tak aku inginkan! " Bathin Anne


Anne pun dengan segera, mendorong tubuh Nielsen hingga terjatuh ke atas sofa, lalu ia pun berlari menuju kamar untuk segera menyegarkan akal sehatnya


Nielsen pun dibuat merasa tertantang oleh tingkahnya, Nielsen pun bangkit dari sana dan mengejarnya ke kamar


Saat memasuki kamar, terdengarnyalah suara shower yang sedang mengalir, dengan segera Nielsen langsung menanggalkan pakaiannya saat itu juga


Saat Nielsen membuka pintunya, ternyata Anne telah melakukan sebuah kesalahan dengan lupa menguncinya


Nielsen pun tersenyum lebar dan dibukannyalah pintu itu, Nielsen terhenti dan hanya melototi pemandangan yang ada di hadapannya dengan sesekali menelan ludahnya


Sebuah pemandangan indah dengan gudukan kembar dan lekukan tubuh yang indah tanpa sehelai benang pun yang menutupinya


Nielsen pun berjalan mendekat dan memeluk pinggangnya dari belakang, Anne pun terkaget karena merasa ada benda kecil yang menyentuhnya

__ADS_1


" Hhhmmm " Gumam Anne


" Maaf Nyonya CEO, anda lupa mengunci pintunya, jadi staff ini menjadi sangat lancang " Ucap Nielsen tersenyum nakal


Lalu jemarinya pun mulai memainkan irama pada tubuh Anne dan dirinya hanya terdiam tak bisa melawan tingkah suaminya


" Anne listen, whe i touch yours said Don't also when i touch your ***** said Stop, but when i put my self inside you, please said Don't Stop " Bisik Nielsen membuat sekujur tubuh Anne menjadi bergairah


" As you wish, Staff! " Balas Anne terkekeh


Nielsen pun memulai permainan yang telah dinatikannya itu.


Nielsen menarik tubuh Anne dan meletakkannya pada washtafel yang berada disana, lalu memulai untuk menyatukan keduanya


Kecupan demi kecupan dilancarkan kepada Anne, Nielsen memberikan banyak sekali tanda kepemilikannya pada tubuh Anne


Anne hanya menikmati setiap kenikmatan yang diberikan oleh suaminya


" Untungnya dia adalah suamiku jadi tak ada rasa bersalah untuk ini " Bathin Anne, sambil tersenyum melihat suaminya yang begitu bersemangat untuk melakukan aksi genjotnya


" Ann, kau membuatku hampir gila " Bisik Nielsen di telinga Anne

__ADS_1


" Hhhhmmm Ahhh " Anne hanya bisa mendesah tanpa mengucapkan apapun


Pergumulan itu pun terhenti saat Nielsen telah melepaskannya di diri Anne


Karena merasa belum puas, Nielsen pun menggendong tubuh Anne dan dilemparkannya ke ranjang untuk aksi berikutnya


Anne hanya dapat tertawa tanpa ada penolakan sedikit pun darinya, melihat itu membuat birahi yang ada pada Nielsen semakin membara


" Kau benar-benar menggodaku Nyonya CEO " Ucap Nielsen dan kembali dirinya melakukan aktifitas genjotannya


" Ann, can you please drive me? " Tanya Nielsen


Mendengar pertanyaan Nielsen, Anne terdiam kemudian ia pun tertawa terbahal-bahak membuat Nielsen kebingungan


" Niels, i think this something else we need to talk about " Jawab Anne


" So, for this moment i can't! But one day maybe i can drive you to the hell! " Lanjut Anne


" Oukay Ma'am, i'll waiting for! " Balas Nielsen sembari terus melajukan genjotannya


Anne hanya bisa menikmati setiap pelayanan yang diterimanya, sesekali dirinya menggigit bibir bagian bawahnya dan hal itu membuat Nielsen menjadi semakin buas, bagaikan seekor Hiu yang mencium aroma darah segar

__ADS_1


" I'll drive you till the end of time " Ucap Nielsen yang sudah tak mampu menahan hasrat yang ada dalam dirinya


Anne hanya terus tersenyum melihat, suaminya yang seperti tersengat aliran listrik dan merebahkan tubuhnya tepat disampingnya karena lelah. Keduanya pun tertidur pulas karena kelelahan tanpa sehelai benang dan hanya ditutupi oleh selimut


__ADS_2