
" Ann, Anne buka pintunya " Teriak Nielsen dari balik pintu
Mendengar suara Nielsen yang memanggilnya pun tak dihiraukan Anne.
Nielsen panik dan keluar untuk memanggil petugas kesehatan kapal pesiar
Saat mendengar pintu kamar terbuka, Anne pun dengan segera membersihkan dirinya dan keluar dari toilet
Saat Nielsen kembali dengan petugas kesehatan, dirinya terhenti melihat Anne yang sedang duduk menikmati pemandangan di hadapannya dengan memegang segelas teh di tangannya.
Dengan segera Nielsen meminta petugas kesehatan itu untuk kembali dan dirinya pun berjalan mendekati Anne
" Istriku, apa yang terjadi padamu? Apakah kamu baik-baik saja? " Tanya Nielsen dengan merangkulnya dari belakang
" Sepertinya aku masuk angin Niels " Jawab Anne dengan terus meneguk tehnya
" Kau membuatku sangat panik, aku takut jika sesuatu terjadi padamu. Apa yang akan aku lakukan " Ucap Nielsen dengan menundukkan kepalanya
Tak terasa tetesan air mata membasahi bagian tubuh Anne, dengan refleks Anne pun membalikkan tubuhnya agar menghadap ke arah Nielsen
" Jangan menangis suamiku, aku baik-baik saja sekarang, istirahatlah kita akan malam bersama papa " Seru Anne
" Tapi kesehatanmu lebih penting bagiku " Balas Nielsen
__ADS_1
" Niels, jangan membuat papa kecewa dengan kita. Karena tidak makan bersamanya " Lanjut Anne
" Kau benar-benar keras kepala istriku, baiklah! Mari kita istirahat, bangunkan aku jika kau membutuhkan sesuatu, OK! " Ucap Nielsen
Sementara di kamar lain, Erik sudah berpakaian rapi dengan menggunakan kacamata yang menurutnya terkeren, lalu ia berjalan menuju kolam renang untuk bersantai
" Anne dan Nielsen memang hebat, memilih kapal pesiar, pemandangan ini sungguh telah jarang ku lihat " Gumam Erik
Erik hanya memandangi para wanita-wanita tua yang berenang manja, menggunakan bikini-bikini seksi dihadapannya dengan tak berkedip
" Lihatlah tingkah mertuamu ini, matanya berbinar memandangi bokong wanita-wanita tua itu " Ucap Nielsen dari kepada Anne saat berjalan mendekati Erik
" Dasar kau ini, anak macam apa yang menjatuhkan image ayahnya " Bisik Erik kepada Nielsen, lalu ia pun berjalan dan duduk di meja yang telah di pesan mereka untuk makan malam
Karena melihat wajah yang begitu pucat, Erik menjadi sangat panik
" Nielsen, jaga putri papa ya! Jangan buat panik papa " Ucap Erik dengan nada tegas hingga setiap mata yang berada disana menoleh dan memandanginya
Setelah menikmati makan malam, ketiganya pun mengambil jalan menuju kamar mereka masing-masing
" Selamat tidur untuk kalian berdua " Seru Erik lalu masuk ke dalam kamarnya
Sedangkan Nielsen dan Anne yang baru saja kembali, diperhadapkan dengan kejadian yang sama seperti sebelumnya
__ADS_1
Hal itu membuat Nielsen sangat takut, karena tak biasanya Anne sakit seperti itu
" Sayang, tolong gosokkan minyak yang ada di tasku ke perut ya " Seru Anne yang baru saja keluar dari toilet
Dengan segera Nielsen mengambil minyak, yang dimaksudkan Anne dan mulai menggosokkannya ke atas perut Anne
"Apa kau merasa baikan? " Tanya Nielsen dengan nada lemas
" Ya, tentu! Ayo tidur " Ucap Anne
" Aku mau jatah, huhuhu " Gumam Nielsen yang berbaring sambil memeluk tubuh Anne
" Ya Tuhan! Aku ingin pulang, rasanya ini tak nyaman bagiku " Bathin Anne
" Ann " Panggil Nielsen
" Hhhmmmm " Gumam Anne
" Sepertinya kamu mabuk laut, apa kamu merasa mual? " Tanya Nielsen yang penasaran dengan keadaan Anne
" Kurasa juga begitu Niels " Balas Anne
Â
__ADS_1
💜💜💜💜💜
Â