Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 019


__ADS_3

• Ternyata selama ini aky hanya melihat air matanya dan ketakutannya, namun di balik itu senyumnya sangat manis, Bathin Nielsen


" Tuan, teman saya akan ikut minum, apakah boleh? tanya Anne


• Hhhhmmm, Balas Nielsen


" Sar, karna berhubung ini ultah lo, kita minum bareng Tuan aja ya, Ucap Anne


》 Emang boleh ya An? tanya Sarah


" lo ga denger ya sar, tadi udah diijinin kok, Balas Anne


- Anne dan Sarah menemani Nielsen hingga Nielsen pun teller tetapi Anne dan sarah masih tetap Stabil, seperti biasa Anne meninggalkan Nielsen dan diurus oleh pegawai Club


》 Gila An, kita minumnya banyak banget dan gue ga mabuk cuy, suatu keajaiban ni mah, Ucap Sarah sambil terkekeh


" Makanya tadi gue suruh minum pil kan, itu gunanya sar, Balas Anne


》 Makasih ya An, udah buat hari gue nyenengin gini Ucap Sarah


" Iya sar, masama Balas Anne


》 Eh btw gue kok kayak kenal wajah pria itu ya, Ucap Sarah sambil menaruh jari telunjuk di dagunya


" Mabuk lu sar, Balas Anne


》 Ahhh pusing ahhh, gue ngantuk, Ucap Sarah


" Iya makanya diam lo, bacot mulu sih, Ucap Anne


- Anne pun mengantarkan Sarah kembali ke apartemennya dan Anne melajukan mobil itu kembali ke rumahnya.


- Keesokan harinya


" Hey good morning old girl, Ucap Anne mengejek sarah


》 Paan sih lo, masih pagi juga, Balas Sarah

__ADS_1


" Gimana semalam,.nyenyak tidurnya? tanya Anne


》 Wadaw sumpah ne, semalam itu adalah tidur ternyenyak gue sepanjang masa An, Balas sarah


" Benarkah? tanya Anne


》 Suer cuy, nanti lagi ya kapan² lu ajakin gue lagi ya An, Ucap Sarah


" Iya deh, kalau lu mau, tinggal bilang aja, nanti gue temenin deh, Balas Anne


》 Makasih, lu emang teman yang baik An, Balas Sarah sambil memeluk Anne


- Hari ini Anne dan Sarah tak makan siang di pantry karena membawa bekal mereka masing² jadi keduanya memutuskan untuk sekalian makan malam.


- Setelah berada di Cafe


" Pesen paan lo sar? tanya Anne


》 Pasta Saos Carbonara deh. Kalau lu apaan, Balas Sarah


" Hhhmm keknya gue pesen lasagna, Jawab Anne


- Mereka berdua makan dengan lahapnya hingga selesai, Anne dan Sarah pun melajukan mobilnya masing-masing dan segera pulang


- Anne yang baru selesai mandi, hendak mengeringkan rambutnya mereka panggilan di ponselnya, rupanya Pak Manager, dan Bayi besarnya sedang menunggu di Club W


" Hhhmmm Pak, Ucap Anne


° Maaf ya Ne, lagi-lagi kami merepotkanmu, Ucap Manager sambil menunduk


" tak apa pak manager, Balas Anne


° Lihatlah dia telah menantimu disana, Ucap manager sambil menunjuk ke arah Nielsen


- Anne selalu tak lupa mengonsumsi pilnya jika itu terkait dengan club dan bayi besarnya.


" Per..per..permisi tuan, apa kau sudah lama menungguku, Tanya Anne

__ADS_1


• hhhmm, duduklah dan minumlah itu( Ucap Nielsen sambil menunjuk segelas minuman)


" Baik Tuan, Jawab Anne


- 3 jam berlalu namun Anne dan Nielsen masih tetap menekuni kegiatan minum mereka, Manager yang menyaksikan hal itu pun mengelengkan kepalanya karena khawatir dengan Anne


° Ya Tuhan Ne, apa tubuhmu sesanggup itu, Ucap Manager dengan nada sedih


• Aku ingin melihatmu teller malam ini, Ucap Nielsen


" Maaf tuan, Minumannya telah habis, apakah sebaiknya Tuan pulang dan istirahat? Tanya Anne


• Siapakah kau, berani sekali kau memerintahku? Tanya Nielsen


" Maaf, bukannya lancang tuan, aku hanya menyarankan bukan memerintah Tuan, Balas Anne


• Sama saja bagiku, Jawab Nielsen


" Baiklah Tuan, Maafkan aku! Aku harus pergi, Ucap Anne


- Sembari akan berjalan pergi, langkahnya terhenti oleh sebuah tangan yang menahan dilengannya.


• Jangan biarkan aku diurus oleh pegawai Club ini, mereka sangat menjijikkan, Ucap Niesen


" Baiklah Tuan, beritahu aku alamatmu, akan ku antarkan kau kesana Tuan, Ucap Anne


- Nielsen memberitahu alamatnya dan Anne pun mengantarnya hingga di rumah Nielsen, Anne yang melihat rumah tersebut mengigat kembali saat dimana Nielsen merenggut kesuciannya.


" Kau jika saja, aku tak memiliki hati sepertimu, akan ku bunuh kau detik ini juga, Ucap Anne sambil melototi wajah Nielsen.


- Namun wajah Anne berubah ketika melihat Nielsen yang sedang tidur terlihat wajahnya sangat damai.


" Tampan juga dia di saat tidur seperti ini, namun sayang sifatmu sangat bejat tutur Anne


- Dengan segera Anne memarkirkan mobilnya dan terlihat penjaganya sedang berada halaman rumah Nielsen


" Permisi aku mengantarkan tuan kalian kembali, dia sangat mabuk Ucap Anne lalu membalikkan tubuhnya dan kembali ke mobil miliknya dan segera berlalu

__ADS_1


- Terlihat jelas beberapa penjaga mengenali gadis itu, namun mereka tak memikirkannya.


__ADS_2