Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 179


__ADS_3

" Permisi tuan dan nyonya " Seru seorang perawat memotong percakapan mereka


" Iya, bagaimana sus? " Tanya Erik


" Maaf Tuan, tapi saya diperintahkan dokter untuk menyuntikkan obat ini, karena nyonya harus istirahat agar kalian bisa cepat pulang juga " Ucap perawat menjawab pertanyaan Erik


Perawat itu pun menyutikkan obat itu ke dalam botol infus yang mengalir ke dalam tubuh Anne, perlahan-lahan obat itu mulai bekerja dan Anne pun tertidur


" Apa dia tak apa? " Tanya Erik yang panik karena melihat Anne tak sadarkan diri


" Ia Tuan! itu efek samping dari obatnya, nyonya akan segera sadarkan diri kembali " Jawab perawat itu, lalu ia pun berjalan keluar dari ruangan Anne


Sementar disisi lain ruangan itu, Nielsen baru saja bangun dan terduduk di sofa tempat ia tidur


Nielsen pun melihat disekelilingnya dan ia pun terkejut karena alat-alat yang telah dilepaskan dari tubuh Anne, kini sudah terpasang kembali


Dengan segera ia pun bangkit dari sofa dan mencari-cari Erik


" Pa... papa " Seru Nielsen


" Tuan muda mencari Tuan Erik? " Tanya ajudan pribadi Erik yang berada di luar ruang rawat Anne


" Iya dimana papa dan Miracle? " Tanya Nielsen kembali


" Tuan sedang berada di kafetaria rumah sakit " Jawab ajudan pribadi Erik


" Bisa-bisanya nongkrong di kafetaria saat-saat begini " Gumam Nielsen dan berjalan pergi menuju kafetaria untuk menemui Erik dan putranya


Ketika tiba di kafetaria, Nielsen melihat Erik sedang menyuapi Miracle

__ADS_1


" Apa dulu papa berjuang membesarkan seperti itu? Ahhhh dadaku sakit melihat pemandangan ini, Miracle harus merasakan kasih sayang seorang ibu, cukup aku yang tak merasakan kasih sayang seorang ibu, jangan anakku lagi " Bathin Nielsen sembari mengelus-elus dadanya


Dengan segera Nielsen menghapus air mata yang sempat menetes di wajahnya lalu mendekati keduanya


" Kau sudah bangun nak? " Tanya Erik


" Lah papa, apa aku masih tertidur? " Tanya Nielsen kembali Erik


" Ya siapa tahu kamu sleepworker! " Jawab Erik


" Astaga, papa gitu amat sama darah daging sendiri " Gumam Nielsen


" Apa katamu? berani sekali kau ya ngatain orang tua! " Ucap Erik


" Ya maaf, aku lagi depresi pa " Balas Nielsen


" Depresi? Kenapa? Apa yang membuatmu depresi? " Tanya Erik menggoda Nielsen


" Yang kamu rasakan? Apa itu nak? " Tanya Erik kebingungan


" Papa, aku ini kan hanya dibesarkan oleh papa tanpa seorang ibu, dan aku tak ingin putraku juga merasakannya " Jawab Nielsen


Mendengar jawaban Nielsen, membuat Erik tertegun diam, karena memang benar Nielsen hanya dibesarkan oleh Erik seorang tanpa didampingi oleh sang ibu


" Putramu takkan merasakannya, percayalah! " Ucap Erik dengan mengelus pundak Nielsen


" Benarkah pa? " Tanya Nielsen


" Tentu saja! Ayo gantian suapi putramu, papa ingin memesan kopi " Ucap Erik

__ADS_1


" Siap " Lanjut Nielsen


Sementara di ruang rawat, Anne baru saja sadar dari tidur panjangnya.


" Kepalaku sakit " Gumam Anne lirih sambil memijat kecil kepalanya


" Nyonya, bagaimana perasaan anda? " Tanya seorang perawat yang bersamanya di dalam ruangan


" Aku merasa segar, tapi aku juga ingin ke toilet! Tolong antarkan aku " Ucap Anne


" Baiklah nyonya, saya ambilkan kursi rodanya sebentar " Balas perawat


Setelah menunggu beberapa menit, perawat yang tadi pun kembali dengan membawa sebuah kursi roda untuk digunakan Anne ke toilet


" Perlu saya temani nyonya? " Tanya Perawat


" Aku bisa sendiri sus " Jawab Anne


" Baiklah, jika nyonya merasakan kesakitan atau apapun itu pencet tombol merah yang ada di dalam toilet ya nyonya " Ucap perawat


" Baiklah terimakasih " Balas Anne, dengan segera ia menurunkan tubuhnya dari ranjang ke atas kursi roda dan mendorongnya ke dalam toilet


" Nyonya Anne memang kuat ya, astaga aku pun ingin ke toilet " Guman Perawat




***Hallo lieveling readers, maafkeun author Up-nya kelamaan, soale tugas dari kampus numpuk sekali, sekalian UTS jadi benar-benar author itu ga punya waktu untuk berkunjung ke manga sebelum menyelesaikan tugas dan juga UTS***.

__ADS_1



***Thankyou guys, Love Y'ALL*** 💜


__ADS_2