Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 083


__ADS_3

" Pak mari kita lakukan pak " Sahut Anne memecahkan kesunyian di antara mereka berdua.


" Ha.... lakukan apa An " Tanya Nielsen kaget mendengar perkataan Anne itu.


" Mengerjakan laporannya pak, jika tidak sekarang dikerjakan kapan selesainya pak " Tanya Anne dengan suara agak serak


Mendengar suara Anne itu, Nielsen menjadi salah tingkah dan menelan salivanya


" Aiya selain cantik dan mempesona! Wanita ini sangat menggoda, Adoh sampe kapan aku harus menahan kegatalan ini, hufffttt " Bathin Nielsen


" Pak, tolong ttd disini pak " Panggil Anne


" Eh sudah ada yg jadi ya " Tanya Nielsen sembari ttd laporan yang diberikan Anne padanya.


" Iya habisnya bapak bemggong aja, entah apa yang bapa pikirkan " Jawab Anne kecut


" Oh iya ni udah hampir jam makan siang, apa kau akan masak atau memesan " Tanya Nielsen memandangi Anne


" Hhmm pak, aku lagi tak mood untuk memasak, memesan pun tak niat, kayaknya aku diet pak " Jawab Anne


" Benarkan " Balas Nielsen setelah mendengar ucapannya itu.


" mmmmm " Angguk Anne kepada Nielsen

__ADS_1


Nielsen hanya tersenyum melihat tingkah Anne, tak terasa waktu berjalan begitu cepat.


Sudah waktunya makan siang, dengan segera Nielsen berdiri menarik Anne lalu berjalan keluar menaiki mobilnya.


" Apa ini pak, apa yang kau lakukan padaku? Aku bahkan tak menganti pakaianku " Gumam Anne melihat dirinya yang hanya mengenakan piyama.


" Sudah jangan banyak tanya dan ikuti saja, aku takkan menyakitimu " Ucap Nielsen, lalu menyalakan mesin mobilnya dan melaju pergi


Setelah menyetir beberapa menit, akhirnya mereka pun tiba di sebuah restaurant.


Nielsen menghentikan mobilnya di parkiran restaurant itu dan turun, Anne pun membuka pintu mobil dan berjalan mengikuti Nielsen dari belakang tubuhnya.


" Apa yang kau lakukan An " Tanya Nielsen pada Anne yang terlihat seperti cicak yang menempel di dinding pada Nielsen


" Hhmmm pak, aku malu pak! Pakaianku ini sangat tak layak pak " Ucap Anne menudukkan wajahnya.


Nielsen yang hanya mengenakan kemeja putih dengan kancingan bagian dada yang terlihat terbuka, membuatnya tetlihat sangat tampan dan juga keren.


Anne hanya menelan salivannya saat melihat pemandangan yang disajikan Nielsen baginya itu.


" Ya Tuhan! Ini yang dimaksud dengan makhluk Tuhan paling sexy! asoyyyy ganteng beud, hisshhh awas saja kalau ada wanita lain yang berani meliriknya! aku akan merobek matanya " Bathin Anne baku hantam.


Nielsen membawa Anne ke restaurant miliknya, dimana dirinya pernah menraktir Anne dan juga Sarah setelah keluar dari rumah sakit.

__ADS_1


Seluruh pelayan membungkuk seraya memberi hormat kepada Boss mereka.


Anne hanya terdiam dan berjalan mengikuti Nielsen dari belakangnya, seperti seekor anj*** yang mengekori tuannya sambil menarik ujung kemeja Nielsen.


Sedangkan Nielsen, hanya tersenyum lebar mengetahui tingkah itu.


" Lihat wanita itu apakah dia mengenakan piyama ke restaurant ini " Sahut seorang pengunjung restaurant.


Nielsen tak peduli dengan omongan pengujung dan hanya melangkah menuju sebuah meja dan mereka pun duduk disana.


" Hey kalian, bukankah dia wanita malam itu kan " Sahut seorang wanita yang adalah tetangga di lingkungan tempat tinggal Anne.


Nielsen yang me dengar ucapan wanita tersebut pun menjadi emosi, lalu mengepalkannya telapak tangannya. Nielsen pun berjalan menuju meja asal suara resebut.


" Ibu-ibu jika kalian kesini untuk makan, maka makanlah dengan tenang tanpa menggangu pengunjung yang lain " Ucap Nielsen dengan nada lembut.


" Cihhh lihatlah, bahkan pria yang selalu menikmatinya, membela wanita malam itu disini " Sahut seorang wanita kepada yang lain.


BRAK, suara gebrakan meja oleh Nielsen " Aku bilang hentikan ocehan tak berguna kalian, sebelum aku menjadi benar-benar marah " Teriak Nielsen kepada wanita² itu.


Anne yang melihat Nielsen pun berlari mendekatinya dan menarik lengan kemejanya untuk kembali ke meja mereka.


Wanita-wanita paruh baya itu bukannya diam malah semakin menjadi-jadi " Cih lihatlah, mereka bahkan sempat menunjukkan akting mereka, seperti adengan film india saja, uhhhhhh dasar wanita malam dan lelaki penikmatnya. Paket lengkap " Balas seorang wanita kepada Nielsen dan Anne

__ADS_1


" Aku katakan pada kalian sekali lagi, jika mulut itu berani mengucapkan kata wanita malam lagi, maka jangan salahkan aku! " Ucap Nielsen dengan nada gementar karena terlalu emosi


Minta Votenya Kak 🧡


__ADS_2