Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 031


__ADS_3

- Anne pun dengan segera menulis surat pengunduran dirinya, setelah itu Anne membersihkan dirinya dan menggunakan salap pada memar di pipinya lalu berjalan menuju dapur untuk menyiapkan sarapan bagi mereka.


" Sar udah siap lu, Ini suratnya, titip ya! Ucap Anne


》 Baiklah An, sebenarnya gue sedih banget sih! Jawab Sarah


" Alay lu, eh tolong dong bangunin Jesse, kita bakal antar lo dulu terus baru gue anterin jesse ke Bandara, Ucap Anne


* Morning Guys, gue dah siap! Ucap Jesse


" Wih bru juga mau dibangunin sarah lo, mantep dah, Yuk sarapan gengs


- Mereka pun sarapan sambil menceritakan segalanya dan dengan segera mereka berjalan menuju mobil dan melaju ke perusahaan Middelman.


* Bye Sar, gue titip Anne ya jagain dia, Ucap Jesse sambil memeluk Sarah


》 Baiklah, sampai jumpa Jes, makasih waktu sepekannya, Balas Sarah


" Paan sih lu bedua, udah ahhh Sar ntar lo telat lo, bisa kena sanksi lo, Yuk ahhh Jes kita ke bandara, Ajak Anne


* Ya udah bye-bye Sarah, Ucap Jess sembari masuk mobil


- Tanpa mereka sadari Max aspri Nielsen sudah memperhatikan mereka dari lobby perusahaan, pada saat Sarah memasuki lobby Max pun menahannya


) Sar, itu temanmu gak kerja tanya Max


》 Maaf pak, Apa yang Anne katakan semalam benar pak, Ini surat pengunduran dirinya, Ucap Sarah sambil menyerahkan surat dari Anne


) Benarkah, Tanya Max


》 Iya pak, Maaf, Aku permisi, Ucap sarah lalu pergi meninggalkan Max yang berdiri sambil memandangi surat dari Anne


) Wanita ini dia bersungguh-sungguh, Hhhmm aku bisa mengerti! Sikap tuan memang sudah melewati batas! Maafkan aku sar, kau pasti kesepian, Gumam Max


- Setelah menatap surat dari Anne, dengan segera Max berjalan menaiki lift untuk menemui Nielsen dan menyerahkan surat resign dari Anne.


Tok tok


• Masuk, sahut Nielsen


) Permisi Tuan, ini ada surat resign dari karyawan di divisi humas, Ucap Max

__ADS_1


• Benarkah? Tanya Nielsen lalu menerima surat itu


- Nielsen yang mebaca isi surat Anne pun terbalak, mengetahui bahwa gadis itu sungguh² melalukan perkataannya semalam.


BRAKKKKK


BRAKKKKK


- Nielsen mengacak-acak atas mejanya.


• Gadis ini sungguh membuatku kehabisan kesabaran, apa sebenarnya yang dia inginkan, Ucap Nielsen emosi.


) Maaf tuan, Jika tuan tak ijinkan aku akan berkunjung ke rumahnya, Ucap Max


• Tidak perlu, biarkan saja, Berikan dia cuti, Jawab Nielsen


) Apa sebenarnya yang tuan inginkan, Bathin Max sembari berjalan keluar dari ruangan Nielsen


• Apa ini, mengapa aku tak terima gadis itu mengundurkan diri, ah tentu saja dia karyawan yg berprestasi bukan, Guman Nielsen.


- Di Bandara, Anne pun memeluk sahabatnya yg akan berangkat itu


* Tentu saja kau akan, Balas Jesse


" Sudahlah cepat sana, ntar ketinggalan lo, Ajak Anne


* Baiklah aku berangkat, Bye bye Anne, Ucap Jesse


- Anne pun memandangi sahabatnya yang berjalan memasuki ruang boarding hingga punggung Jesse tak terlihat olehnya.


" Hmmm baiklah, sekarang aku akan menghubungi manager Club W, untuk menanyakan loker, Gumam Anne


- Anne pun menghubungi manager tersebut dan dengan senang hati, manager memintanya untuk bekerja kembali. Anne pun menghubungi Sarah mengajaknya makan siang di Cafe milik perusahaan. Anne pun memilih masuk ke dalam cafe untuk menunggu Sarah disana.


) Hhhmmm nona, Sahut Max


" Ahh ya Pak, bagaimana pak? Jawab Anne


) Begini, aku telah menyerahkan surat yang kau titipkan melalui sarah kepada Tuan CEO, Ucap Max


" Lalu, ada masalah apa Pak? Tanya Anne

__ADS_1


) Hhhmmm Tuan, tak menerima permintaan pengunduran dirimu nona, dia hanya berkata memberikanmu cuti beberapa hari, Jawab Max


- Anne yang mendengar ucapan Max pun sontak kebinggungan, sembari menahan luka memar pada wajahnya yang kesakitan


) Nona, apakah pipimu baik² saja, kami mohon maaf tidak dapat membantumu saat itu, kami pun hanya bawahan Tuan, Ucap Max


" Aku mengerti pak, Terimakasih telah memperdulikanku, Balas Anne


) Baiklah nona aku permisi, Tuan akan menungguku, Sahut Max


" Silahkan Pak, Jawab Anne


- Tanpa Max dan Anne sadari, Nielsen sedang melirik ke arah mereka lalu berjalan kembali ke ruangannya.


• Rasanya aku tak jadi lapar, Gumam Nielsen


Tok tok


Tok tok


• Masuk, sahut Nielsen


) Permisi tuan, sudah waktunya makan siang, Ucap Max


• Aku tidak lapar! Darimana saja kau, Tanya Nielsen


) Dari Cafe Perusahaan tuan, tadi tidak sengaja saya bertemu dengan nona Anne, jadi sekalian saja saya jelaskan pesan dari anda Tuan, Jawab Max


• Hhhmmm lalu apa yg dibuatnya disana? Tanya Nielsen


) Menunggu temannya sarah untuk makan siang, Jawab Max


• Baiklah kita akan kesana juga untuk makan siang, Balas Nielsen


) Be...be...benarkah Tuan, Tanya Max terbata-bata


• Ya sudah ayo, ga lapar ya lo, Ucap Nielsen


- **Guys jangan lupa Like dan Votenya, Jika ada saran silahkan join di group chat atau beri komentarmu, tapi ingat Author juga hanya manusia biasa 🙈😇


'K Hou Van Jullie ⚘**

__ADS_1


__ADS_2