Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 064


__ADS_3

" Tuan, bahkan makananku belum aku habiskan stengahnya " Ucap Anne


" Tidak, kita tidak perlu makan disana " Balas Nielsen


" Ada apa dengannya mengapa jadi sentimen begini, bukankah tadi dia yg memintaku untuk menemaninya makan siang ya, Dasar pria aneh! " Bathin Anne


Nielsen pun menarik tangan Anne, hingga mereka berada di Ruangan kerjanya. Anne pun melepaskan tangan Nielsen dan berjalan ke mejanya.


" Mengapa berbuat kasar" Tanya Nielsen


" Tuan, tidak sadar dengan apa yg sudah tuan lakukan" Tanya Anne


" Mengapa, ini adalah perusahaanku dan aku adalah boss disini, apapun yg ingin kulalukan akan ku lakukan " Jawab Nielsen dengan nada sinis


" Cihhhh sombong sekali anda, perusahaan tanpa karyawan bukanlah apa² " Ucap Anne lalu membalikkan tubuhnya dan berjalan menuju mejanya dan mulai duduk sambil memandangi tumpukan laporannya.


" Berani sekali kau dasar " Gumam Nielsen


" Ya ampun sebenarnya gue sangatlah lapar, bagaimana otak gue bisa berpikir, perut gue kosong kek gini, CEO itu memang gada otak dan hatinya berbuat seenak maunya saja, hufttt bodoh amat ga akan gue kerjain!" Bathin Anne


Nielsen yg sedang duduk di mejanya sembari menatap laptopnya, terus memperhatikan tingkah Anne, namun terlihat Anne sama sekali tak menyentuh pekerjaannya*.


" *Ada apa dengan wanita itu, apa dia selapar itu atau dia marah padaku? Arghhh bodo, emang urusan gue! "Bathin Nielsen


" Bagaimana caranya ya agar gue bisa keluar mencari makan? " Gumam Anne


" Hey kau, apa yg kau bicarakan, cepat selesaikan pekerjaanmu" Ucap Nielsen kepada Anne


PANG, Anne pun menghentakkan tangannya di atas meja dan berdiri.

__ADS_1


" Aku minta segera terima permohonan resignku " Ucap Anne dengan nada tegas*


Nielsen yg melihat tingkah Anne pun mebalakkan matanya dan berdiri dari kursinya.


" Apa maksudmu" Tanya Nielsen


" Apa kau tidak mendengar, Tuan CEO yang terhormat, aku minta resign, Permisi" Ucap Anne lalu berjalan keluar dari mejanya untuk keluar dari ruangan Nielsen


Namun sayang seribu sayang, langkahnya dihentikan oleh Nielsen yg telah menahan lengan Anne.


" Lepaskan aku, aku tidak sudi bekerja dan melayani seorang boss yang berhati iblis seperti anda, lepaskan lenganku atau aku akan lapor polisi " Bentak Anne


" Cihh, lihat dirimu! Apa kau pantas berbicara seperti itu kepadaku setelah apa yg telah ku lakukan padamu?" Tanya Nielsen


" Oh jadi kau ingin mengungkitnya, dasar pria berhati iblis, berjiwa arogan dan egois. Kau pikir dengan melakukan semua hal itu kepadaku, aku akan memaafkan segala kejahatanmu yg telah menodaiku?" Ucap Anne


PLAK, Sebuah tamparan pun mendarat di pipi mulus Nielsen oleh tangan kecil milik Anne


Dengan segera Anne menekan lift dan Ia pun turun dan masuk ke dalam ruang kerjanya dan membawa tasnya.


" Hhmm sepertinya sarah belum kembali dari makan siang" Gumam Anne lalu berjalan keluar setelah mengambil tasnya.


Sementara Nielsen di ruangannya hanya memegangi wajahnya yg baru saja di tampar oleh Anne


" Tubuhnya memang terlihat kecil, tapi tenaganya boleh juga, bahkan aku tak bisa menahannya, Aishhh sampe kapan aku harus begini " Gumam Nielsen


Anne yang keluar dari perusahaan pun langsung memanggil taxi yang lewat di depan matanya dan segera pulang.


" Enak saja, itu yg kau harapkan bukan! Aku sangat kelaparan dan kau memancing emosiku, aishhhh kenapa aku meminta resign, Dasar bodoh, kau memang bodoh Anne " Gumam Anne

__ADS_1


Sepanjang perjalanan Anne hanya menyesali tingkahnya , hingga akhirnya dia pun tiba di rumahnya, segera Anne membayar taxinya dan berjalan masuk ke rumahnya.


Sementara di perusahaan, Nielsen pun berlari keluar ruangannya memasuki lift dan pergi ke bagian divisi humas untuk mencari Anne, namun karyawan lainnya mengatakan bahwa baru saja Anne mengambil tasnya dan pergi.


Nielsen pun berlari ke luar perusahaan namun, lagi² Nielsen tlah kehilangannya.


" Sialan wanita itu sangat cepat, Hmmmm apa dia akan kembali bekerja ke Club itu lagi, Arghhhhh " Ucap Nielsen sambil mengusap kasar wajahnya.


Ketika akan melangkah masuk kembali ke dalam terdengar Max memanggilnya, rupanya mereka baru saja kembali dari makan siang romatis mereka.


" Tuan, apa yg anda lakukan di luar sini" Tanya Max


" Tidak ada, aku hanya sedang mencari udara segar" Ucap Nielsen lalu berjalan meninggalkan Max dan Sarah yg sedang berdiri disana.


" Kenapa gue ga bisa ngontrol diri gue sendiri, kenapa susah banget jadi gue, maafkan aku An " Bathin Nielsen


" Max ada apa dengan tuanmu, wajahnya terlihat sangat kacau" Tanya Sarah


" Entahlah, aku juga tdk tahu, dia terlihat seperti sedang kehilangan sesuatu " Jawab Max


" Ya sudahlah, ayo masuk, kau juga pergi dan temuilah dia" Ucap Sarah kepada Max


" Baiklah, sampai sebentar sore sayangku" Balas Max lalu mereka pun berjalan ke ruang kerja masing²


* Guys, Jangan Lupa untuk Like & Votenya*


Coment, yang membangun monggo!


Untuk perbaikan isi Novel dan juga memuaskan hati readers 🥰

__ADS_1


Jangan Lupa Like dan Vote yang buanyakkkk.....


'K HOU VAN JULLIE 🧡


__ADS_2