Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 061


__ADS_3

" lo itu emang benar² gak punya hati Max, bisa²nya lo tertawa di atas penderitaan gue" Ucap Nielsen


" Ya udah maafin gue, gitu aja ngambek, muka lo emang terlihat sangar, tapi hati lo udah kek hello kitty" Balas Max terkekeh


" Udah ah gue harus tidur" Sahut Nielsen, sembari berjalan dari ruang tv, menuju kamarnya.


" Ada apa sih dengan anak itu? Kok akhir² ini terlihat Baperan" Ucap Erik kepada Max


" Iya om, Nielsen kan sudah tahu rasanya jantung berdebar ketika melihat wanita yg disukainya, Balas Max


" Ahahhahaha ada2 saja kau nak, sudahlah om ingin tidur, Kau juga tidurlah nak " Ucap Erik lalu berjalan pergi ke kamarnya diikuti Max


****


Keesokan harinya di rumah Anne, Seperti biasa Anne dan Sarah sibuk menyiapkan sarapan lalu membersihkan diri mereka dan bersiap kerja.


KLIK


KLIK


Bunyi klakson Max, Sarah pun berjalan ke ruang tamu dan membukakan pintu bagi Max


" Selamat pagi, Kekasihku " Ucap Max


" Selamat pagi juga Max " Balas Sarah


" Kita akan ke kantor bersama " Ucap Max


" Bareng Anne kan" tanya Sarah


" Ya silahkan, takkan ada yg melarang " Jawab Max


Anne yg mendengar percakapan mereka pun berjalan mendekati mereka

__ADS_1


" Sar, kalian pergilah, gue bisa pake taxi kok, lagian gue belum selesain laporan yg gue bawah pulang kemarin " Ucap Anne sembari berjalan kembali ke kamarnya, karna tak ingin menggangu Sarah dan Max


" Ada Apa dengannya" Gumam Sarah


" Lo gapapa, Tanya Max


" Ah iya gapapa kok, Ayo kita pergi " Jawab Sarah


Sarah pun mengambil tasnya dan mereka pun melaju ke perusahaan.


Anne pun berjalan turun kembali untuk memanggil taxi


" Hhmmm, ga bakal gue ganggu kalian " Gumam Anne


Anne pun naik taxi dan melaju ke perusahaan Middelman


" Eh iya kalau Max jemput sarah, trus Tuan CEO gimana dong? Bathin Anne


" Ini pak, trimakasih ya" Ucap Anne kepada Supir lalu keluar dari taxi


" Apa dia naik taxi, lalu Max dan Sarah menggunakan mobil? Gumam Nielsen


Nielsen pun turun dari mobilnya dan berjalan ke arah Max dan Sarah, Anne pun juga berjalan mendekati Sarah.


" Selamat pagi Tuan " Sapa Sarah


" Apa kau menjemputnya pagi ini Max? " Tanya Nielsen


" Iya tuan" Jawab Max


" Lalu kau, kenapa kau naik taxi? Tanya Nielsen kepada Anne


" Tu..tu..tuan, tadi saya harus menyelesaikan sisa laporan yg belum saya selesaikan sebelum kerja tuan " Jawab Anne

__ADS_1


" Benarkah, Laporannya membutuhkan ttd-ku bukan, bawahlah ke ruanganku setelah ini, aku akan memeriksanya " Ucap Nielsen


Ya Tuhan, apalagi ini masih pagi dan jantungku sudah seperti lari marathon gini, Bathin Anne


Max dan Sarah yang mendengar ucapan Nielsen pun hanya saling memandang dan tak mengucapkan apapun.


Anne dan Sarah pun berjalan masuk ke ruang kerjanya.


" Ne, lu bohong kan, lo ga bawah pulang laporan kan? " Tanya Sarah


" Iya sar, ga gue bawa pulang, cuma mau ngindar dari lo dan Max aja " Jawab Anne sembari duduk di kursinya.


" Kenapa lo lakuin itu sar, lo tau gak sepanjang tadi gue ngerasa gak enak hati ama loe " Ucap Sarah


" Biarin, itu sih derita loe sar, intinya gue ga bakal ikutan kalau lo lagi Qtime sama Max" Ucap Anne


" Lo kok gitu sih" Tanya Sarah


" Sar, kapan lo mau deket sama Max, kapan mau dinikahin kalau lo jalannya bareng gue mulu, gue bakal ikut kalian kalau rame aja " Jawab Anne


" Maafin gue An" Ucap Sarah


" Idih, alay lo say, Gue gapapa kali, justru gue saking senangnya gue ga mau ganggu kalian, jadi ga usah mikir yg macem², OK! Sekarang gue harus ngadep Boss, tanggung jawab kebohongan gue ni, doain gue ya Sar " Ucap Anne sambil memeluk tubuh sahabatnya.


" Semoga ga di gampar aja " Ucap Sarah mengejek Anne


" Jahat lo sar " Balas Anne


* **GUYS, JANGAN LUPA LIKE DAN VOTENYA


COMENT, YANG MEMBANGUN MONGGO,


UNTUK PERBAIKAN ISI NOVEL DAN MEMUASKAN HATI READERS 🥰

__ADS_1


Like Dan Vote yang buanyakkkk dong 😍


'K HOU VAN JULLIE 🧡***


__ADS_2