
) Sudahlah percuma lo nyesal, udah terjadi bro! Ucap Max
• Iya gue tahu kok! Balas Nielsen
) Eh btw ini kunci mobilmu, Ucap Max sambil melemparkan kunci ke Nielsen
• Emangnya lo mau kemana max? Tanya Nielsen
) Lo pikir gue kayak lo, yg bakal ngelepasin seseorang yg kuinginkan menjadi bagian dari hidupku! Gue mau antar pulang Sarah sebentar, Ucap Max
• Lo orangnya emang gitu Max, salahin gue terus! Balas Nielsen
) Kata siapa? lo bahkan udah menyatu dengannya! tapi kau bertingkah seolah tak menginginkannya Tuan, Ucap Max tegas!
• Baiklah kau pergilah antarlah iparku itu dengan baik² ya! Balas Nielsen
) Yoi ma man, Ofcourse! Ucap Max lalu berjalan ke luar ruangan nielsen menuju ruangannya.
• hhhhmmm, kenapa jadi serumit ini ya! Kau lagi kau lagi,kok sakit sih! Gumam Nielsen
• Apa sebaiknya aku menjenguknya ya, idih sebagai apa coba? Ga usah sok baik Niels, ntar lo di bilangin caper lagi, Gumam Nielsen
- Sementara Anne telah menyadarkan diri dari tidur panjangnya.
" Hahhh apa ini, tanya Anne sembari memegang handuk yg mengompresnya.
- Anne pun terbalak melihat handuk itu
" Hahhh, apa gue sakit? Kok bisa di kompres gini sih, eh itu juga ada makanan! Gumam Anne
- Anne pun berjalan mendekati mangkok yg berisi sup ayam buatan Sarah itu, lalu mulai menyendoknya dan makan
" Mmm rasanya ga buruk kok, hohhh aku sangat lapar, Gumam Anne sembari mengunyah.
- Sarah yg tlah selesai bekerja, berjalan keluar dan berdiri di depan parkiran, hendak menunggu Max.
__ADS_1
KLIK
KLIK
-Suara klakson mobil milik Max yg melaju mendekati Sarah
) Hey Sar, masuklah! Ucap Max dari balik jendela
》 Ah iya pak, Jawab Sarah
- Max pun mulai melajukan mobilnya untuk mengantar Sarah, namun teryata bukan menuju rumah melainkan menuju sebuah restaurant.
》 Pak? kita mau kemana pak? Tanya Sarah
) Nanti juga kau akan tahu! Jawab Max
- Hari pun sudah mulai gelap, terlihat dari cahaya lampu jalan yg berkelap-kelip. Max pun memghentikan mobilnya di sebuah parkiran restaurant lalu turun dan membukakan pintu bagi Sarah.
) Silahkan Sar, Ucap Max
- Sarah berjalan dan melihat sekelilingnya, Dia merasa tempat itu tak asing baginya.
》 Astaga bukankah ini adalah restaurant yg tempo hari gue dan Anne di traktir pak CEO kan, pasti pemamdangannya indah, Gumam Sarah
_ Selamat Malam Tuan, Selamat datang, Ucap Pelayan yg berbaris di sepenjang jalan masuk restaurant itu sembari membungkuk hormat ke arah mereka.
》 Astaga bahkan Asprinya pun sangat dihormati, Tuan CEO memang bukan kaleng², Gumam Sarah
) Silahkan, duduklah! Ucap Max sambil menarikkan kursi bagi Sarah
》 hhhmmm pria ini sangat manis, beruntungnya diriku bertemu dengannya. Bathin Sarah
) Sar, sar, sar! Panggil Max
》 Ah iya Tuan, maafkan aku, Jawab sarah yg tersadar dari lamunannya.
__ADS_1
) Kau ingin memesan apa? Tanya Max
》 Oh bolehkah aku meminta pizza margarita, minumnya aku ingin lipton ice tea dan 1 pizza tunna di bungkus,aku ingin memberikannya pada Anne, Ucap Sarah
) Sesuai pesanan nona, Balas Max sembari tersenyum tipis
- Melihat Max yg tersenyum membuat Sarah menjadi Salting.
》 Idih paan sih gue, berharap kok sama pria yg seperti gini sih, sadar sar lo ama dia itu bagaikan benua amerika dan benua asia, Bathin Sarah
- Sarah pun berdiri dari kursinya dan berjalan mendekati Balkon Restaurant untuk memandangi kelap kelip lampu kota yg bercahaya
》 ini Sungguh indah, andai saja lo juga ada disini An, lo sih pake acara sakit segala, Gumam Sarah
) Hhhmm pemandangannya indah kan, Tanya Max yg tiba² berdiri di sampingnya
》 Ha, Pak, Bapak selalu mengagetkanku, Ucap Sarah sembari mengelus dadanya.
) Hehehe, maaf! Sar, aku mau ngomong sesuatu ni, Balas Max dengan wajah serius
DEG DEG DEG DEG
》Weleh weleh jantungku, mau copot rasanya, Kuat sarah, ini godaan iman, Bathin
》 Apa itu Pak, Katakanlah, Ucap Sarah
) Jadi gini sar, Balas Max
* **GUYS, JANGAN LUPA LIKE DAN VOTENYA
COMENT, YANG MEMBANGUN MONGGO,
UNTUK PERBAIKAN ISI NOVEL DAN MEMUASKAN HATI READERS 🥰
'K HOU VAN JULLIE 🧡***
__ADS_1