Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 032


__ADS_3

- Max pun berjalan berdampingan dengan Nielsen menuju Cafe Perusahaan, terlihat Anne dan Sarah yang sedang menikmati lunch mereka dengan senyuman mereka.


) Rasanya tak tega jika melihat wajah manis mereka diganti dengan ketengangan, Bathin Max


- Max dan Nielsen pun memesan makanan bagi mereka, namun berhubung jam makan siang jadi seluruh meja Cafe terisi penuh.


• Kau kesanalah tanyakan pada mereka, apakah kita boleh bergabung? Perintah Nielsen


) Baik Tuan, Jawab Max


- Tanpa pikir panjang Nielsen dan Max pun berjalan mendekati meja yang di duduki sarah dan Anne


) Permisi kalian, Sahut Max


- Anne dan Max pun memalingkan wajah mereka dan melihat Max


" Bagaimana pak, Tanya Anne


) Jika boleh aku dan Tuan ingin bergabung di meja kalian, Jawab Max


- Wajah Anne pun seketika menghentikan aktifitas makanya dan berdiri dari meja.


" Aku sudah selesai makan,.silahkan bergabunglah dengan sarah, Aku permisi, Ucap Anne lalu berjalan keluar menaiki mobilnya.


Prank


Prink


Prunk


- Suara piring dan gelas Cafe yang dihancurkan Nielsen. Max pun berlari menghampirinya


) Tuan, sabar tuan, Ucap Max


• Kau makanlah, aku tak lapar! Balas Nielsen lalu berjalan kembali ke ruangannya.

__ADS_1


- Semnatar itu Anne yang sedang mengemudi, sangat kesal mengigat wajah Nielsen, Anne dikagetkan dengan panggilan masuk sarah


" Hallo sar, kenapa? Tanya Anne


》 Gila sih An, pass lu keluar tadi, boss ngamuk² Gaje gitu, makanannya di lempar gitu aja An Ucap Sarah


" Ya udah, emang gue pikirin, tu pria memang bermasalah dengan jiwanya Sar, gue saranin lu hati² aja disana hahaha, Balas Anne sembari tertawa di balik telponnya


》 Hishhh jahat lu An, kok jadi ngeri ya, Udah deh gue padam dulu, eh eh ntar lo kerja kan ke Club, ntar gue singgah deh, Ucap Sarah


" Yo, see you there sar, Sahut Anne sembari mengakhiri panggilan Sarah


" Dasar pria itu memang sudah tidak waras, selalu saja berlaku kejam pada sekelilingnya, Gumam Anne


- Anne pun pulang dan memarkirkan mobilnya dan dengan segera masuk ke dalam rumahnya dan menuju kamarnya.


" Ahh rasanya aku butuh berendam, Gumam Anne


- Anne pun berjalan masuk ke dalam kamar mandi dan mengisi air ke dalam bath-up miliknya, lalu berendam disana. Tiba-tiba Anne mengigat kejadian dimana kesuciannya pertama kali direbut.


- Dengan segera Anne berdiri dan membersihkan tubuhnya di shower dan Keluar dari kamar mandinya. Kemudian Anne bersiao-siap dan melajukan mobilnya menuju Club W


" pak manager, Sahut Anne


° Hey An, selamat datang kembali ke Club W, ku kira kejadian benerapa hari lalu membuatmu takkan kembali lagi An, Ucap Manager


" Selama aku tak bersalah apa yg harus ku takutkan pak, Jawab sarah ketus


° Baiklah selamat bekerja, hmmm iya bayi besarmu sudah disana, Ucap Manager


- Mendengar ucapan Manager, Anne pun membalikkan badanya dan melihat dari kejauhan Nielsen sedang duduk dan dikelilingi oleh beberapa wanita.


" Haishhh dasar lelaki biadap itu lagi, sampe kapan aku harus begini, Bathin Anne


- Nielsen yang melihat Anne pun tersenyum sinis.

__ADS_1


• oh jadi gadis itu meminta resign dari perusahaanku dan memilih bekerja disini, Wah dasar Wanita Malam, Bathin Nielsen


• Pelayan, Pelayan panggil Nielsen


- Namun emosinya menjadi-jadi ketika yang mendatanginya bukan Anne.


• Aku tak ingin dilayani oleh kalian, Pergi sana, Aku mau pekerja baru itu, Ucap Anne


- Pelayan² itu pun menemui Manager Club W dan menceritakan segalanya. Manager pun hanya menarik nafasnya dalam² karena mengetahui bahwa Nielsen hanya mau dilayani oleh Anne.


° Anne, maafkan aku tetapi kami tak berdaya menghadapinya, Ucap Manager


" Baiklah pak, aku akan kesana, Jawab Anne


- Anne pun berjalan mendekati meja Nielsen.


" Apa lagi yang kau harapkan dariku Tuan, Aku telah menyerah dari pekerjaanku dan sekarang apakah kau menginginkanku untuk dipecat dari Club ini lagi, Ucap Anne


• Kau duduklah, Sahut Nielsen


" TIDAK, AKU TAKKAN DUDUK SEMEJA DENGAN MANUSIA BERWATAK BINATANG SEPERTIMU, Bentak Anne


• Benarkah, Ucap Nielsen lalu berdiri dan memegang lengan Anne untuk menariknya duduk


PLAK


PLAK


PLAK


PLAK


- Tamparan yang sama dirasakan mendarat di pipi Nielsen


" Bagaimana Tuan, rasanya menarik bukan, merasakan kembali tamparan yang pernah kau berikan di pipiku, Cihhh jangan pernah mencoba untuk memperdayai aku.

__ADS_1


Aku tidak selemah itu, Ucap Anne lalu berjalan pergi


__ADS_2