Wanita Malam Itu,Milikku!

Wanita Malam Itu,Milikku!
Episode 030


__ADS_3

* Berhenti ngomel lo, tadi udah cukup bacotnya! Sahut Jesse


》 An, sakit banget ya? Tanya sarah


* No lo liat memar cuy, Jawab Jesse sambil menerangkan wajah Anne dengan cahaya handphone


》 Jahat banget si boss, keknya aku juga mau resign deh, gaada rasa kemanusiaannya bagaimana bisa dia memiliki seseorang yang akan menyayanginya, Ucap Sarah


* Hhhmmm bgtlah coy, Balas Jesse


" Ayo cepetan lajuin mobilnya Jess, Ucap Anne


----- Di Parkiran Club


▪︎ Nielsen, apa.kau sunggu telah kehilangan hatimu, baiklah jika bukan hatimu? Akalmu? Kok lo tega amat sih? Ucap Raphael


• Kenapa lo suka ama Wanita Malam itu, sana ambil dia dan makanlah, Jawab Nielsen dengan ketus


- Raphael hanya mengeleng2kan kepalanya, tak percaya dengan kelakuan sahabatnya ini.


) Tuan, kita pulang? Tanya Max


• Kalian pulanglah, Jawab Nielsen ketus dan berjalan masuk kembali ke Club W


- Nielsen sungguh telah kehabisan akalnya tak percaya dengan apa yang telah dia perbuat pada gadis.

__ADS_1


• Apakah gadis itu, Arghhhh aku akan kehilangan akal dibuatnya, Gumam Nielsen


- Nielsen pun memesan wine baru mengantikan yang telah diminum Anne


• Hufttt Gadis itu memang, dia sangat kuat aku akui itu, Ucap Nielsen


- Disisi lain, Anne dkk pun telah kembali ke rumah, dengan segera Sarah berlari ke dapur dan mengambil es batu untuk mengompres luka memar pada wajah Anne.


》 Ne, besok lo kerja kan? Tanya Sarah


" Ga deh, masa iya gue udah bangga² lo buat resign tanpa dipecat kok, Gue akan tulis suratnya dan loe bantu anterin ke Max ya agar dia memberikannya kepada boss biada* itu Sar, Ungkap Anne


》 Ih iya juga sih, beneran lo An, Jawab Sarah


* An ikut gue aja yuk, Ajak Jesse


* Keras banget kepala loe cuy, ya udah deh serah loe, intinya kalau sampe terjadi apa² dengan loe, gue akan bunuh CEO lucknut itu, Balas Jesse


》 Jes lu jahat amat, Ucap Sarah sambil tertawa


- Mereka pun tertawa karena mendengar ucapan Jesse


* Ya udin, gue harus beberes, besok udah cus balik kanan, Sar gue titip Anne, awas lo papain dia, bilang Max no hajar otak belakangnya CEO buta huruf itu, Sahut Jesse


》 Ya Tuhan, iaiaiaia Jes! Gue bakal jagain Anne kok, Jawab Sarah

__ADS_1


- Setelah bercengkrama bersama di ruang keluarga, mereka pun bubar ďan menuju kamar masing* untuk beristirahat.


" Hishhh pipiku sungguh sakit, mengapa dia menamparku, jika segalanya adalah kebenaran? Dasar pria gila, Gumam Anne


* Apalagi sih An, lo benci banget ya ama tu pria? Tanya Jesse


" Emangnya menurut lo, gue terlihat bahagia ya? Ucap Anne


* Lu tu terlihat seperti pen memakannya hidup², Jawab Jesse sambil tertawa


" Beneran loe Jes, ga tau kok rasanya tu gue pen banget bunuh dia Jes, Sahut Anne


* Eh ne, gimana kalau lo ajak Sarah tinggal disini aja, kan bagus ada yg nemenin lu kan rumah orgtua lu ini besar, Ucap Jesse


" Hhhmm iya juga sih, coba lu bilangin lah Jes ama dia, gue mah, selama orgnya baik ya guenya baek² aja, Ucap Anne


* Lu kan yang terbaek sahabat semata wayang gue, eh btw kalau liburan lo kunjungin gue lah jir, sombong amat lu, masa gue mulu yang ngunjungin lu? Ucap Jesse


" Iya jes, ntar gue lihat* deh, Balas Anne sambil memeluk Jesse sahabatnya.


* Udah deh tidur lu, dasar pipi memar, Ucap Jesse sambil berjalan keluar dari kamar Anne menuju kamarnya.


- Mereka pun tertidur hingga keesokan harinya Anne pun bangun, lalu duduk di meja kerjanya untuk menuliskan surat pengunduran dirinya dari Perusahaan Middelman milik Nielsen


》 An, apa lo yakin? Tanya Sarah

__ADS_1


" Yakin gak yakin harus yakin sarah, Jawab Anne


》 Baiklah jika itu maumu, Balas Anne


__ADS_2