
Setelah menikmati sarapan, Nielsen pun kembali ke kamar untuk membersihkan dirinya dan Anne membersihkan
serta merapikan ruang makannya.
Setelah membersihkan dan merapikan semuanya, Anne pun beranjak naik menuju kamarnya untuk juga membersihkan dirinya . Saat Anne sedang memilah-milah pakaianya, dirinya terkejut sekaligus terpesona dengan tubuh kekar dengan lipatan roti sobek pada tubuh suaminya Nielsen, yang hanya ditutupi dengan lilitan handuknya yang sepinggang membuat aliran darah pada otak Anne menjadi beku
“ Damn It, suamiku sangat kekar “ Bathin Anne tak karuang, imannya seperti goyah saat melihat Nielsen dan hanya dapat menelan salivanya saat itu
Nielsen yang mengetahui bahwa istrinya sedang memandanginya pun hanya tersenyum simpul, lalu berjalan mendekati dirinya yang yang belum juga tersadar dari lamunannya.
“ Apa yang kau pikirkan istriku? “ Bisik Nielsen kepada Anne
Anne pun dengan refleks mendorong tubuh Nielsen dan lari terbirit-birit menuju kamar mandi.
“ Astaga! bukan hanya tubuhnya, melainkan bisikannya pun mampu membangkitkan naluri kewanitaanku “ Gumam Anne
Nielsen yang melihat tingkah istrinya hanya dapat menahan tawanya.
“ Astaga istriku! Begitu takutkah dirimu padaku? “ Kata Nielsen sembari memilah-milah pakaiannya
Berselang 30 menit kemudian, Anne pun keluar dari kamar mandinya dengan menunakan handuk kimononya.
Nielsen membalakkan kedua matanya, saat melihat Anne yang tubuhnya hanya dibalut dengan handuk kimononya
__ADS_1
“ Ann “ Seru Nielsen
“ Ya “ Sahut Anne gugup
“ Hhmm, apakah kau tak ingin melakukannya? “ Tanya Nielsen yang ingin mengoda Anne
“ Oh Tuhan, malu aku malu! “ Bathin Anne sangat bergejolak saat mendengarkan ucapan Nielsen
“ Sudahlah, tak usah di pikirkan jika kau belum siap! Kita akan melakukannya jika kau telah siap “ Ucap Nielsen sembari memasang dasinya
“ Hhhmmm “ Sahut Anne
“ Dasar bodoh kau Ann, dia adalah suamimu! “ Bathin Anne
“ Niels, apakah aku akan tetap menjadi assisten pribadimu atau? “ Tanya Anne
“ Ya, semua terserah padamu! Jika kau tetap ingin bekerja, ya silahkan! “ Jawab Nielsen dengan nada santainya
“ Iya tapi kau adalah bossku, berilah perintahmu! “ Balas Anne
“ Iya tapi kau adalah istriku, apapun keputusanmu itu juga mempengaruhi kinerjaku “ Ucap Nielsen
“ Aku masih ingin bekerja, aku akan berhenti jika aku “ Ucapan Anne pun terhenti, membuat Nielsen menjadi penasaran dengan apa yang dimaksudkan oleh Anne
__ADS_1
“ Kau akan berhenti jika apa Ann “ Tanya Nielsen, mendesak Anne
Anne yang kebingungan pun hanya tersenyum dan berjalan keluar menuju lantai bawah
“ Apa maksudmu Ann, jawab aku Ann! “ Tanya Nielsen yang semakin penasaran dibuatnya
Anne hanya tersenyum dan masuk ke dalam mobil, dirinya bertingkah seolah-olah tak menetahui apapun dan membuat Nielsen hampir gila memikirkannya
“ Ann, kau akan berhenti jika kau apa? “ Tanya Nielsen kembali pada
“ Apakah jawabannya begitu berarti bagimu, mengapa kau begitu bersemangat untuk mengetahuinya? Apa kau tak menginginkan aku untuk tetap bekerja? “ Tanya Anne kembali kepada Nielsen
“ Ucapan konyol apa ini, tapi dengan begini dia akan berhenti mengejarku dengan pertanyaan ini “ Bathin Anne
“ Ya Tuhan Ann, kenapa kau berpikir seperti itu, aku tak akan melarangmu untuk bekerja. Perusahaan itu adalah milikku dan kau adalah istriku, bekerjalah jika kau mau dan berhentilah jika kau menginginkannya “ Jawab Nielsen
“ Baiklah, ayo jalan! Atau kau akan dinilai sebagai CEO tak bertanggung jawab karena telah meninggalkan perusahaanmu begitu lama
***Jangan lupa untuk : Like, Coment dan Vote*
*Love you readers* ❤**
__ADS_1